999 +
0
25
0
Trik Cara Menjawab Soal Reading Comprehension TOEFL
7 days 'ago'

Trik Cara Menjawab Soal Reading Comprehension TOEFL memuat cara menjawab soal reading comprehension dengan membiasakan diri dengan soal yang diberikan, khususnya pada bagian reading comprehension. Jenis soal pada bagian reading yang diberikan merupakan pilihan ganda, dengan empat pilihan untuk setiap soal. Cara menjawab soal reading comprehension cukup dengan memilih satu jawaban yang tepat dari empat jawaban yang diberikan. Melalui halaman ini, kita akan berbagi trik cara menjawab soal reading comprehension TOEFL dengan efektif dan efisien.

Seperti yang kita ketahui, waktu untuk mengerjakan soal reading comprehension cukup singkat, yaitu hanya 55 menit. Dengan jumlah soal dan bacaan yang cukup membuat peserta ujian memerlukan strategi khusus untuk mengerjakannya. Reading Comprehension merupakan sesi ke tiga dalam tes TOEFL. Dalam ujian TOEFL untuk sesi reading, memuat 4 sampai dengan 6 bacaan. Dengan panjang setiap bacaan memuat sekitar 200 kata sampai dengan 400 kata, bahkan bisa mencapai 500 kata. Di mana masing-masing bacaan diikuti oleh beberapa pertanyaan yang saling berkaitan dengan bacaan tersebut.

 

Topik bacaan pada soal reading comprehension biasanya berkaitan dengan masalah-masalah akademik, terutama textbook, meliputi biologi, geografi, fisika, sejarah Amerika, biografi, ekononi, dan seni. Tujuan dari reading comprehension pada ujian TOEFL adalah menguji kemampua Anda dalam memahami, menginterpretasikan, dan menganalisis teks/bacaan mengenai berbagai macam topik.

Trik cara menjawab soal Reading Comprehension TOEFL yang akan diberikan di sini dibagi menjadi dua. Yaitu trik umum mengerjakan reading comprehension TOEFL dan mengenali soal yang sering diberikan pada soal reading comprehension. Simak ulasan lebih lengkapnya pada pembahasan berikut.

Trik Umum Mengerjakan Reading Comprehension TOEFL

Ulasan pertama tentang trik cara menjawab soal reading comprehension TOEFL adalah trik umum yang dapat digunakan. Pelajari beberapa trik yang kalian coba simpulkan dari mengamati kebutuhan peserta ujian TOEFL untuk mengerjakan soal.

Soal Reading Comprehension TOEFL

Berikut ini adalah trik umum yang dapat dilakukan kalian.

  1. Baca terlebih dahulu pertanyaan-pertanyaan yang ada secara sekilas.

    kalian perlu memahami inti pertanyaan dari masing-masing soal. Lalu cari jawaban pada soal dengan membaca materi dari bacaan yang diberikan.

  2. Menguasai teknik membaca skimming dan scanning.

    Skimming merupakan teknik membaca dengan cepat kalimat pertama atau kalimat terakhir dari suatu paragraf untuk mengetahui dan memahami topik dan ide utama bacaan. Sedangkan, scanning adalah teknik membaca dengan hati-hati kalimat tertentu untuk mengetahui maksud atau makna dari kalimat tersebut. Kombinasi dari dua teknik ini perlu kalian kuasai. Latihan sebanyak-banyaknya perlu kalian lakukan untuk menguasai kedua teknik ini.

  3. Cermati pertanyaan, kemudian ketahui bagian teks mana yang perlu dibaca lebih teliti.
  4. Mengetahui arti dari bacaan akan menjadi keuntungan bagi kalian. Namun, apabila kesulitan mengartikan suatu kosakata, cobalah memahaminya dengan melihat konteks kalimat.
  5. Usahakan untuk tidak mengulang-ulang bacaan, hal ini akan mengurangi kecepatan membaca kalian. Perlu diingat bahwa waktu yang kalian punya sangat terbatas.
  6. Perluas jangkauan pandangan Anda.

    Tujuan dari trik ini adalah untuk membantu kalian membaca lebih banyak teks bacaan. Hal ini dirasa menguntungkan bila dibandingkan dengan dengan mebaca kata per kata.

  7. Gunakan finger tracking

    Finger tracking adalah gerakan jari dari atas ke bawah mengikuti alur kalian dalam membaca. Trik ini akan membantu membiasakan kalian bergerak lebih cepat dari atas ke bawah secara tepat.

Sekian ulasan pertama, berikutnya adalah masuk ke ulasan ke dua. Yaitu mengenali soal reading comprehension yang sering diberikan.

Soal yang Sering Diberikan pada bagian Reading Comprehension TOEFL

Bacaan yang diberikan untuk bagian reading comprehension TOEFL mungkin tidak dapat diperkirakan. Namun, soal yang akan diberikan untuk bagian ini dapat diperkirakan. Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang sering diberikan pada bagian reading comprehension TOEFL.

Cara Menjawab Reading Comprehension

  1. Main Idea Question

    Pertanyaan jenis ini sering keluar dalam soal ujian TOEFL. Bentuk pertanyaannya dapat beraneka ragam. Namun inti dari pertanyaan ini adalah menanyakan gagasan utama atau ide pokok dari suatu bacaan. Contoh soal yang menanyakan ide pokok atau gagasan utama bacaan adalah sebagai berikut.

    • What is the main idea of this passage? (Apa ide utama dari bacaan ini?)
    • What is the topic of this passage? (Apa topik dari bacaan ini?)
    • What is the subject of the passage? (Apa pokok persoalan pada bacaan?)
    • What is the author’s main point in the passage? (Apa poin utama pengarang dari bacaan?)
    • Which of the following would be the best title? (Manakah yang dapat menjadi judul terbaik dari bacaan?)
    • With what is the writer primaly concerned? (Apa perhatian utama penulis? )
    • What is the passage mainly talking about …. (Bahasan utama dari bacaan adalah ….)
    • The text is mainly talking about …. (Bacaan memiliki bahasan utama tentang ….)
    • The passage is about …. (Bacaan membahas tentang ….)
  2. Stated Detail Question

    Tipe soal jenis ini menanyakan informasi yang terdapat pada bacaan. Soal dengan stated detail question memberikan jawaban dengan cara melampirkannya dalam bacaan. Pertanyaan dengan jenis stated detail question sering menanyatakan pernyataan-pernyataan yang sesuai dengan bacaan.

    • According to the passage, …. (Berdasarkan bacaan, ….)
    • It is stated in the passage …. (Itu dunyatakan dalam bacaan ….)
    • The passage indicates that …. (Bacaan mengindikasi bahwa ….)
    • Which of the following true …. (Yang manakah pernyataan yang benar ….)
  3. Unstated Detail Question

    Hampir sama dengan jenis soal stated detail question, jenis soal ini juga menanyakan informasi yang terdapat pada bacaan. Perbedaanya terletak pada cara melampirkan jawaban. Pada stated detail questin, jawaban terletak pada bacaan yang diberikan. Sedangkan pada unstated detail question, jawaban dapat diperoleh dari kesimpulan melalui informasi yang diberikan pada bacaan.

    Contoh pertanyaan yang merupakan jenis unstated detail question adalah

    • Which of the following statement is not stated? (Yang manakah pernyataan yang tidak sesuai dengan keadaan?)
    • Which of the following statement is not is not menttioned? (Yang manakah pernyataan yang tidak dsebutkan?)
    • Which of the following statement is not discussed? (Yang manakah pernyataan yang tidak didiskusikan?)
    • All of the following statements are true except …. (Semua pernyataan berikut benar, kecuali ….)
    • Which of the following statement is not true? (Yang manakah pernyataan berikut yang tidak benar?)
  4. Implied Detail Question

    Pertanyaan jenis ini meminta kalian menjawab pertanyaan dengan cara membuat sebuah kesimpulan dari satu pernyataan khusus dalam bacaan. Informasi jawaban diberikan secara tersirat dalam bacaan. Karakteristik dari soal jenis ini adalah penggunaan kata implied, inferred, likely, atau probably. Berikut ini adalah contoh soal jenis implied detail question:

    • It is implied in the passage that …. (Bacaan itu menyatakan secara tidak langsung bahwa ….)
    • It can be inferred from the passage that …. (Berdasarkan bacaan itu dapat diduga bahwa ….)
    • It is most likely that …. (Itu mirip dengan ….)
    • What probably happened? (Apa yang mungkin terjadi?)
  5. Vocabulary in Context Question

    Biasanuya, soal jenis vocabulary in context question menanyakan kosakata dalam Bahasa Inggris yang tidak umum diketahui oleh orang banya. Misalnya, kata obtain yang dapat digantikan penggunaannya dengan kata get, yang memiliki arti mendapat. Beberapa pertanyaan yang termasuk jenis vocabulary in context questio dapat dilihat seperti daftar berikut.

    • What is the meaning of X in line Y? (Apa arti kata X pada baris ke-Y?)
    • The word X in line Y can be replaced by …. (Kata X pada baris ke-Y dapat diganti dengan ….)
    • The word X in line Y could be best replaced by …. (Kata X pada baris Y dapat diganti dengan ….
    • The word X in Y sentence can be replaced by …. (Kata X pada kalimat ke-Y dapat diganti dengan ….)
    • The word X has similiar meaning with …. (Kata X memiliki arti yang mirip dengan ….)
  6. Where Question

    Where question merupakan jenis pertanyaan yang menanyakan di mana suatu informasi diberikan pada bacaan. Jawabannya bisa berupa pada beris ke-n, paragraf ke-n, kalimat ke-n, dan lain sebagainya. Contoh: Where in the passage …? (Di mana dalam bacaan ….).

  7. Reference Question

    Umumny, jenis pertanyaan ini menanyakan referensi dari suatu kata. Tidak selalu sebuah pertanyaan menanyakan sesuatu dengan kata ganti berupa sinonim, namun terkadang menggunakan reference. Dalam pembuatan pertanyaan reference ini digunakan kata ganti, seperti him, he, she, her, it, they, their, himself, atau themselves. Contoh soal yang termasuk dalam reference question adalah The word X in line Y refers to …. (Kata X pada bari ke-Y merujuk pada ….)

  8. Purpose Question

    Pada jenis soal ini, kalian diminta untuk mengidentifikasi tujuan dari bacaan yang diberikan. Pernyataan ini biasanya berkaitan dengan main idea question. Jawaban dapat diperoleh dari bacaan yang deiberikan, biasanya teridentifikasi di dalam paragraf pertama atau ke dua. Contoh pertanyaan jenis purpose question:

    • What is the purpose of the passage/text? (Apa tujuan dari bacaan/teks?)
    • What is the aim of the passage/text? (Apa tujuan utama dari bacaan/teks?)

Demikianlah ulasan materi dengan judul trik cara menjawab soal reading comprehension TOEFL dengan baik. Meliputi Trik umum cara menjawab soal reading comprehension TOEFL dengan baik dan tepat. Selain itu juga Mengenali berbagai pertanyaan yang sering diberikan pada soal reading comprehension TOEFL. Terimakasih semoga bermanfaat.

Follow Us On :
Lencana
Kongkow