999 +
0
319
0
Nasi Basi Jangan Dibuang! Tanam Sayur di Rumah, Yuk Bikin Nutrisi Hidroponik Sendiri
5 months 'ago'

Menanam sayur di rumah? Kenapa tidak! Bagi orang-orang yang tinggal di perdesaan, menanam sayur di rumah tentu saja mudah karena masih tersedia lahan yang luas. Tapi di perkotaan, orang mengalami kesulitan untuk menanam sayur di rumah karena lahan yang sempit. Ahli pertanian mencari jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka menemukan cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, melainkan dengan memanfaatkan air untuk memenuhi nutrisi tanaman, yang dikenal sebagai Hidroponik. Agar tanaman tumbuh subur haruslah diberi nutrisi. Anda bisa meracik nutrisi hidroponik sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar.

Nutrisi Hidroponik Organik

Anda bisa memanfaatkan nasi basi, kotoran kelinci, dedaunan, batang pisang, dan kotoran kambing atau ayam untuk membuat nutrisi hidroponik organik. Semua bahan-bahan sangat mudah didapatkan di sekitar rumah.
 
Salah satu langkah membuat nutrisi hidropnik organik adalah menggunakan nasi basi. Alat dan bahan yang diperlukan adalah

  • Baskom untuk menempatkan nasi basi.
  • Ember sebagai wadah untuk mengolah bahan.
  • Stoples atau botol bekas untuk menyimpan larutan.
  • Kayu atau bahan pengaduk plastik untuk mengaduk bahan.
  • Nasi basi sebanyak 3-4 genggam tangan orang dewasa.
  • Air murni.
  • Gula aren atau gula pasir sebanyak ½ kilogram.

Cara membuatnya:

  • Taruh nasi di dalam baskom dan tutup dengan kertas atau daun.
  • Simpan nasi selama 3-5 hari agar tumbuh jamur yang bewarna kekuningan.
  • Rebus air hingga mendidih, campur gula aren atau gula pasir, biarkan sampai mencair.
  • Setelah gula larut, dinginkan.
  • Setelah nasi basi ditumbuhi jamur, pindahkan ke ember.
  • Tuang cairan gula dingin ke dalam ember yang sudah berisi nasi basi berjamur.
  • Aduk menggunakan alat pengaduk sampai nasi benar-benar terendam cairan gula. Aduk terus sampai rata.
  • Masukkan ke dalam stoples atau botol bekas. Simpan di tempat yang teduh dan bebas dari matahari selama tujuh hari.

Cara menggunakannya:

  • Campur lauran dengan air dengan proporsi 1 liter pupuk cair dan 5 liter air.
  • Semai benih tanaman sampai tumbuh 2-4 helai daun.
  • Sediakan segala kebutuhan perlengkapan untuk hidroponik.
  • Tanam bibit pada media tanam.
  • Siram dengan air bersih terlebih dahulu.
  • Simpan media tanaman di tempat yang tidak terkena cahaya matahari.
  • Biarkan selama satu atau dua minggu atau sampai tumbuh akar dan daun baru.
  • Tuangkan larutan nutrisi dan pindahkan wadah hidroponik ke tempat yang terkena cahaya matahari.
  • Tambahkan nutrisi hidroponik yang sudah dibuat tadi secara rutin.  

Source: https://sumberplastik.co.id

Nutrisi Hidroponik Kimia

Anda bisa membuat nutrisi hidroponik kimia sendiri loh. Caranya dengan membeli beberapa pupuk hidroponik dan menggabungkannya menjadi satu. Anda bisa mendapatkan bahan-bahan tersebut dari toko bahan kimia.
 
Sebagai contoh, membuat nutrisi hidroponik dari beberapa pupuk adalah sebagai berikut:
Bahan yang dibutuhkan:

  • 10 gram Pupuk NPK 16-16-16
  • 10 gram Pupuk KCl
  • 5 gram Pupuk Gandasil D
  • 10 liter air 

Peralatan yang dibutuhkan:

  • Ember dengan daya tampung minimal 10 liter
  • 3 gelas plastik bekas
  • Timbangan dan alat pengaduk

Cara membuat:

  • Tuang 100 ml air pada 3 gelas plastik bekas.
  • Masukkan ketiga jenis pupuk ke dalam gelas yang berbeda, lalu aduk hingga tercampur rata.
  • Tuang larutan ke dalam ember. Tambahkan 10 liter air ke dalam ember tersebut. Aduk hingga rata.
  • Maka pupuk sudah siap digunakan.    

Source: https://bibitonline.com

Nutrisi Hidroponik AB Mix

Nutrisi hidroponik AB Mix merupakan nutrisi hidroponik yang paling banyak digunakan. AB Mix merupakan kombinasi antara beberapa pupuk yang mengandung kalium, sulfat dan fosfat. Meski begitu ketiga kandungan tersebut tidak dapat dicampur dalam kondisi masih pekat karena bisa menimbulkan endapan.
 
Anda bisa mendapatkan nutrisi hidroponik AB Mix di toko-toko pertanian atau online. Shopee menjual nutrisi ini seharga Rp16.000 per kantong dengan berat 250 gram. Nutrisi tersedia dalam variasi umum (untuk sayuran daun dan buah), khusus sayuran saja, dan sayuran buah seperti tomat dan cabai.
 
Cara meraciknya:

  • Siapkan wadah berupa gelas atau baki yang diisi dengan 500 ml air.
  • Masukkan nutrisi A ke wadah 1 dan nutrisi B ke wadah 2. Aduk masing-masing nutrisi hingga larut sempurna.
  • Masukkan masing-masing nutrisi ke jirigen/botol dan kemudian diberi label A dan B.
  • Simpan ditempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari.

Cara memakainya:

  • Siapkan 1 liter air.
  • Ambil masing-masing nutrisi sebanyak 5 ml, masukkan ke dalam wadah, aduk hingga tercampur rata.
  • Jika sudah tercampur, nutrisi siap pakai. 

Source: https://www.lintangsore.com

Nutrisi Hidroponik Kangkung

Kangkung merupakan sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat. Menanam kangkung cukup mudah, karena tanaman yang satu ini tidak membutuhkan perawatan yang ekstra. Untuk itu, kangkung banyak dibudidayakan dengan cara hidroponik.
 
Kualitas kangkung hidroponik lebih baik dibandingkan dengan kangkung yang ditanam dengan media tanah. Agar tanaman kangkung memiliki kualitas baik,  perlu memerhatikan cara menanam, merawat dan memilih bibitnya.
 
Cara menanamnya, perlu membeli bibit kangkung terlebih dahulu. Pilih bibit kangkung dengan kualitas paling baik. Setelah itu kangkung disemai di wadah seperti baskom, gelas plastik, paralon, dan sebagainya.
 
Jika sudah berkecambah, pindahkan kangkung ke dalam besek. Beri nutrisi hidroponik AB atau organik secukupnya. Jangan terlalu banyak karena bisa membuat kangkung menjadi busuk.

Source: https://genagraris.id

Membuat nutrisi hidroponik sendiri gampang bukan? Jadi sekarang bisa memulai menanam sayur di rumah dan meracik pupuk sendiri. Selamat mencoba!

Follow Us On :
Lencana
Kongkow