Jamur Deuteromycota

Oleh : UAO - 25 January 2022 12:00 WIB

Jamur Deuteromycetes adalah jamur yang berkembang biak dengan konidia dan belum diketahui tahap seksualnya. Tidak ditemukan askus maupun basidium sehingga tidak termasuk dalam kelas jamur Ascomycota atau Basidiumycota. Oleh karena itu, jamur ini merupakan jamur yang tidak sempurna (jamur imperfeksi). 

Deuteromycota merupakan jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya. Sebab itu Deuteromycota biasa disebut sebagai jamur yang tidak sempurna. Jamur ini tidak dapat dimasukkan kedalam kelompok ascomycota karena tidak mempunyai askus, juga tidak bisa dikategorikan sebagai basidiomycota karena tidak memiliki basidium.

Nama lain dari Deuteromycota ialah fungi imperfecti (jamur tidak sempurna). Mungkin jika sebuah ketika nanti reproduksi seksualnya diketahui, mungkin jamur tersebut akan mempunyai 2 nama yang disematkan pada fase berbeda dalam siklus hidupnya. Ada sekitar 25.000 spesies yang sudah dikenali dari Deuteromycota.

Baca juga: Jamur Ascomycota: Struktur Tubuh, Reproduksi dan Contohnya

Ciri-ciri Deuteromycota:

  • Banyak bersifat merusak atau menyebabkan penyakit pada hewan, manusia, dan tumbuhan.

  • Reproduksi askesual dengan kondium dan seksual belum diketahui.

  • Bersifat parasit pada ternak dan ada yang hidup saprofit pada sampah.

  • Hifa bersekat. 

  • Tubuh berukuran mikroskopis.

Klasifikasi Jamur Deuteromycota

pict by pinterest.com

Berdasarkan ciri ciri deuteromycota dari konidia dan konidiomata yang dibentuk, fungi ini dikelompokkan kedalam tiga kelas :

  •    Blastomycetes

Thalus blastomycetes mirip khamir dan tidak menghasilkan konidia. Contoh jamur ini Candida sp,Ccryptococus sp dan Torulopsis sp.

  •    Coelomycetes

Spora atau konidia dibentuk dalam konidiomata dan biasanya berupa aservulus atau piknidium. Terbagi menjadi dua Ordo, yaitu:

  1. Ordo Sphaeropsidales
  2. Ordo Melanconiales
  • Hypomycetes

Hypomycetes tidak membentuk konidiomata, konidia langsung dibentuk pada cabang hifa khusus. Terbagi menjadi dua ordo yaitu:

  1. Ordo Moniliales
  2. Ordo Agonomycetales

Baca juga: Klasifikasi Jamur: Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota

Reproduksi Deuteromycota

  • Reproduksi deuteromycota secara aseksual dengan menghasilkan konidia atau jamur menghasilkan hifa khusus yang disebut konidiofor.
  • Reproduksi deuteromycota sampai saat ini masih belum diketahui. Akan tetapi rekombinasi genetiknya masih dapat terjadi dan disebut dengan paraseksualitas. Siklus paraseksualitas adalah proses mengirim materi genetik tanpa pembelahan meiosis dan tanpa perkembangan struktur seksua

Jamur yang tergolong pada jamur imperfeksi banyak yang menimbulkan penyakit, misalnya, jamur Helminthosporium oryzae, dapat merusak kecambah, terutama menyerang buah dan menimbulkan nodanoda hitam pada daun inang; Sclerotium rolfsii merupakan penyakit busuk pada berbagai tanaman; Epidermophyton floocosum yang menyebabkan kutu air; Epidermophyton microsporum yang menyebabkan panu; Tychophyton tonsurans yang menyebabkan ketombe di kepala. Jenis jamur dalam kelompok ini yang menguntungkan adalah jamur oncom (Monilia sitophila atau sekarang bernama Neurospora sitophila).

Semoga materi ini bisa bermanfaat ya otakers!

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :