Lari Itu Tidak Boleh Asal, Ketahui Teknik Lari Yang Benar

Oleh : Rizki Mumpuni - 09 July 2020 11:30 WIB

Belakangan ini olahraga lari menjadi semakin hits dikalangan masyarakan Indonesia, bahkan dunia. Orang mungkin berfikir lari itu mudah tapi ternyata lari bukan hanya sekadar mengangkat kaki dan melayangkannya di udara lho. Perlu tahu teknik lari yang benar agar lari menjadi optimal dan tidak cedera setelahnya.

Kita semua tahu bahwa lari sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Secara intensitas, olahraga ini termasuk ke dalam olahraga dengan intensitas sedang hingga berat (tergantung dari jarak tempuh dan kecepatannya).

Untuk mereka yang sudah mengetahui tips dan trik latihan dengan baik dan tidak memiliki cedera dianjurkan untuk berlari dengan jarak dan kecepatan yang bervariasi, agar bisa meningkatkan kebugaran serta kinerja fungsional tubuh secara keseluruhan.

Olahraga lari itu memang terlihat gampang, namun kalau kamu salah dalam teknik berlari bisa-bisa kaki kamu teruhannya…

Berlari dengan koordinasi gerak yang baik akan dapat menghemat banyak tenaga dan juga terhindar dari cedera. Namun, masih banyak yang belum tahu cara berlari yang benar. Agar bisa berlari dengan benar, kamu perlu mengetahui postur dan teknik yang baik.

Berikut Teknik Lari yang Benar – Yang Perlu Kamu Perhatikan!

  1. Badan harus rileks, tidak kaku, dan sedikit condong ke depan.
  2. Pandangan lurus ke depan.
  3. Ayunkan lengan dengan rileks secara terus-menerus (lengan ditekuk 90 derajat dan mengayun santai di samping tubuh).
  4. Atur irama dan panjang langkah agar tepat dan teratur (tidak terlalu pendek dan tidak memanjangkan langkah).
  5. Saat mendarat, mendaratlah dengan bola kaki atau telapak bagian tengah agak ke depan, jangan mendarat dengan tumit kaki.
  6. Hindari menekan langkah yang terlalu keras ke tanah (vertikal). Tetatpi sebaiknya, melangkah seolah-olah mendorong ke depan (propulsive).

Teknik lari yang baik memang tidak akan bisa langsung terbentuk. Perlu latihan khusus dan rutin untuk pembentukan postur tubuh agar menjadi lebih baik sehingga secara otomatis bisa berlari dengan teknik yang benar. Otot pinggang dan perut yang kuat adalah modal utama agar tubuh dapat berdiri tegak atau tidak bungkuk. Selain  itu juga dibutuhkan penguatan untuk tungkai dan lengan agar tubuh menjadi proporsional.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :