Home » Kongkow » Materi » Isomer Alkana

Isomer Alkana

- Jumat, 28 April 2017 | 14:48 WIB
Isomer Alkana

Isomer adalah peristiwa di mana suatu senyawa karbon mempunyai  rumus molekul sama tetapi struktur berbeda.

Contoh

Senyawa dengan rumus molekul C4H10 mempunyai dua struktur yang berbeda, yaitu

Atau jika diungkapkan dalam bentuk model molekul

Perbedaan antara senyawa n-butana (baca: normal butana) dengan metil propana adalah pada kerangka rantai karbonnya. Rantai n-butana tidak bercabang, sedangkan metil propana rantainya bercabang pada atom C-2. Perbedaan struktur kedua senyawa tersebut mengakibatkan kedua sifat, di mana titik didih n-butana adalah -0,4oC sedangkan titik didih metil propana adalah -11,6oC.

Semakin banyak jumlah atom karbon penyusun alkana, semakin banyak jumlah isomer alkana -nya.

Tabel: Jumlah isomer alkana dari beberapa senyawa

Jumlah atom C 4 5 6 7 8 9 10 15 20
Rumus molekul C4H10 C5H12 C6H14 C7H16 C8H18 C9H20 C10H22 C15H32 C20H42
Jumlah isomer 2 3 5 9 18 35 75 4.347 366.319

Tabel berikut menunjukan perbedaan titik didih dan titik lebur dari isomer senyawa heksana.

Tabel: titik didih dan titik lebur isomer heksana (C6H14)

 

Struktur Nama Titik didih (oC) Titik lebur (oC)
CH3-CH2-CH­2– CH2-CH­2-CH3 n-heksana 69 -95
isomer alkana - 2-metilpentana 2-metil pentana 60 -154
isomer alkana - 3-metilpentana 3-metil pentana 63 -118
isomer alkana - 2,2-dimetilbutana 2,2-dimetil butana 50 -98
isomer alkana - 2,3-dimetilbutana 2,2-dimetil butana 58 -129

Demikian ulasan mengenai isomer alkana. Semoga bermanfaat .....

Cari Artikel Lainnya