Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Oleh : UAO - 08 March 2019 10:00 WIB

Pergaulan bebas kini hari tengah marak terjadi. Pergaulan bebas sendiri memiliki beragam dampak buruk yang negatif yang dapat membuat seseorang terjerumus semakin dalam padanya. Pergaulan bebas dapat terjadi akibat beberapa faktor seperti kurangnya perhatian dari orang tua, rasa kecewa yang dalam, ajakan teman serta keinginan untuk coba-coba yang begitu besar. Dampak pergaulan bebas, bukan hanya pada diri sendiri melainkan juga berdampak pada orang tua serta masyarakat sekitar.

Mengingat lingkungan di luar keluarga menjadi salah satu penyebab pergaulan bebas yang paling banyak terjadi, tentu ada baiknya jika anda sebagai orang tua membatasi waktu keluar anak supaya tidak terlalu bebas dengan waktu luangnya.

Berikut ini cara menghindari pergaulan bebas :

1. Hindari lingkungan yang buruk

Lingkungan merupakan area bersosialisasi setelah keluarga. Ketika lingkungan yang digunakan untuk bersosialisasi bukanlah lingkungan yang baik, maka perilaku menyimpang dapat saja terjadi. Menjadi pekerjaan orang tualah untuk mendidik anaknya supaya dapat mengerti baik dan buruk suatu perilaku sejak dini. Namun terkadang karena kesibukan dari  orang tua maka anak yang tidak mendapat pengawasan dengan baik dan akhirnya banyak dari mereka yang terjerumus pada pergaulan bebas.

Banyak dari orang tua yang berdalih jika pekerjaan mereka adalah untuk kebutuhan anak juga. Hal ini memang dibenarkan namun ketika anak merasa diabaikan maka sebagai pelampiasannya, anak akan dengan mudah bergaul dengan pergaulan yang salah. Solusi yang tepat untuk hal ini tentu dapat dilakukan dengan cara membagi waktu antara pekerjaan dan waktu untuk mengurusi serta memperhatikan anak-anak dengan baik.

2. Batasi waktu keluar rumah

Waktu untuk bersosialisasi memang penting namun harus ada aturan dan batas-batasannya. Batasan dan aturan di dalam keluarga, harus dibicarakan dengan seluruh anggota keluarga agar nyaman satu dengan yang lain. Aturan yang dibuat tersebut dapat digunakan untuk membatasi ruang lingkup anak supaya tidak terjerumus pada pergaulan yang tidak sehat.

Terutama pada malam hari, sebaiknya anak tidak boleh keluar kecuali ada hal yang mendesak atau dapat pula dengan didampingi oleh orang tua. Tidak adaya batasan waktu, membuat seorang anak akan lebih bebas sehingga dampak dari pergaulan bebas pun tidak dapat dielakkan.

3. Isi waktu kosong

Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu yang kosong dengan kegiatan yang bersifat positif. Mengisi waktu kosong menghindarkan anda dari sikap bermalas-malasan atau bahkan pergi keluar untuk bergaul dengan mereka yang telah terjerumus.

Terutama bagi kalian yang masih remaja sikap bermalas-malasan serta banyak menghabiskan waktu di luar, akan membuang waktu secara percuma. Mengisi waktu luang dapat dilakukan dengan mengerjakan tugas, melakukan hobi atau bahkan mengumpulkan teman sebaya untuk diajak melakukan bakti sosial dan melakukan bebeberapa aktivitas yang dilakukan ketika bosan.

4. Tanamkan sikap positif

Menanamkan sifat positif harus dilakukan sejak dini. Perilaku yang baik tentu membuahkan hasil yang baik pula. Bagi seorang anak yang sejak awal telah mengenal sifat positif tentu akan dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Hal ini tentu akan lebih mudah bagi mereka untuk tidak terhindar dari pergaulan bebas. Tanamkan pada diri anak untuk melakukan banyak hal positif yang berguna bagi masa depannya dan bukan malah sebaliknya. Membiarkan anak terlalu bebas dengan waktu luangnya tanpa adanya bimbingan dapat membuat seorang anak menggunakan waktu senggangnya untuk melakukan beragam hal yang berdampak buruk.

5. Larangan pacaran

Pada dasarnya seorang anak mudah merasa penasaran dengan hal-hal baru di sekitar mereka termasuk di dalamnya adalah pacaran. Pacaran memiliki banyak sekali dampak buruk bagi seseorang terutama bagi mereka yang masih muda. Pacaran memiliki banyak dampak negatif yang dapat menyebabkan seseorang terjerumus pada seks bebas atau beragam gangguan yang lain seperti prestasi belajar yang menurun serta banyak menghabiskan waktu untuk sang pacar sehingga menjadi kurang produktif di usia mudanya.Sebagai orang tua tentu mendidik anak-anaknya dengan hal baik merupakan hal yang harus dilakukan.

Orang tua harus dapat memberi tahu secara jelas dan gamblang pada anak-anak mana yang salah dan mana yang benar. Memberi tahu dampak buruk pacaran dan melarang mereka berpacaran sebelum benar-benar dewasa merupakan salah satu tugas orang tua yang harus dilakukan. Beragamnya pemberitaan media mengenai dampak buruk pacaran yang menyebabkan banyaknya seks bebas tentu dapat dijadikan sebagai salah satu contoh buruk mengapa pacaran dapat merusak masa depan serta kejiwaan anak.

Katakan pada anak anda jika seks bebas merupakan salah satu penyebab terjangkitnya penyakit AIDS yang hingga saat ini belum juga ditemukan obatnya. Selain itu seks bebas juga merupakan hal yang buruk dan dapat membuat seseorang merasa ketagihan jika sudah mencobanya sekali atau mungkin 2 kali. Walau tidak mesti terjadi seks bebas namun pacaran sendiri dapat meningkatkan terjadinya kehamilan di luar nikah.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :