Home » Kongkow » Biologi » Tumbuhan : Pengertian, Ciri-ciri, Klasifikasi, dan Jenis

Tumbuhan : Pengertian, Ciri-ciri, Klasifikasi, dan Jenis

- Senin, 24 Agustus 2020 | 16:00 WIB
Tumbuhan : Pengertian, Ciri-ciri, Klasifikasi, dan Jenis

Pengertian Tumbuhan

Tumbuhan adalah salah satu dari klasifikasi makhluk hidup. Tumbuhan memiliki klorofil atau zat hijau daun yang berfungsi sebagai media penciptaan makanan dan untuk proses fotosintesis. Dalam ilmu biologi, tumbuhan termasuk organisme yang disebut Regnum Plantae yang merupakan organisme multiseluler atau terdiri atas banyak sel.

Ciri-ciri Tumbuhan

Ciri yang segera mudah dikenali pada tumbuhan adalah warna kehijauan tetapi bisa kuning yang dominan akibat kandungan pigmen klorofil yang berperan vital dalam proses penangkapan energi melalui fotosintesis. Dengan demikian, tumbuhan secara umum bersifat autotrof. Beberapa perkecualian, seperti pada sejumlah tumbuhan parasit  merupakan akibat adaptasi terhadap cara hidup dan lingkungan yang unik. Karena sifatnya yang autotrof, tumbuhan selalu menempati posisi pertama dalam rantai aliran energi melalui organisme hidup (rantai makanan).

Berikut ini adalah cirri-ciri dari tumbuhan antara lain :

1.Eukariotik (organisme dengan sel yang kompleks yang terdiri atas bahan-bahan genetika disusun menjadi nuklei yang terikat membran)

2. Terdiri atas banyak sel (multiseluler)

3. Memiliki dinding sel tersusun dari selulosa

4. Memiliki klorofil (zat hijau daun) dan menyimpan cadangan makanan dalam bentuk amilum (pati)

5. Mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya, memiliki alat reproduksi multiseluler, dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual

6. Tumbuhan dapat bergerak namun bersifat stasioner atau tidak bisa berpindah atas kehendak sendiri, kecuali beberapa alga hijau bersifat motil (mampu berpindah) karena memiliki flagelum.

Klasifikasi Tumbuhan (Kingdom Plantae)

Kingdom Plantae mempunyai klasifikasinya sendiri. Klasifikasi ini membantu kita untuk bisa membedakan antara spesies yang satu dengan spesies yang lain dalam Kingdom Plantae.

1. Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut yaitu suatu kumpulan tumbuhan kecil, yang hidup di darat dan biasanya tumbuh ditempat lembab, tidak mmepunyai akar, batang dan daun sejati, serta tidak mempunyai pembuluh pengangkut (xilem dan floem), merupakan sebuah tumbuhan peralihan antara tumbuhan ber-talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-kormus (kormofita) dan mengalami suatu pergiliran keturunan

Ciri-Ciri Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

  • Talofita yaitu tumbuhan yang tidak bisa dibedakan antara akar, batang dan daun.
  • Kormofita yaitu suatu tumbuhan yang sudah bisa dibedakan antara akar, batang dan daun
  • Tumbuhan lumut disebut juga dengan tumbuhan peralihan karena ada berupa tumbuhan yang masih berupa talus (lembaran, yakni lumut hati), tetapi ada juga yang sudah mempunyai struktur tubuh mirip dengan akar, batang dan daun sejati (lumut daun).
  • tumbuhan lumut juga merupakan suatu tumbuhan pelopor (vegetasi perintis), yang tumbuh disuatu tempat sebelum tumbuhan lain mampu tumbuh
  • Tumbuhan ini berukuran : makroskopis 1-2 cm, dan ada juga yang mencapai 40 cm.
  • Tumbuhan ini tubuh nya berbentuk : mempunyai dua bentuk generasi, yakni generasi Gametofit dan generasi Sporofit.

Metagenesis Tumbuhan Lumut

tumbuhan%20lumut.jpg" style="height:427px; width:500px" />

Jenis-Jenis Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut ialah tumbuhan talus, yang hidupnya ditempat lembab dan autotrof.
Tumbuhan lumut terbagi menjadi 3 : Lumut hati, lumut tanduk dan lumut daun.

1. Hepaticopsida (lumut hati)

  • Jenis lumut ini berbentuk talus, berlobus seperti berbentuk hati manusia
  • jenis lumut ini merupakan lumut berumah dua (deoceus)
  • Pada reproduksi aseksual dengan cara fragmentasi, dalam pembentukan gemmacup (kuncup) dan spora
  • Gemmacup yaitu struktur khas yang terdapat pada suatu gametofit yang berupa mangkok yang mengandung suatu kumpulan lumut kecil.
  • Gemma bisa lepas dan tersebar oleh air yang kemudian tumbuh menjadi lumut baru.
  • Dalam Reproduksi seksual terjadi dengan fertilisasi antara spema dan ovum
  • Jenis lumut ini membentuk zigot.

Contohnya : Marchantia polimorpha

2. Anthocerotopsida (lumut tanduk)

  • Lumut tanduk disebut juga dengan Anthoceropsida .
  • Pada Gametofitnya mirip dengan lumut hati, sedengakan perbedaannya terletak pada sporofitnya.
  • Sporofit lumut tanduk memiliki kapsul memanjang yang tumbuh seperti tanduk dari gametofit.

Contohnya : Anthoceros laevis (lumut tanduk).

3. Bryopsida (lumut daun)

  • Bryopsida ialah lumut sejati karena yang bentuk tubuhnya mirip dengan tumbuhan kecil yang mempunyai bagian akar (rizoid), batang dan daun.
  • Hidupnya yang berkelompok untuk membentuk hamparan tebal seperti beludru.

Contohnya : Polytrihcum dan Spagnum

Manfaat Tumbuhan lumut (Bryophyta)

  • Beberapa spesies Sphagnum bisa digunakan untuk obat kulit dan mata.
  • Pada beberapa tumbuhan lumut yang tumbuh di hutan hujan bisa digunakan sebagai penahan erosi dan untuk menyerap air
  • Bisa digunakani untuk ornamen tata ruang
  • Marchantia nya sebagai obat penyakit hati
 

2. Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Tumbuhan Paku ialah suatu tumbuhan yang sudah mempunyai akar, batang dan daun sejati, yang berkembang biak dengan spora (kormofita berspora), dan mempunyai pembuluh angkut xilem dan floem, mempunyai klorofil juga, berakar serabut dan mengalami suatu pergiliran keturunan

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

  • Pada akar, batang, dan daun bisa di bedakan
  • Spora yang dihasilkan pada sporofil, terutama pada bawah daunnya
  • Daun muda nya tumbuh menggulung

Metagenesis Tumbuhan Paku

tumbuhan%20paku.jpg" style="height:278px; width:437px" />

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku (Pterydophyta)

Klasifikasi : Tumbuhan paku terbagi menjadi 4 kelas, yaitu :

1. Paku purba (Psilopsida)

  • Jenis tumbuhan paku ini Spesiesnya hampir punah, yang tersisa 10 – 13 spesies
  • Jenis tumbuhan paku ini menghasilkan satu jenis spora (homospora)
  • Pada gametofitnya tidak mempunyai klorofil, nutrisi yang diperoleh dari simbiosis dengan jamur

Contohnya : Rynia dan psilotum

2. Paku kawat (Lycopsida)

  • jumlah spesiesnya lebih kurang 1000
  • Bisa menghasilkan dua jenis spora (heterospora)
  • Pada Sporangium terdapat pada strobilus yang berbentuk kerucut
  • Pada Gametofit tidak berklorofil
  • Gametofit ada yang uniseksual dan biseksual

Contohnya : Selaginela dan Lycopodium

3. Paku ekor kuda (Spenopsida)

  • jumlah spesies nya lebih kurang 15 spesies
  • Habitat nya pada tempat yang lembab daerah subtropis
  • Jenis ini juga dsebut dengan ekor kuda karena bentuknya batang yang seperti ekor kuda
  • Sporangium berupa strobilus
  • Jenis merupakan paku homospora
  • Pada gametofit mempunyai klorofi
  • Gametofit biseksual

Contohnya : Equisetum

4. Paku sejati ( Pteriopsida)

  • Jenis yang satu ini jumlah nya paling banyak, kurang lebih 12.000 spesies
  • Mempunyai akar, batang dan daun sejati
  • Pada daun mudanya tumbuh menggulung (circinnatus)

Contohnya : semanggi (Marsilea crenata) , suplir (Adiantum cuneatum)

Manfaat Tumbuhan Paku

  • Bisa dijadikan tanaman hias
  • Bisa menjadi sayur-sayuran
  • Sebagai pupuk hijau pada tanaman padi
  • Selaginella plana juga bisa sebagai obat luka
 

3. Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

Kata spermatophyta berasal dari bahasa Yunani yaitu sperma=biji , phyton=tumbuhan kelompok tumbuhan yang hidup di darat, mempunyai akar, batang dan daun sejati, tracheophyta, autotrof, serta dapat menghasilkan biji.

Ciri-Ciri Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

  • Mempunyai bunga/organ biji yang dihasilkan oleh strobilus atau bunga
  • Jika biji tertutup disebut dengan Angiospermae dan yang terbuka disebut dengan Gymnospermae.

Jenis-Jenis Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)

1. Tumbuhan berbiji terbuka (gymnospernae)
Gymnospernae ialah suatu tumbuhan yang bijinya tidak ditutupi oleh bakal buah.

Ciri-ciri tumbuhan biji terbuka adalah:

  • Pada umumnya perdu atau pohon, tidak ada yang berupa herba Batang dan akar berkambium yang sehingga bisa tumbuh membesar
  • Mempunyai bentuk perakaran tunggang
  • Daunnya sempit, tebal dan kaku
  • Pada tulang daun tidak beraneka ragam
  • Tidak mempunyai bunga sejati
  • Pada Alat perkembangbiakannya yang berbentuk kerucut yang disebut dengan strobilus atau runjung.
  • Pada bakal biji tersusun dalam strobilus
  • Pada Alat kelamin terpisah, serbuk sari terdapat dalam strobilus jantan dan sel telur terdapat dalam strobilus betina.
  • bakal biji nya tidak dilindungi oleh daun buah/berbiji terbuka

2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)
Tumbuhan biji tertutup ialah tumbuhan yang bijinya terdapat pada dalam bakal buah.

Ciri-Ciri Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae)

  • Hidupnya sebagai pohon, perdu, semak, yang merambat atau herba/terna
  • Daunnya berbentuk pipih dan lebar dengan susunan tulang daun menyirip, menjari, melengkung atau sejajar
  • Mempunyai bunga sejati dengan sebuah perhiasan bunga yang berupa kelopak dan mahkota bunga dan pada alat perkembangbiakannya berupa putik dan benang sari
Sumber :
Cari Artikel Lainnya