0
1
0
PAT MI KAHASRI DI ERA PANDEMI COVID-19
9 months 'ago'

Foto2 siswa/i  MI Kahasri Saat PAT Online dari rumah masing-masing

 

Pelaksanaan PAT (Penilaian Akhir Tahun) MI Kahasri dilaksanakan sejak kemarin Selasa (02/06/2020) selama seminggu.

Walaupun dalam kondisi serba sulit dengan merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19), tetapi semua itu tidak menyurutkan semangat guru-guru MI Kahasri untuk tetap mengadakan PAT online tahun pelajaran 2019/2020. Dalam rangka untuk tetap memberikan pelayanan terbaik dalam mendidik siswa/i MI Kahasri.

Ini dilakukan Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Agama Prov. Jawa Timur, Nomor: B-2506/Kw.13.2.1/PP.00/5/2020, tgl. 29 mei 2020, bahwa Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kenaikan kelas dapat dilakukan dengan tes Daring (bila memungkinkan).

Siswa/i MI Kahasri merasa senang dengan pelaksanaan PAT ini, terbukti dengan foto-foto dan video yang dikirim ke walikelas saat mengerjakan PAT online dari rumah masing-masing. Dengan tetap menggunakan seragam sekolah anak-anak MI Kahasri mengerjakan soal-soal PAT yang dikirimkan oleh Wali kelas menggunakan aplikasi Google Form.

Aplikasi Google form selain lebih familier dikalangan masyarakat, walimurid dan peserta didik. aplikasi ini juga tidak berbayar (gratis). Beda dengan aplikas CAT yang juga dapat digunakan untuk evaluasi atau PAT online, apilkasi CAT ini harus dibuat terlebih dahulu oleh tenaga professional sehingga sekolah/madrasah harus membayar uang jasa pembuatan 1,5 - 2 juta.

Bpk. Sayedi M.PdI. selaku pengawas madrasah Kementerian Agama Kota Probolinggo menyambut baik kegiatan PAT MI kahasri secara online, terbukti dengan monitoring yang dilakukan sesuai dengan tupoksi pengawas.

Suef Priyanto, S.PdI sebagai Kepala madrasah juga merasa bangga dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru-guru MI Kahasri yang tetap semangat melaksanakan PAT walaupun ditengah-tengah situasi Pandemi Corona yang tentunya cukup menyulitkan buat para guru karena harus dilaksanakan secara online.

Karena disamping membuat kisi – kisi dan soal, para guru juga harus memasukkannya ke dalam aplikasi google Form kemudian di share kepada peseta didik dan harus mengolah nilai yang sudah terintegrasi pada aplikasi Google form. Dengan tingkat kesulitan seperti itu kemungkinan tidak semua sekolah akan melaksanakan PAT secara online. Ujar suef

“Saya berharap ini akan membrikan hikmah tersendiri di dunia pendidikan khususnya untuk siswa/i MI kahasri karena dengan kejadian ini mereka akan tambah mahir dalam menggunakan IT”, Kata suef.

 

 

Editor : Qurrotu A’yun

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow