999 +
0
18
0
Tips Mengembalikan Semangat Kerja Pasca Liburan
2 weeks 'ago'

Liburan memang menyenangkan tapi kalau kebablasan yang harusnya mengembalikan semangat kerja, malah jadi malas yang datang. Bagaimana mengantisipasinya? Sudah jadi rahasia umum, jika di Indonesia, jumlah hari libur dan tanggal merahnya cenderung lebih banyak dari negara lainnya. Bahkan, kita pun mengenal istilah cuti bersama sehingga masa libur pun menjadi makin panjang. Ada pula istilah harpitnas alias hari kejepit nasional yang membuat orang sering membolos untuk mendapatkan libur ekstra.

Liburan sendiri sebenarnya sah-sah saja. Bahkan, istilah rekreasi yang sejatinya berasal dari kata re dan kreasi punya makna dengan rekreasi diharapkan kita bisa berkreasi kembali. Sebab, saat berlibur, kita mengistirahatkan tubuh, pikiran, dan jiwa kita sehingga mampu mengumpulkan energi guna bekerja lebih maksimal lagi. Sayangnya, ada kalanya, saat libur jadi kebablasan. Akibatnya, muncul yang bisa diistilahkan, post-vacation blues atau semacam kegalauan akibat berakhirnya liburan. Betapa tidak, saat bersenang-senang, kemudian memikirkan harus kembali bekerja dan telah ditunggu sejumlah deadline, kadang perasaan "tersiksa" muncul. Akibatnya, saat menjelang berakhirnya libur, bukannya rileks yang didapat, tapi tekanan akibat pikiran besok harus kerja, harus absen, dan parahnya, bakal menghadapi bos yang mungkin kita kurang suka.

Beberapa tips untuk meningkatkan semangat kerja Anda setelah libur panjang.
1. Bepikir positif

Setiap hari terakhir libur setiap karyawan pasti akan mengeluhkan betapa malasnya pergi ke kantor. Hal tersebut terjadi karena Anda memasukan input negatif kedalam otak Anda. Coba untuk menghilangkan hal-hal negatif tersebut dengan memikirkan hal yang baik untuk meningkatkan semangat kerja.

2. Berikan senyum lebar
Jadikan rekan kerja Anda sebagai salah satu alasan mengapa Anda harus kembali bekerja. Berikan senyum terlebar Anda pada hari pertama kerja setelah liburan. Bila memungkinkan berbagi cerita kepada mereka tentang liburan Anda. Sedikit oleh-oleh akan lebih mengakrabkan suasana kerja Anda.

3. Kerja dengan santai
Bekerjalah dengan perlahan dalam masa transisi ini. Namun bukan berarti lantas Anda melupakan pekerjaan Anda namum berusaha bekerja dengan teliti dan jangan berpikir Anda ingin buru-buru pulang kerumah. Hal tersebut yang akhirnya membuat Anda kehilangan semangat Anda dikantor.

4. Jangan membuat keputusan besar
Mood Anda dihari pertama kerja sangat tidak karuan. Oleh karena itu alangkah baiknya untuk tidak mengambil keputusan yang besar. Pasalnya hal tersebut akan mempengaruhi semangat Anda dikantor. Hindari konflik dengan pasangan Anda, rekan atau kerabat. Jangan memutuskan untuk tanda tangan kontrak atau langsung melakukan event kantor. Hal yang Anda butuhkan pada hari pertama kerja setelah liburan adalah melakukan hal-hal kreatif dan jaga kesehatan tubuh Anda.

5. Makan sehat
Didalam raga yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Hal itu pula yang harus selalu Anda pahami. Selama liburan, tubuh dan pikiran Anda berada dalam mode off. Artinya tubuh dibiasakan untuk bersantai dan tidak memikirkan hal yang berat. Namun ketika harus kembali bekerja, maka tubuh dan pikiran harus kembali untuk "dibangunkan" kembali. Untuk itulah tubuh membutuhkan energi lebih untuk menjalankan rutinitas bekerja.

Jadi, bagaimana dengan Anda? Masihkah sering merasa malas saat harus kembali masuk kerja? Jika ya, cobalah temukan sisi menarik dari pekerjaan dan profesi Anda saat ini agar karier pun bisa maksimal.

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow