9 Cara Belajar Kids Zaman Now, Yuk Terapkan!

Oleh : Nurul Marta - 05 January 2019 11:00 WIB
  1. Motivasi Belajar

Motivasi diri sendiri sangatlah penting, selain motivasi untuk diri sendiri ada pula motivasi dalam belajar yang harus diperhatikan oleh kids zaman now untuk memaksimalkan nilai yang diharapkan.

- Advertisement-

Motivasi belajar harus ditanamkan kepada pelajar agar tujuannya belajar tidak semata mata mendapatkan nilai saja, akan tetapi untuk cita-cita dimasa yang akan datang, kids zaman now yang merangkap sebagai pelajar harus meningkatkan rasa tanggung jawab dalam belajar dan menumbuhkan rasa percaya diri kids zaman now.

Yang diperlukan untuk memotivasi dalam belajar diantaranya :

  1. Niat

Niat untuk belajar sangatlah penting, tanpa ada niat yang kuat untuk memulai belajar guna meningkatkan dan konsisten dalam belajar jika tidak dimulai dari diri sendiri dalam melawan keinginan untuk bermain bersama teman memang tidak mudah.

  1. Konsentrasi

Dalam belajar dikelas maupun belajar sendiri diperlukan konsentrasi yang ekstra, selain untuk memahamai materi yang disampaikan oleh guru di kelas konsentrasi dalam belajar juga meningkatkan kualitas daya ingat murid dalam menyerap materi pelajaran yang telah disampaikan oleh guru.

  1. Target belajar yang diinginkan

Target belajar sangatlah penting untuk mengukur seberapa besar target yang telah dicapai usai belajar, jika target belajar masih belum tercapai secara tidak langsung ada yang salah dengan pola atau cara belajar yang telah dilaksanakan, sebagai seorang pelajar harus bisa merubah cara atau pola belajar ada dan memberikan kreasi pada pola belajar yang baru agar tidak mudah bosan.

  1. Kenali Tipe Belajar

Sebagai pelajar yang merangkap sebagai kids zaman now kadang kala masih belum bisa mengenali tipe belajar yang cocok. Berikut beberapa tipe belajar yang banyak digunakan dalam mengulang pelajaran, diantaranya :

  • Tipe belajar kinestetik

Yang dimaksud dengan tipe belajar kinestetik yaitu tipe belajar yang harus dengan melakukan sesuatu agar materi yang dibaca dapat disimpan pada saat ujian, selain itu, tipe belajar kinestetik terkadang harus menulis ulang materi yang telah dibaca agar tetap tersimpan didalam ingatannya.

  • Tipe belajar audio

Seseorang dengan tipe belajar audio jauh lebih mudah ketika mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru atau dosen secara lisan bahkan jika guru atau dosen tersebut memberikan materi seperti berceramah, semakin panjang memberikan materi makan tipe belajar ini akan lebih mudah memahami apa yang disampaikan, akan tetapi kelemahan dari tipe ini adalah jika guru atau dosen hanya memberikan materi dengan membaca buku saja maka tipe ini akan kesulitan untuk memahaminya.

  • Tipe belajar visual

Berbeda dengan tipe belajar audio, tipe belajar visual akan lebih mudah menangkap materi yang disampaikan oleh guru atau dosen dengan membaca buku, selain dari membaca buku tipe belajar ini akan lebih mudah dala memahami materi dengan menggunakan point-point dari materi, diagram, atau menggunakan gambar yang mudah diingat.

  • Tipe belajar kutu buku

Pelajar yang memiliki tipe belajar kutu buku lebih mudah dalam menerapkan materi dalam waktu sekali baca dan langsung menempel diingatannya, bahkan menurut tipe belajar ini jika materi yang dibaca dirasa masih  kurang banyak maka tipe ini akan berinisiatif untuk mencari referensi buku tambahan.

  • Tipe belajar bunglon

Tipe belajar bunglon ini lebih fleksibel dalam memahami materi yang disampaikan, karena dengan tipe belajar apapun materi yang telah disampaikan akan terus menempel diingatannya. Dan tidak memerlukan metode atau cara belajar khusus agar materi yang disampaikan oleh guru atau dosen dapat menempel diingatannya.

  1. Belajar secara berkelompok

Belajar berkelompok sering dilakukan oleh pelajar, baik tingkat SD, SMP atau MTs, SMK / SMA / Aliyah, bahkan di Perguruan Tinggi pun sering melakukan belajar kelompok, belajar kelompok minimal dilakukan oleh 2 orang atau lebih, tergantung jumlah siswa atau mahasiswa.

  1. Tempat belajar yang nyaman

Tempat belajar yang nyaman menjadi salah satu penunjang yang paling penting, karena jika tempat belajar tidak nyaman maka suasana hati pun akan mempengaruhi dalam menghafal pelajaran serta akan mempengaruhi hasil yang dicapai ketika mengikuti pelajaran ataupun ujian yang sedang dilaksanakan. Jika tempat belajar yang kondusif dan menunjang untuk bertahan lebih lama menghafal pelajaran maka hasil yang akan dicapai sesuai dengan harapan yang diinginkan

  1. Membuat cacatan

Dalam kegiatan belajar mengajar sangat diperlukan membuat catatan, cacatan kecil terdiri inti dari materi pelajaran, seminar, mata kuliah, dan lain sebagainya, catatan yang telah dibuat akan sangat bermanfaat ketika mengulang pelajaran dan mata kuliah yang telah disampaikan oleh guru atau dosen. Secara tidak langsung ketika sudah membuat cacatan akan lebih mudah untuk membaca ulang ketika akan mengikuti ujian.

  1. Jadwal Keseharian

Sebagai seorang kids zaman now yang merangkap sebagai pelajar sangatlah diperlukan untuk membuat jadwal keseharian yang digunakan sebagai acuan kapan harus belajar, bermain dengan teman dan bermain gadget, karena jika tidak membuat jadwal keseharian maka kegiatan dalam satu hari tidak memiliki kejelasan kapan harus selesai bermain, kapan waktunya mengulang pelajaran yang telah disampaikan, kapan waktunya istirahat, dan lain sebagainya.

  1. Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar

Banyak faktor yang mempengaruhi cara belajar kids zaman now, salah satu contoh faktor yang sering dilakukan yaitu belum bisa mengatur jadwal keseharian, jadwal keseharian yang dimaksud adalah mengatur antara jadwal untuk belajar dirumah, tempat bimbel, belajar kelompok bersama teman, dan jadwal untuk bermain bersama teman, bermain gadget dll. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan kids zaman now agar pola belajar tidak terganggu, diantaranya :

  1. Jasmani

Faktor jasmani yang dapat mempengarui belajar kids zaman now salah satunya kesehata, jika kekebalan tubuh sedang bermasalah secara tidak langsung pola belajar yang selama ini sudah berjalan maka akan terganggu untuk beberapa waktu, karena untuk mengembalikan kondisi fisik yang sedang sakit.

  1. Psikologi

Psikologi merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi belajar, karena kurangnya motivasi dari orang lain, selain itu, minat serta bakat yang tidak dikembangkan secara maksimal juga dapat mempengaruhi belajar.

2. Kelelahan

Faktor kelelahan dibagi menjadi dua bagian, yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani, cara yang paling mudah untuk menangani kelelahan jasmani adalah beristirahat sejenak untuk mengembalikan tenaga. Jika kelelahan rohani cara untuk menangani yaitu ambil air wudhu atau mengikuti pengajian.

  1. Evaluasi Hasil Belajar

Evaluasi hasil belajar sangatlah penting karena untuk mengetahui bagaimana cara belajar kita selama ini, apakah memberikan hasil yang memuaskan atau hasil yang kurang memuaskan, jika mendapatkan hasil yang kurang memuaskan maka ada yang salah dengan cara belajar kita selama ini, jika hasil yang kita terima sudah memuaskan maka cara belajar kita sudah baik dan alangkah lebih baik lagi jika cara belajar kita yang sudah ada lebih ditingkatkan lagi supaya memberikan hasil yang lebih maksimal dari sebelumnya.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :