Mengenal Gejala dan Pengobatan Penyakit Sinusitis

Oleh : Bos Babecom - 20 March 2017 17:30 WIB

Sinusitis adalah peradangan pada selaput sinus. Sinus adalah ruang yang berisi udara di dalam tulang wajah yang terletak di sekitar hidung. Ketika sinus tersumbat dan penuh dengan cairan, maka kuman (bakteri, virus, dan jamur) akan berkembang dan menyebabkan infeksi. Sinus terhubung dengan bagian dalam hidung. Sinus terlapisi oleh sel-sel yang memproduksi lendir (mukus) yang disebut sebagai selaput lendir (membran mukosa). Selaput lendir berfungsi menjaga agar hidung tidak kering, membantu memerangkap kotoran dan bakteri yang masuk ketika bernapas.

Secara keseluruhan, ada empat pasang rongga sinus yang kita miliki dan seluruhnya terhubung dengan hidung. Sinusitis bukanlah penyakit yang dapat berdiri sendiri. Jadi, penyakit sinusitis akan muncul karena adanya pemicu dari penyakit lain. Salah satu penyakit yang paling sering memicu terjadinya sinusitis adalah flu. Pada saat Anda sedang terserang flu, virus penyebab flu juga bisa menyerang lapisan rongga sinus. Ketika hal ini terjadi, tubuh akan bereaksi dengan memproduksi lebih banyak lendir. Lendir yang terperangkap di dalam rongga sinus ini berisiko menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri dan kuman. Akibatnya, terjadi infeksi dan peradangan pada rongga sinus.

Gejala sinusitis yang biasanya terjadi adalah:

Pilek yang berlangsung lama. Biasanya penderita tidak menyadari dirinya terkena sinusitis, karena gejalanya sering didahului pilek yang berlangsung lama sehingga dianggap biasa.

  1.     Rasa nyeri di sekitar pipi, dahi, hidung, rahang atas dan telinga.
  2.     Kadang pendengaran berkurang dan badan meriang, sementara ingus terus mengalir.
  3.     Kehilangan nafsu makan dan indera penciuman menjadi lemah.
  4.     Bila sudah terjadi penumpukan cairan dalam rongga maka kepala menjadi sakit, terutama jika sedang menunduk.
  5.     Nyeri tekan di sekitar pipi, mata, dahi dan hidung, dapat juga disertai pembengkakan didaerah tersebut.

Penyebab sinusitis:

  •  Hidung tersumbat antara lain disebabkan oleh infeksi virus flu di saat tubuh kurang fit. Infeksi jamur dan infeksi bakteri juga dapat menyebabkan terjadinya sinusitis.
  •  Radang pada rongga hidung ini bisa juga disebabkan oleh cara membuang ingus yang salah. Ingus yang seharusnya keluar malah tersedot masuk ke rongga sehingga susah dikeluarkan.
  •  Kuman yang biasa menyerang adalah Streptococcus pneumoniae dan Haemo philus influenzae yang ditemukan hampir pada 70 % kasus.
  •  Dapat juga disebabkan oleh radang ditempat lain yang berdekatan misalnya radang tenggorokan, radang Amandel, radang pada gigi geraham atas, kadang juga disebabkan karena berenang, menyelam ,trauma tekanan udara.
  •  Alergi dapat memperberat penyakit ini, sehingga orang yang memang telah mengidap alergi akan lebih mudah terkena radang sinus ini.

Komplikasi yang mungkin terjadi disebabkan oleh sinusitis:
*. Dapat menyebabkan berbagai masalah penglihatan
*. Memiliki resiko lebih tinggi terkena osteomyelitis
*. Menyebabkan otitis media kronis, yaiu suatu infeksi telinga di bagian tengah

Yang harus dilakukan jika terkena sinusitis?

  1.     Pemberian antibiotik, untuk mengobati infeksi yang terjadi.
  2.     Tinggal di lingkungan udara yang bersih.
  3.     Antihistamin, decongestan hidung, semprotan hidung menggunakan larutan garam
  4.     Ibuprofen untuk mengobati nyeri
  5.     Kompres hangat dengan memakai handuk untuk mengurangi nyeri di sekitar wajah.
  6.     Manfaatkan dengan air panas. Saat mandi, gunakan shower air hangat, usap dahi, hidung, dan dagu dengan waslap yang dibasahi air panas, agar lubang hidung terbuka lebar. Rongga hidung yang kering lebih mudah terinfeksi daripada yang basah.

Jadi, konsumsilah makanan bergizi serta vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh. Mulailah rajin berolahraga, karena tubuh yang sehat tidak akan mudah terinfeksi virus penyakit.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :