Home » Kongkow » Sejarah » Pengaruh Kerja Sama ASEAN terhadap Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Politik

Pengaruh Kerja Sama ASEAN terhadap Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Politik

Pengaruh Kerja Sama ASEAN terhadap Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Politik

Pengaruh Kerjasama ASEAN dalam bidang Ekonomi, Sosial, Politik, Budaya dan Pendidikan terhadap masyarakat ASEAN ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai beberapa pengaruh kerjasama ASEAN dalam berbagai bidang.

1. Pengaruh Kerjasama ASEAN terhadap Keberlangsungan Kehidupan Ekonomi

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam hal akses internet yang semakin meluas, membawa dampak nyata terbukanya ruang dan kesempatan baru dalam transaksi perdagangan antarnegara di ASEAN. Hal tersebut menjadi latar belakang terjadinya interaksi antar negara ASEAN dalam kehidupan ekonomi.

Salah satu bentuk kerja sama ASEAN yang memberikan banyak pengaruh terhadap kehidupan masyarakat ASEAN yaitu dengan dibentuknya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).

Baca juga: Bentuk Kerja Sama ASEAN di Bidang Sosial Budaya, Pendidikan, Politik dan Keamanan

Tujuan dibentuknya MEA adalah untuk membentuk pasar tunggal dan menciptakan kondisi yang kompetitif antarnegara demi peningkatan negara-negara anggotanya.

2. Pengaruh Kerjasama ASEAN terhadap Keberlangsungan Kehidupan Sosial

Adanya keberagaman perbedaan dalam hal agama, latar belakang budaya, serta kepentingan dan ideologi bangsa yang memicu terjadinya masalah di bidang sosial.

Perbedaan tersebut sering mengakibatkan konflik antar negara anggotanya. Konflik yang terjadi antara lain:

  • Konflik perebutan wilayah perbatasan dan candi Preah Vihear antara Thailand dan Kamboja.

  • Sengketa perbatasan wilayah kedaulatan blok ambalat antara Indonesia dan Malaysia.

  • Sengketa Laut Cina Selatan

3. Pengaruh Kerjasama ASEAN terhadap Keberlangsungan Kehidupan Budaya di Negara-Negara ASEAN

Beberapa bentuk kerja sama ASEAN di bidang kebudayaan dan kesenian yang dirintis untuk menyikapi perubahan global salah satunya adalah Konservasi pusaka-pusaka kebudayaan. Dalam hal ini ada 33 pusaka dunia yang mendapat pengakuan UNESCO dan 21 cagar budaya ada di ASEAN.

Baca juga: Upaya-upaya Meningkatkan Kerjasama di Antara Negara ASEAN

Contoh cagar budaya yang berada di negara ASEAN antara lain: kapal terdampar karena tsunami di Aceh, Monumen Lubang Buaya di Jakarta (Indonesia), Kuil Arulmigu Sri Raja Kaliamman di Malaysia, Museum Arkeologi di Bagan Myanmar dan lain-lain.

4. Pengaruh Kerjasama ASEAN terhadap Keberlangsungan Kehidupan Politik di NegaraNegara ASEAN

Beberapa permasalahan politik sebagai dampak interaksi antarnegara anggota ASEAN salah satunya adalah sengketa perbatasan wilayah antara negara anggota ASEAN. Contohnya Sengketa Indonesia dengan Malasyia mengenai garis perbatasan di perairan Laut Sulawesi menyusul perubahan status kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan.

Selain itu penentuan garis perbatasan di Pulau Kalimantan berkaitan dengan Blok Ambalat. Selain itu konflik antara Singapura dengan Malaysia tentang kepemilikan Pulau Batu Putih (Pedra Branca) di Selat Johor. Negara Thailand dengan Kamboja juga pernah terjadi konflik terkait dengan batas wilayah di kuil Preah Vihear.

Baca juga: Faktor Pendorong dan Penghambat Kerja Sama Antar Negara ASEAN

5. Pengaruh Kerjasama ASEAN terhadap Keberlangsungan Kehidupan Pendidikan di Negara-Negara ASEAN

Keberagaman dalam kehidupan pendidikan yang terdapat di negara-negara anggota ASEAN menjadi kendala dan tantangan tersendiri untuk membawa kualitas pendidikan ASEAN ke level dunia.

Keberagam tersebut diantaranya banyaknya perbedaan mendasar dalam sistem pendidikan yang ada di masingmasing negara anggota ASEAN. Dari 10 anggota ASEAN terdapat 7.446 perguruan tinggi yang memiliki sistem pendidikan yang berbeda.

Sumber :
Cari Artikel Lainnya