999 +
0
27
0
Embun Es Selimuti Dieng, Belasan Hektare Tanaman Hortikultura Rusak
4 weeks 'ago'

Banyak tanaman kentang menghitam dan mati

Embun Es Selimuti Dieng, Belasan Hektare Tanaman Hortikultura RusakANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Embun upas atau embun es saat ini melanda dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Selama Juni 2019, sudah muncul sembilan kali, hingga kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan tanaman hortikultura. Berdasarkan informasi dari Pos Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dieng, suhu udara di sekitar kompleks Candi pada Senin (24/6) pagi mencapai kisaran minus 8-9 Derajat Celcius. Sedangkan pada Selasa (25/6) pagi mencapai minus 7 Derajat Celcius.

1. Sebagian besar tanaman hortikultura yang rusak di daerah dataran

Embun Es Selimuti Dieng, Belasan Hektare Tanaman Hortikultura RusakANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Dari laporan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, sebanyak 17 hektare lahan tanaman hortikultura di Dieng terdampak embun es. Sebagian besar yang terdampak lahan yang ditanami kentang dan wortel yang berada di daerah dataran. "Tanaman hortikultura itu yang ditanam di lahan yang datar," kata Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Pawit Setianto

2. Embun es banyak melanda di tanah datar

Embun Es Selimuti Dieng, Belasan Hektare Tanaman Hortikultura RusakANTARA FOTO/Idhad Zakaria

Embun es yang melanda Dieng paling banyak muncul di kompleks Candi Arjuna yang berada di Desa Dieng Kulo, Kecamatan Batur, Banjarnegara. Sebab kondisi tanah di daerah tersebut datar. Sementara, tanaman hortikultura yang ditanam di lahan yang miring atau lereng bukit cukup relatif aman dari embun es. Sebab umumnya embun es hanya muncul di tanah yang datar. "Tanaman yang ditanam di lahan dengan kemiringan lebih dari 5 derajat relatif aman," kata Pawit.

3. Tanaman kentang berubah berwarna hitam

Embun Es Selimuti Dieng, Belasan Hektare Tanaman Hortikultura RusakDok. Aryadi Darwanto

Kepala Desa Dieng Kulon Slamet Budiono mengatakan dari 15 hektare tanaman kentang di sekitar kompleks Candi Arjuna, sekitar 5 hektare di antaranya sudah terdampak embun es. Sisanya relatif aman. "Embun upas (embun es) mulai muncul sejak Mei dan saat itu masih tipis, belum merambah ke lahan tanaman kentang. Namun sekarang, sudah sampai ke lahan kentang," ujar Slamet. Dia mengatakan sebagian besar tanaman kentang yang terdampak embun es rata-rata berusia 30-40 hari. Apabila tanaman kentang terkena embun es pada pagi hari, siang harinya akan layu dan selanjutnya mengering atau berwarna hitam hingga akhirnya mati.

Follow Us On :
Lencana
Kongkow