Home » Kongkow » Seni Budaya & Prakarya » Jenis-jenis Karya Seni Patung dan Fungsinya

Jenis-jenis Karya Seni Patung dan Fungsinya

- Jumat, 04 Desember 2020 | 13:16 WIB
Jenis-jenis Karya Seni Patung dan Fungsinya

Patung adalah tiruan bentuk orang, hewan, dan sebagainya dibuat (dipahat dan sebagainya) dari batu, kayu, dan sebagainya. Seni patung merupakan sebuah karya seni yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi. Hasil karya seni patung biasanya diciptakan dengan cara memahat, modeling (seperti dengan tanah liat), atau kasting (dengan cetakan). Orang yang menciptakan seni rupa patung disebut dengan pematung.

Jenis seni patung dibagi ke dalam beberapa pembagian. Jenis seni patung ini dibagi berdasarkan bentuk, berdasarkan posisi, berdasarkan fungsi, dan berdasarkan coraknya. Dengan mengenali berbagai jenis patung ini, kamu bisa menggolongkan berbagai macam patung yang pernah kamu lihat berdasarkan jenisnya.

Jenis Karya Seni Patung

A. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, karya seni patung dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu Figuratif dan Nonfiguratif.

  • Figuratif merupakan bentuk patung yang dibuat dengan meniru bentuk secara alamiah, Misalnya : manusia, hewan atau tumbuhan. Bentuk karya ini dibuat secara utuh sesuia dengan keasliannya.
  • Nonfiguratif merupakan karya seni rupa patung yang dibuat tidak seperti bentuk figuratif, yaitu dibuat diluar bentuk aslinya. Bentuk ini biasanya menampilkan garis-garis melintang atau memanjang, lubang, lekukan, benda dll.

B. Berdasarkan Jenis

Berdasarkan jenisnya, karya seni patung dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu Zonde BOsse dan Relief

  • Zonde Bosse merupakan bentuk patung yang berdiri sendiri dan terlepas di kanan-kirinya. Patung ini tidak menempel pada salah satu sisinya.
  • Relief merupakan bentuk patung yang menempel pada permukaan dinding. Relief tersebut biasanya menggambarkan adegan dari sebuah cerita. Contohnya seperti candi shiwa dan candi brahma yang berada dikomplek candi prambanan yang berisi rangkaian cerita ramayana. Relief dibagi menjadi tiga macam yaitu:
    • Relief yang menampilkan bentuk-bentuk yang timbul kurang dari setengah nya, disebut baserelief.
    • Relief yang menampilkan bentuk persis setengah dari bentuknya, disebut demirelief.
    • Relief yang menampilkan bentuk yang sama dengan bentuknya, disebut hautrelief.

C. Berdasarkan Fungsinya

Berdasarkan fungsinya karya seni patung dibagi menjadi 6 jenis, yaitu

  • Patung Religi
    Patung Religi dibuat dengan tujuan sebagai saran beribadah dan bermakna religius bagi sebagian umat beragama.
  • Patung Monumen
    Patung Monumen dibuat untuk memperingati atau mengenang peristiwa dan kejadian yang bersejarah atau jasa seorang pahlawan di masa lampau
  • Patung Arsitektur
    Patung Arsitektur dibuat untuk menunjang dalam konstruksi bangunan dan bernilai estetika atau keindahan
  • Patung Dekorasi
    Patung Dekorasi dibuat dengan tujuan untuk menghias bangunan atau lingkungan taman, baik taman rumah maupun taman bermain
  • Patung Seni
    Patung Seni dibuat bertujuan sebagai karya seni murni untuk estetika yang hanya dinikmati keindahan bentuknya
  • Patung Kerajinan
    Patung Kerajinan biasanya dibuat untuk dijual, patung jenis ini dibuat oleh para pengrajin.

D. Berdasarkan Corak

Berdasarkan coraknya, jika dilihat dari perwujudannya ragam seni patung modern dapat dibedakan menjadi 3 corak :

  • Corak Imitatif (realis / representatif)
    Tiruan dari bentuk alam (makhluk hidup). Perwujudan patung corak ini berdasarkan fisio plastik atau bentuk fisik baik anatomi, proporsi, maupun gerak.
  • Corak Deformatif
    Bentuknya telah banyak berubah dari tiruan alam, diubah menjadi bentuk baru berdasarkan imajinasi pematung.
  • Corak Non Figuratif (abstrak)
    Secara umum sudah banyak meninggalkan bentuk – bentuk alam untuk perwujudannya. Corak abstrak dipengaruhi oleh aliran konstruksi. Patung dipandang sebagai bentuk konstruksi, yaitu besi, plat, kawat, kayu, plastik, dll.

 

Bahan Seni Patung

  • Bahan lunak
    Material yang digunakan empuk dan mudah dibentuk. Misalnya tanah liat, plastisin dan sabun.
  • Bahan sedang
    Material yang tidak lunak dan tidak keras. Misalnya kayu waru, kayu sengon, kayu randu dan kayu mahoni.
  • Bahan keras
    Material dapat berupa kayu atau batu – batuan. Contohnya kayu jati, kayu ulin, batu granit, batu andesit dan batu marmer.
  • Selain bahan – bahan diatas, dalam membuat patung kita juga dapat membuat patung dari semen, pasir, kuningan, perunggu, emas, dll.

Demikian artikel yang diberikan tentang Jenis-Jenis Seni Patung semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan kalian yah.

Cari Artikel Lainnya