Fungsi Musik Tradisional

Oleh : Rizki Mumpuni - 15 June 2022 11:00 WIB

Alat musik tradisional adalah suatu jenis alat musik yang menjadi objek tradisi sejak periode-periode leluhur dan masih eksis hingga saat ini sebagai sebuah warisan budaya.

Musik tradisional selalu identik dengan kelompok suku atau kebudayaan masyarakat tertentu. Mengingat Indonesia memiliki beragam budaya dari setiap daerah, maka tidak heran jika alat musik tradisional juga memiliki berbagai jenis.

Keanekaragaman jenis ini bukan hanya dari aspek perbedaan bentuknya semata, namun juga berbeda cara memainkan dan fungsinya. Nahh, pada artikel kali ini akan dibahas beberapa fungsi alat musik tradisional, diantaranya sebagai berikut:

Fungsi Musik Tradisional

Fungsi musik tradisional sangat beragam untuk kehidupan masyarakat. Mulai dari mengiringi tarian, sebagai hiburan, sebagai komunikasi, untuk upacara kebudayaan, hingga menjadi sarana mengekspresikan diri bagi seseorang.

1. Pengiring Tarian

Fungsi musik tradisional yang pertama yakni sebagai pengisi suasana dalam suatu adegan sendratari. Adanya musik tradisional  sebagai pengiring tentunya membuat suasana pementasan menjadi lebih hidup, sehingga adegan sendratari lebih menarik perhatian masyarakat. 

2. Sarana Komunikasi

Pada masyarakat tradisional Indonesia, beberapa alat musik dimainkan sebagai media untuk berkomunikasi secara massal. Bunyi yang dihasilkan dari alat musik memberikan pertanda khusus yang oleh masyarakat pendengarnya dapat dipahami sebagai sebuah pesan atau isyarat tertentu. Khususnya di lingkungan masyarakat pedesaan, fungsi ini tampaknya masih relevan di era sekarang. Umumnya, bunyi-bunyian itu memiliki pola ritme tertentu, dan menjadi tanda bagi anggota masyarakatnya atas suatu peristiwa atau kegiatan. Alat yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia adalah kentongan, bedug di masjid, dan lonceng di gereja.

Baca juga:

Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkannya

Ciri-ciri dan Jenis Musik Ansambel Beserta Contohnya

Alat Musik Ritmis beserta Contoh dan Cara Memainkannya

3. Sarana Pertunjukan dan Hiburan

Fungsi musik tradisional berikutnya yaitu sebagai sarana pertunjukan dan hiburan yang bersifat sosial maupun komersial. Musik merupakan salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan akibat rutinitas harian, serta sebagai sarana rekreasi dan ajang pertemuan dengan warga lainnya. 

4. Sarana Ekspresi diri dan Kreasi

Fungsi musik tradisional berikutnya yakni adalah sebagai sarana ekspresi diri dan kreasi. Bagi seniman, kemampuan untuk menyampaikan pesan lewat karya seni terutama permainan alat musik adalah tujuan yang paling penting.

Seniman mampu mengekspresikan gagasannya tentang asmara, keluarga, ketuhanan, kesakitan dan pesan moral lainnya lewat karya seni musik. Terlebih pada alat musik tradisional juga sangat lekat dengan hal-hal yang sifatnya tidak nampak namun diyakini keberadaannya.

5. Sarana Upacara Budaya

Fungsi musik tradisional berikutnya yaitu sebagai sarana upacara budaya atau ritual. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa musik memiliki hubungan yang erat dengan tradisi masyarakat. Musik di Indonesia, biasanya berkaitan erat dengan upacara-upacara kematian, perkawinan, kelahiran, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, bunyi yang dihasilkan oleh instrumen atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis.

6. Sarana Ekonomi

Fungsi musik tradisional yang terakhir adalah sebagai sarana ekonomi. Tak dapat dipungkiri, musik tradisional bisa menghasilkan pendapatan sambil tetap menikmati kepuasan batin. Menjadi pegiat alat musik tradisional bukan hanya dipandang sebagai aksi heroik untuk melestarikan kebudayaan, melainkan sekaligus menjadi ladang mata pencaharian lewat pentas-pentas seni. Terlebih di tengah gempuran beragam alat musik modern, memiliki kemampuan pada alat musik tradisional merupakan keunikan yang tidak banyak dimiliki orang lain.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :