0
1
0
Senangnya Curhat Di Ruang BK
3 years 'ago'
OLEH : RIFKIYATI HAFIFAH, S.Pd

Setiap pelajar di usia remaja saat ini pasti mengalami berbagai masalah yang dihadapi baik masalah pribadi, sosial, belajar dan karir. Dari berbagai masalah yang dihadapi itu tergantung dari pribadi seorang pelajar masing – masing. Ada yang memiliki masalah yang tidak ingin diutarakan dengan curhat tetapi adapula yang curhat untuk mengutarakan masalah yang dihadapi. Curhatnya seorang pelajar bermacam – macam ada yang diutarakan kepada teman, orang tua dan guru BK. Ketika ada seorang pelajar dengan perasaan senang mengutarakan segala permasalahan yang dihadapi maka ketika itu pula sebagai guru BK menerima dengan hati terbuka untuk membantu dalam menyelesaikan masalah yang akan diutarakan dengan hati yang senang.

Ruang BK sebagai tempat untuk memberikan setiap layanan yang mendukung dalam memberikan penyelesaian, terutama terkait dengan hubungannya dengan layanan konsultasi, konseling individual, konseling kelompok, mediasi, dan 9 layanan BK yang lainnya. Curhat merupakan kegiatan untuk mencurahkan perasaan masalah yang dihadapi secara individual kepada guru BK. Dengan segala fasilitas yang ada di ruang BK, setiap pelajar dengan senang hati datang ke ruang BK. Selain itu, dengan penyambutan guru BK yang ramah dan wajah yang penuh dengan semangat dan keceriaan, membuat pelajar yang akan datang untuk curhat menjadi nyaman dan betah untuk hadir ke ruang BK. Setiap pelajar yang akan datang mencurahkan segala permasalahannya ke ruang BK berharap merasa lega dan menemukan solusi dari setiap masalah yang dihadapi.

Maka ruang BK menjadi tempat yang sangat berharga bagi setiap pelajar yang dengan senang hati curhat untuk menyelesaikan masalahnya. Di setiap sekolah pasti sudah mengerti dan memahami bahwasannya ruang BK itu harus nyaman, luas dan tempat yang penuh menginspirasi dalam setiap pelajar, sehingga setiap pelajar tidak sungkan dan tidak malu atau merasa angker untuk datang ke ruang BK. Tidak layak jika ruang BK digunakan untuk menghukum dan memberikan sangsi kepada pelajar yang melanggar peraturan di sekolah, hal ini akan membuat pelajar menjadi enggan dan takut untuk datang ke ruang BK. Guru BK harus tanggap dan sigap jika masih banyak pelajar yang takut, malu atau angker untuk datang ke ruang BK. Perlu adanya sosialisasi kepada seluruh pelajar untuk memberikan pemahaman bahwa ruang BK bukan tempat untuk menghukum setiap pelajar namun tempat untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi setiap pelajar. Dengan begitu seluruh pelajar di sekolah akan bergembira untuk datang ke ruang BK guna menemukan solusi yang terbaik untuk diri pribadi setiap pelajar.

Sehingga tidak ada lagi seorang pelajar yang salah memilih tempat untuk mencurahkan segala permasalahan yang terjadi. Dan ruang BK lah yang menjadi tempat yang nyaman untuk berbagi, bergembira untuk mencurahkan segala permasalahan kepada guru BK. Dari hati ke hati itu perlu diterapkan oleh guru BK untuk menerima setiap pelajar yang akan datang untuk curhat masalah yang dihadapi oleh setiap pelajar. Selain itu, penilaian dari orang lain yang menjadi warga sekolah terhadap ruang BK yang sepi, suram dan angker akan hilang dengan sendirinya karena dilihat fungsi dari ruang BK itu sendiri terhadap seluruh pelajar membimbng dan memberikan 9 layanan BK.
Dengan demikian seluruh pelajar akan senang datang ke ruang BK untuk melakukan konsultasi, mencurahkan masalah baik pribadi, sosial, belajar dan karir. Sehingga semua pelajar tidak akan salah arah dalam mencurahkan masalahnya kepada orang yang tidak dikenalnya, namun curhat ke ruang BK akan sungguh menyenangkan dalam permasalahan yang dihadapinya dan dapat menemukan solusi bagi dirinya. Jadi akan muncul kesadaran diri dengan senang hati untuk curhat ke ruang BK.
Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow