Home » Kongkow » Biologi » Siklus Krebs

Siklus Krebs

- Senin, 22 Februari 2021 | 13:00 WIB
Siklus Krebs

Siklus Krebs adalah siklus yang digunakan oleh organisme aerobik untuk emnghasilkan energi.

Produk dalam siklus kreb menghasilkan senyawa berupa asam sitrat, sehingga siklus kreb juga disebut sebagai siklus asam sitrat.

Respirasi Sel dalam Siklus Krebs

Sesuai namanya, siklus krebs diambil dari nama penemunya yaitu Sir Hans Adolf Krebs yang pertama kali menggagas mengenai siklus krebs atau siklus asam sitrat.

Beliau adalah seorang ahli biokimia berkebangsaan campuran jerman dan inggris dimana berkat penemuan siiklus kompleks ini, Pak Krebs bersama Fritz Lipmann menerima hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1953.

Tahapan respirasi sel diawali dengan proses glikolisis yaitu pemecahan glukosa menjadi asam piruvat dan i fosforilasi oksidatif yang akan menghasilkan Adenotriphosphate atau 2 ATP dan 2 NADH.

Setelah dihasilkan molekul berupa asam piruvat dari proses glikolisis, asam piruvat akan diproses untuk memasuki tahapan dalamsiklus krebs.

Tahapan Siklus Krebs

Terdapat dua tahapan krebs yang penting untuk diketahui, pertama yaitu tahapan persiapan dimana asam piruvat akan diubah menjadi Asetil ko-A melalui proses dekarboksilasi oksidatif.

Kedua yaitu tahap dalam siklus yang mana akan berlangsung didalam matriks mitrokondria.

1. Dekarboksilasi Oksidatif

Mekanisme siklus krebs

Mekanisme Dekarboksilasi Oksidatif (sumber: nafiun)

Senyawa hasil dari proses glikolisis berupa asam piruvat akan masuk ke tahap dekarboksilasi oksidatif yang terletak didalam mitokondria sel tubuh untuk kemudian menuju reaksi persiapan sebelum memasuki siklus krebs.

Asam piruvat dari proses glikolisis akan di ubah menjadi asetil ko-A melalui proses oksidasi. Proses oksidasi ini disebabkan karena pelepasan elektron sehingga menyebabkan komponen atom karbon berkurang. Hal ini ditandai dengan berkurangnya komposisi 3 atom karbon yang terdapat dalam asam piruvat berubah menjadi 2 atom karbon, hasil ini berupa asetil-KoA. Proses berkurangnya komponen karbon inilah yang disebut dekarboksilasi oksidatif .

Selain dihasilkan asetil-KoA, proses oksidasi dalam mitokondria ini juga mampu mengubah NAD+  menjadi NADH dengan cara menangkap elektron. Hasil akhir dari tahap persiapan ini berupa asetil-KoA, CO2 dan 2NADH.

Asetil-KoA yang merupakan produk dari tahap ini lah yang akan digunakan untuk proses terjadinya siklus krebs.

2. Siklus Krebs

<a href=Siklus krebs" src="https://saintif.com/wp-content/uploads/2019/08/siklus-krebs.jpg.webp" style="height:499px; width:352px" />

Dalam siklus krebs terdapat delapan tahap yang reaksinya terjadi terus menerus dari awal hingga akhir dan terjadi secara berulang,

Secara lengkap proses siklus ini terjadi sebagai berikut,

  1. Pembentukan sitrat adalah proses awal yang terjadi dalam siklus krebss. Dimana terjadi proses kondensasi asetil-KoA dengan oksaloasetat yang akan membentuk sitrat dengan enzim sitrat sintase.
  2. Sitrat yang dihasilkan dari proses sebelumnya akan diubah menjadi isositrat dengan bantuan enzim akonitase.
  3. Enzim dehidrogenasi isositrat mampu mengubah isositrat menjadi α-ketoglutarat dengan bantuan NADH. Dalam proses reaksi ini juga terjadi pelepasan satu molekul karbon dioksida.
  4. Alfa-ketoglutarat mengalami proses oksidasi sehingga akan menghasilkan suksinil-KoA . Selama oksidasi ini, NAD+ menerima elektron (reduksi) menjadi NADH + H+. Enzim yang mengkatalisis reaksi ini adalah alpha-ketoglutarat dehidrogenase.
  5. Suksinil-KoA diubah menjadi suksinat. Energi yang dilepaskan digunakan untuk mengubah guanosin difosfat (GDP) dan fosforilasi (Pi) menjadi guanosin trifosfat (GTP). GTP ini kemudian dapat digunakan untuk membuat ATP.
  6. Suksinat yang dihasilkan dari proses sebelumnya akan dioksidasi menjadi fumarat. Ketika oksidasi inilah, FAD akan menerima elektron (reduksi) dan menjadi FADH2. Enzim suksinat dehidrogenase mengkatalisis pemindahan dua hidrogen dari suksinat.
  7. Selanjutnya adalah proses hidrasi, proses ini menyebabkan terjadinya penambahan atom hidrogen pada ikatan karbon (C=C) sehingga akan menghasilkan produk berupa malat
  8. Malat kemudian dioksidasi untuk menghasilkan oksaloasetat dengan bantuan enzim malat dehidrogenase. Oksaloasetat inilah yang akan menangkap asetil-KoA sehingga siklus krebs dapat terus menerus terjadi. Hasil akhir dari tahap ini juga berupa NADH.

Hasil Siklus Krebs

Jumlah Energi (ATP) yang dihasilkan dalam slklus krebs adalah 12 ATP

3 NAD+ = 9 ATP

1 FAD = 2 ATP

1 ATP = 1 ATP

Secara garis besar, dapat kita simpulkan bahwa dari seluruh proses di atas, siklus krebs bertujuan untuk mengubah Asetil-KoA dan H2O menjadi CO2 dan menghasilkan energi tinggi berupa ATP, NADH dan FADH.

Biologi Siklus krebs apa itu transpor elektron apa yang dimaksud dengan transpor elektron asam piruvat adalah hasil metabolisme awal dari siklus krebs adalah bagaimana asam piruvat dapat masuk siklus krebs bahan apa yang diproses dalam reaksi dekarboksilasi oksidatif dan zat apa saja yang dihasilkan bahan siklus krebs ciri ciri metabolik fermentatif dari keseluruhan proses respirasi sel dihasilkan energi sebesar daur asam trikarboksilat enzim penghambat proses siklus krebs enzim yang berperan dalam transpor elektron fosforilasi oksidatif fungsi dekarboksilasi oksidatif gambar diagram siklus krebs gambar siklus glikolisis gambar siklus krebs gambar siklus tca gambar transpor elektron glikolisis glikolisis menghasilkan hasil akhir siklus asam sitrat hasil dari glikolisis hasil dari siklus krebs hasil siklus kreb hasil siklus pentosa fosfat hasil transfer elektron isositrat adalah jelaskan proses dan tahapan siklus krebs jurnal transpor elektron kesimpulan siklus krebs makalah siklus asam sitrat mekanisme dan energetika siklus asam sitrat metabolisme karbohidrat siklus krebs nadh adalah pada tahap dekarboksilasi oksidatif asam piruvat dikonversi menjadi pengertian dekarboksilasi oksidatif pengertian fosforilasi oksidatif pengertian siklus asam sitrat pengertian siklus krebs pengertian siklus krebs secara singkat pengertian transpor elektron peran siklus urea dalam tubuh persamaan reaksi kimia anabolisme adalah pertanyaan tentang transpor elektron regulasi siklus asam sitrat respirasi anaerob siklus asam sitrat dan penjelasannya siklus asam sitrat pdf siklus asam trikarboksilat siklus calvin siklus glikolisis siklus krebs dan transpor elektron siklus krebs pada mikroba siklus krebs pdf siklus krebs protein siklus metabolisme siklus transpor elektron siklus urea skema transpor elektron tahap berlangsungnya hidrasi tahap hidrasi pada siklus krebs tahap reaksi yang menggunakan atp adalah tahap reaksi yang menghasilkan fadh2 adalah tahapan oksidasi piruvat tahapan transpor elektron tempat terjadinya dekarboksilasi oksidatif transpor elektron transpor elektron biologi kelas 12 transpor elektron menghasilkan berapa atp tujuan siklus krebs
Cari Artikel Lainnya