0
0
Tip Menentukan Nama yang Baik bagi Startup
3 years 'ago'
“Apa arti dari sebuah nama” merupakan ungkapan yang sering kita dengar. Meski kelihatannya sepele, nama merupakah salah satu elemen yang penting dalam sebuah startup.

Nama merupakan informasi pertama yang diterima oleh orang tentang startup kamu. Bisa dibilang, nama merupakan identitas yang menjadi “wajah” bagi layanan dan produk kamu.

Oleh karena itu, meski kualitas produk dan layanan tetaplah hal yang menjadi prioritas, founder juga harus memperhatikan pemilihan nama yang tepat bagi startup-nya. Dan berikut adalah beberapa tipnya:

Singkat dan mudah dieja

Tip yang satu ini sebenarnya lebih ditujukan untuk memudahkan konsumen mengingat nama startup kamu. Nama yang singkat tentunya akan lebih mudah diingat. Facebook, Google, Apple, Twitter; merupakan segelintir perusahaan-perusahaan sukses yang memiliki nama dengan dua suku kata.

Selain singkat, pastikan nama startup mudah dieja. Memiliki konsonan yang berlebih pada satu kata, merupakan contoh yang buruk. Ejaan yang mudah akan membantu pengguna dengan cepat menemukan startup kamu, misalnya saat mereka melakukan pencarian di internet.

Menjelaskan produk dan layanan

Jika orang bisa langsung mengetahui apa produk dan layanan yang startup kamu tawarkan, berarti kamu memiliki nama startup yang bagus. Misalnya saja Go-Jek, orang yang mendengarnya kemungkinan besar akan berpikir bahwa startup tersebut ada kaitannya dengan ojek.

Contoh lain yang cukup baik adalah Tiket.com, yang membuat kita langsung berpikir bahwa startup ini menyediakan layanan yang berhubungan dengan tiket.

Tidak terdengar sama dengan perusahaan lain

Jika nama startup kamu terdengar mirip dengan nama startup lain, ada kemungkinan orang akan salah saat mencarinya di internet dan menemukan startup lain. Selain itu, pastikan juga nama startup kamu tidak memiliki ejaan yang mirip dengan perusahaan lain.

Hal ini penting untuk menghindari perselisihan di masa depan. Kamu mungkin masih ingat tentang masalah yang terjadi pada Kudunyahoo yang mendapat masalah dengan Yahoo.

Pastikan nama domain-nya tersedia

Baru-baru ini Paul Graham menulis dalam blog pribadinya tentang nama startup. Menurut Paul, startup yang tidak bisa mendapat domain untuk namanya, maka startup tersebut dianjurkan untuk mengganti namanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, nama domain yang tidak sesuai dengan nama startup menunjukkan bahwa startup tersebut lemah. Beberapa startup yang ada mencoba menyiasati hal ini dengan memodifikasi nama domain.

Bagaimanapun, tentu nama domain yang tidak sesuai dengan nama startup akan membingungkan penggunanya.

Pastikan kamu menyukainya

Seperti sebuah karya, startup bisa dibilang layaknya bayi bagi para founder-nya. Pastikan kamu memberikan nama yang kamu sendiri suka untuk memanggilnya.

Memilih nama yang disukai tentunya juga akan meningkatkan rasa kepemilikan kamu terhadap startup yang kamu dirikan. Hal ini juga sebaiknya menjadi pertimbangan saat akan mengganti nama karena adanya keperluan tertentu.

Bagaimanapun, perlu diingat bahwa nama yang bagus tidak akan menolong produk yang jelek. Memiliki nama yang bagus tidak akan membuat startup kamu sukses, selama kamu tidak memiliki produk dan layanan yang memuaskan konsumen. Jika kamu mempunyai tip lain, silakan membaginya di kolom komentar.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto; sumber gambar: Wikimedia)
Sumber : https://id.techinasia.com/pelajaran-berharga-dari-startup-yang-gagal/
Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow