Waspada, Irisan Lemon dalam Minuman Ternyata Berbahaya Lho! Ini Penjelasannya!

Oleh : Dimas Anugerah Wicaksono - 08 January 2018 10:40 WIB

Menu-menu seperti teh dan soda dengan potongan lemon di dalamnya  bisa kita temukan dengan mudah, terutama di berbagai restoran. Tapi siapa sangka, ternyata irisan buah lemon yang ada dalam minuman kita tmmengandung bakteri berbahaya lho. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Sekitar 70 persen  lemon di restoran mengandung bakteri

alt="Waspada, Irisan Lemon dalam Minuman Ternyata Berbahaya Lho!" src="https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180106/stained-glass-lemon-mike-sannwald-c5fa69053411c0484cced12d862dd336.jpg" style="width:400px" />

Sebuah studi yang diterbitkan Journal of Environmental Health pada 2007 menemukan minuman yang disajikan dengan lemon mengandung virus dan bakteri. Penelitian ini dilakukan pada 76 potongan lemon dari 21 restoran, dalam 43 kali kunjungan. Hasilnya menunjukkan 70 persen lemon tersebut mengandung mikroba, baik di kulit dan daging buah. Mikroba tersebut punya potensi menyebabkan efek buruk bagi kesehatan tubuh.

2. Sebenarnya, dari mana datangnya bakteri tersebut?

alt="Waspada, Irisan Lemon dalam Minuman Ternyata Berbahaya Lho!" src="https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180106/modernmomcom-2a2ddae8909ea6ddc5dbbf738456edf5.jpg" style="width:400px" />

Pada 2017, periset dari Universitas  Clemson meninjau kembali topik tersebut dan mengemukakan alasannya. Bakteri bisa menyebar lewat tangan atau talenannya yang tidak bersih. Seringkali staf atau bartender  menyentuh lemon dengan tangan kosong tanpa mencuci tangan sebelumnya. Mungkin kelihatan sepele, padahal secara tidak sadar bakteri tak tampak di tangan bisa berpindah ke lemon.

Hal ini diperparah ketika lemon dalam kondisi basah. Jika tangan yang terkontaminasi bakteri E.coli  menyentuh lemon basah, peluang penyebaran bakterinya adalah 100 persen. Sedangkan, dalam keadaan tangan dan buah kering, penyebarannya hanya 30 persen.

3. Waspada dengan higenitas restoran yang rendah

alt="Waspada, Irisan Lemon dalam Minuman Ternyata Berbahaya Lho!" src="https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180106/thesprucecom-a2a2a5e7012c0dea37b21ef189f2dd23.jpg" style="width:400px" />

Karena dituntut menyajikan minuman dalam waktu cepat, lemon biasanya langsung dipotong setelah dicuci, tanpa dikeringkan terlebih dahulu. Sepeti penjelasan sebelumnya, bakteri dan virus akan berpindah 100 persen ke lemon yang basah. Hal sama berlaku pada peralatan masak seperti pisau dan talenan yang digunakan bergantian dengan bahan lain tanpa dicuci sebelumnya.

4. Bakteri tetap bisa berkembang biak di minuman beralkohol

alt="Waspada, Irisan Lemon dalam Minuman Ternyata Berbahaya Lho!" src="https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20180106/hgtvcom-57d3149fa3aa60e830814be696e47e6d.jpeg" style="width:400px" />

Tak hanya berpindah, bakteri E.coli juga berkembang dalam waktu singkat. Studi lain menunjukkan kalau sebagian besar bakteri bisa bertahan dalam tequila 86 proof sekali pun, meski ada juga bakteri yang mati karena kandungan alkohol. Walau demikian, belum ada penelitian yang mengaitkan buah lemon dengan penyakit tertentu. Bukan berarti makan buah lemon yang terkontaminasi akan langsung membuatmu sakit. Jika sistem imun tubuhmu kuat, kemungkinan bisa melawan bakteri yang masuk.

Wah, tetap hati-hati ya, guys.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :