Pasien Bisa Terkena Lebih dari Satu Penyakit Autoimun

Oleh : UAO - 26 November 2021 09:00 WIB

Penyakit yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh, dan saat ini belum ada obat yang tepat adalah Penyakit Autoimun. Ketika seseorang mengidap satu penyakit autoimun, tidak menutup kemungkinan terkena penyakit autoimun lainnya. Berbagai penyakit autoimun lain, misalnya sindroma sjogren (yang menyebabkan kerusakan mata dan gigi), lupus, dan rheumatoid arthritis (nyeri dan kaku pada jari tangan).

"Kalau ditanya, apakah seseorang yang sudah mengidap satu penyakit autoimun bisa kena penyakit autoimun lain? Jawabannya bisa," jelas dokter spesialis penyakit dalam konsultan Imam Subekti saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, ditulis Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Gangguan Imun, Salah Satu Penyebab Utama Keguguran

Imam mencontohkan, apabila seseorang punya riwayat vitiligo, dia bisa saja kena penyakit Graves. Vitiligo adalah penyakit yang menyebabkan hilangnya warna kulit menjadi bercak. Sementara, Graves merupakan penyakit karena gangguan sistem kekebalan tubuh. Kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid berlebihan, yang memicu timbulnya hipertiroid.

Meski begitu, antara penyakit autoimun yang satu dengan yang lain tidak saling berhubungan. Jadi, bukan berarti vitiligo akan berujung pada timbulnya penyakit Graves.

Baca juga: Dapat Turunkan Imun Tubuh, Hindari 7 Asupan Ini Agar Tak Mudah Sakit

"Tetapi tidak berhubungan antara penyakit autoimun yang satu dengan lainnya. Karena yang namanya penyakit autoimun itu terjadi akibat kegagalan tubuh mengenali sel imunitas tubuhnya sendiri," ungkap Imam yang sehari-hari praktik di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Penyakit autoimun terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh sendiri. Sistem kekebalan tubuh menganggap sel sehat sebagai benda asing sehingga menyerang sel-sel sehat tersebut.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :