Home » Kongkow » Materi » Strategi Analisis SWOT

Strategi Analisis SWOT

- Jumat, 07 Februari 2020 | 09:00 WIB
Strategi Analisis SWOT

Pengertian atau definisi analisis Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT ). Analisa SWOT iyalah suatu metode penyusunan strategi perusahaan ataupun organisasi yang bersifat satu unit atau bisnis tunggal. Ruang lingkup bisnis tunggal tersebut iyalah berupa domestik ataupun multinasional.

SWOT itu sendiri merupakan singkatan dari Strength( kekuatan) , Weakness (kelemahan) ,  Opportunities (peluang) , dan Threats (ancaman atau kendala) , dimana secara sistematis sangat dapat membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor luar (O serta T) serta faktor didalam perusahaan (S dan W). Kata-kata tersebut dipakai didalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk dapat mencapai tujuan baik dalam jangka pendek ataupun jangka panjang.

Berikut ini akan dilampirkan pengertiannya menurut salah satu pakar SWOT Indonesia, yaitu Fredy Rangkuti. yang kurang lebih seperti ini :

“Analisa SWOT iyalah identifikasi dalam berbagai faktor yang secara sistematis untuk merumuskan suatu strategi perusahaan. Analisa SWOT didasarkan pada suatu hubungan atau interaksi dianatara unsur-unsur internal iyalah, kekuatan serta kelemahan, unsur-unsur eksternal yaitu peluang serta ancaman”.

Petunjuk umum yang sering diberikan untuk perumusan adalah :

  • Memanfaatkan kesempatan serta  kekuatan (O dan S). Analisis ini diharapkan dapat membuahkan rencana jangka panjang.
  • Atasi atau kurangi ancaman serta kelemahan (T dan W). Analisa ini lebih kearah menghasilkan rencana dalam jangka pendek, yaitu rencana perbaikan (short-term improvement plan).
  • Tahap awal proses penetapan strategi iyalah dapat menaksir kekuatan, kelemahan, kesempatan, serta ancaman yang dimiliki organisasi.
  • Analisa SWOT juga memungkinkan organisasi memformulasikan serta mengimplementasikan strategi utama sebagai tahap lanjut dari pelaksanaan serta tujuan organiasasi, dalam analisa SWOT informasi dikumpulkan dan dianalisa. Hasil analisa dapat juga menyebabkan dilakukan suatu perubahan pada misi, tujuan, kebijaksanaan, atau strategi yang sedang berjalan.
  • Dalam penyusunan rencana yang baik, perlu juga diketahui Sumber daya serta dana yang dimiliki pada saat akan memulai usaha, mengetahui segala unsur kekuatan yang dimiliki, ataupun segala kelemahan yang ada. Data yang terkumpul tentang faktor-faktor internal tersebut iyalah potensi  dalam melaksanakan usaha yang direncanakan.
  • Dilain pihak perlu juga diperhatikan faktor-faktor eksternal yang akan dihadapi iyalah peluang-peluang ataupun  kesempatan yang ada atau perlu diperhatikannnya akan masalah yang akan timbul dan ancaman atau hambatan yang diperkirakan akan muncul yang akan mempengaruhi usaha yang dilakaukan.

Dapat disimpulkan bahwa analisis SWOT iyalah perkembangan hubungan atau interaksi antar unsur-unsur internal, merupakan kekuatan serta kelemahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang serta ancaman.

 

Strategi dan Matriks SWOT

Dalam penelitian analisa SWOT kita ingin dapat memproleh hasil berupa kesimpulan-kesimpulan yang  berdasarkan ke-4 faktor yaitu :

Strategi Kekuatan-Kesempatan (S dan O atau Maxi-maxi)

  • Strategi yang dihasilkan pada kombinasi ini iyalah dapat memanfaatkan kekuatan atas peluang yang telah diidentifikasi. Contoh: bila kekuatan perusahaan ada pada keunggulan teknologinya, maka keunggulan ini harus dapat dimanfaatkan untuk mengisi suatu segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi serta kualitas yang lebih maju, yang keberadaanya serta kebutuhannya telah diidentifikasi pada analisis ini.

Strategi Kelemahan-Kesempatan (W dan O atau Mini-maxi)

  • Kesempatan yang telah diidentifikasi tidak mungkin dapat dimanfaatkan dikarenakan kelemahan suatu perusahaan. Contoh : jaringan distribusi pada pasar tersebut tidak dipunyai oleh perusahaan. Salah satu strategi yang dapat dilakukan iyalah  bekerjasama dengan perusahaan yang juga  mempunyai kemampuan menggarap pasar tersebut. Pilihan strategi lain iyalah dapat mengatasi kelemahan agar dapat memanfaatkan kesempatan.

Strategi Kekuatan-Ancaman (S atau T atau Maxi-min)

  • Dalam analisa ancaman juga ditemukan kebutuhan untuk mengatasinya. Strategi ini iyalah mencoba mencari kekuatan yang dimiliki perusahaan yang digunakan untuk dapat mengurangi atau menangkal ancaman tersebut. Misalnya ancaman perang harga.

Strategi Kelemahan-Ancaman (W dan T atau Mini-mini)

  • Dalam situasi harus menghadapi ancaman serta sekaligus kelemahan intern, strategi yang umumnya  iyalah “keluar” dari situasi yang terjepit tersebut. Keputusan yang diambil iyalah “mencairkan” sumber daya yang terikat pada suatua situasi yang mengancam tersebut, serta mengalihkan pada usaha lain yang lebih cerah.

    Siasat lainnya iyalah dengan mengadakan kerjasama dengan satu perusahaan yang lebih kuat, dengan harapan ancaman tersebut saat akan hilang. Dengan mengetahui situasi atau masalah yang akan dihadapi, anak perusahaan juga dapat mengambil langkah-langkah yang perlu serta bertindak dengan mengambil kebijakan-kebijakan yang terarah serta mantap, dengan kata lain perusahaan tersebut dapat menerapkan strategi yang tepat

Jenis Analisis SWOT

Terdapat dua model analisis SWOT yang umum digunakan untuk analisa situasi, yaitu:

  1. Model Kuantitatif

Sebuah asumsi dasar dari model ini adalah kondisi yang berpasangan antara S dan W serta O dan T. Kondisi berpasangan ini terjadi karena diasumsikan bahwa dalam setiap kekuatan selalu ada kelemahan yang tersembunyi  dan  dari  setiap  kesempatan yang terbuka  selalu ada ancaman yang harus diwaspadai. Ini berarti setiap satu rumusan Strengths (S), harus selalu memiliki satu pasangan Weaknesses (W) dan setiap satu rumusan Opportunities (O) harus memiliki satu pasangan satu Threaths (T).

Kemudian setelah masing-masing komponen dirumuskan dan dipasangkan, langkah selanjutnya adalah melakukan proses penilaian. Penilaian dilakukan dengan cara memberikan skor pada masing -masing subkomponen, dimana satu subkomponen dibandingkan dengan subkomponen yang lain dalam komponen yang sama atau mengikuti lajur vertikal. Subkomponen yang lebih menentukan dalam jalannya organisasi, diberikan skor yang lebih besar. Standar penilaian dibuat berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengurangi kadar subyektifitas penilaian.

  1. Model Kualitatif

Urut-urutan dalam membuat Analisa SWOT kualitatif, tidak berbeda jauh dengan urut-urutan model kuantitatif, perbedaan besar diantara keduanya adalah pada saat pembuatan subkomponen dari masing- masing komponen. Apabila pada model kuantitatif setiap subkomponen S memiliki pasangan subkomponen W, dan satu subkomponen O memiliki pasangan satu subkomponen T, maka dalam model kualitatif hal ini tidak terjadi.

Selain itu, SubKomponen pada masing-masing komponen (S-W- O-T) adalah berdiri bebas dan tidak memiliki hubungan satu sama lain. Ini berarti model kualitatif tidak dapat dibuatkan Diagram Cartesian, karena mungkin   saja   misalnya,   SubKomponen   S   ada   sebanyak   10   buah, sementara subkomponen W hanya 6 buah.

 

Komponen Analisis SWOT

Analisis SWOT bertujuan untuk memaksimalkan kekuatan dan peluang serta meminimalkan kelemahan dan ancaman. Karena itu, untuk memulai analisis SWOT, kita harus memahami masing-masing komponen dari SWOT, membuat kerangka   kerja,   kemudian   merencanakan   dan   melakukan   langkah-langkah strategis yang ditempuh.

  • Strengths:

    1. Kelebihan apa saja yang anda/organisasi/perusahaan miliki tapi orang/organisasi/perusahaan lain tidak?
    2. Apa yang anda/organisasi/perusahaan bisa lakukan lebih baik dari orang/organisasi/perusahaan lain?
    3. Apa   saja  hal   yang  membuat  anda/organisasi/perusahaan memiliki ciri khas dan unik?
    4. Faktor positif apa saja yang mendukung tujuan anda?
  • Weaknesses:

    1. Hal    apa    saja    yang    harus    anda/organisasi/perusahaan tingkatkan?
    2. Hal apa saja yang harus anda/organisasi/perusahaan cegah?
    3. Apa   saja   yang   dilihat   orang   lain   sebagai   kelemahan anda/organisasi/perusahaan?
    4. Faktor  apa  saja  yang  membuat  anda/organisasi/perusahaan terpuruk?
  • Opportunities:

    1. Peluang apa saja yang anda/organisasi/perusahaan jumpai?
    2. Tren apa yang sedang berkembang pada masyarakat?
  • Threats:

    1. Rintangan apa saja yang anda/organisasi/perusahaan hadapi?
    2. Kompetisi        apa        yang        anda/organisasi/perusahaan khawatirkan?
    3. Apakah     kelemahan     anda/organisasi/perusahaan     dapat menjadi ancaman serius?
Cari Artikel Lainnya