Metamorfosis Bagi Makhluk Hidup

Oleh : Rizki Anugrah Ramadhan - 23 May 2019 14:00 WIB

Mempelajari mengenai makhluk hidup, setiap makhluk hidup tentunya mengalami proses perkembangan dan pertumbuhan dari bentuk yang sederhana sampai pada bentuk yang paling kompleks atau sampai pada bentuk yang sempurna. Tahapan - tahapan yang dilalui oleh makhluk hidup dari bentuk yang sederhana sampai pada bentuk yang kompleks atau sempurna ini pada umumnya dikenal dengan istilah metamorfosis. Di dalam catatan kali ini kita akan secara bersama - sama mempelajari mengenai hal - hal yang berhubungan dengan peristiwa atau proses metamorfosis yang dilakukan oleh makhluk hidup. Pada proses metamorfosis makhluk hidup memiliki tahapan - tahapan yang berbeda - beda setiap jenis makhluk hidup. Masing - masing tahap dari metamorfosis makhluk hidup, memiliki bentuk yang organ tubuh yang berbeda dari tahap yang satu dengan tahap yang lain. Untuk menambah pengetahuan kita mengenai proses metamorfosis yang dialami oleh makhluk hidup maka langsung saja kita bersama - sama mempelalajari mengenai apa - apa yang berkaitan dengan metamorfosis.

Metamorfosis ada juga yang mengenal dengan istilah metabola kedua istilah ini memiliki pengertian yang sama. Proses metamorfosis dapat diartiakan sebagai suatu bentuk proses perubahan bentuk baik struktur maupun fungsi dari organ - organ tubuh makhluk hidup. Proses metamorfosis ini pada umumnya dapat dialami oleh makhluk hidup yang tergolong binatang. Binatang yang mengalami metamorfosis ini diantaranya golongan serangga dan katak. Sebagai contohnya saja tahapan atau proses metamorfosis yang terjadi pada serangga seperti yang diperlihatkan pada gambar tahapan metamorfosis kupu - kupu di atas. Tahapan metamorfosis binatang serangga kupu - kupu di atas merupakan tahapan dari metamorfosis yang secara normal atau sempurna. Kupu merupakan salah satu jenis serangga yang mengalami proses metamorfosis secara sempurna.Mengetahui apa itu metamorfosis.

Pada gambar di atas diperlihatkan mengenai tahapan - tahapan yang dilakukan atau dilalui oleh makhluk hidup ketika mengalami metamorfosis secara normal atau sempurna. Proses metamorfosis yang berlangsung secara normal atau sempurna melakukan empat tahapan perkembangan seperti yang diperlihatkan pada gambar di atas. Keempat dari tahapan perkembangan makhluk hidup diantaranya antara lain dimulai tahap yang pertama adalah bentuk makhluk hidup sebagai telur. Telur merupakan tahapan pertama dari proses makhluk hidup yang mengalami metamorfosis. Setelah makhluk hidup dalam bentuk telur, maka telur tersebut selanjutnya mengalami proses penetasan yang mana menghasilkan makhluk hidup dalam bentuk muda yang dinamakan dengan larva. Larva merupakan bentuk termuda dari makhluk hidup dalam proses metamorfosis, dalam tahap larva ini makhluk hidup terus berusaha mengumpulkan energi untuk menuju ke tahap selanjutnya yakni tahap bentuk kepompong atau pupa. 

Dalam bentuk pupa atau kepompong merupakan masa istirahat atau bertapa dari makhluk hidup untuk menuju ke tahap atau bentuk yang sempurna yaitu bentuk dewasa. Setelah tahapan pupa atau kepompong usai maka tahapan selanjutnya adalah menjadi makhluk hidup bentuk yang sempurna yakni makhluk hidup dewasa dengan bentuk tubuh yang paling lengkap dari bentuk - bentuk sebelumnya.

Metamorfosis yang dialami oleh binatang serangga ini oleh para ahli digolongkan atau dibedakan menjadi tiga golongan jenis serangga. Tiga macam golongan serangga berdasarkan proses metamorfosis yang dialami diantaranya ametabola, hemimetabola, dan holometabola.Mengenai pemaparan penjelasan dari beberapa golongan dari serangga tersebut seperti yang diterangkan pada pemaparan berikut ini. Untuk mengetahui mengenai pemaparan maksud dari berbagai jenis atau golongan dari serangga yang telah dibedakan oleh para ahli silahkan menyimak beberapa pemaparan di bawah ini.

Baca Juga :

Pengertian Metamorfosis dan Metagenesis

Ciri-ciri Metamorfosis Sempurna dan Tidak Sempurna

Serangga ametabola, merupakan suatu jenis golongan serangga yang mana tidak mengalami proses metamorfosis dalam proses kehidupannya. Sebagai contoh serangga yang termasuk kedalam golongan jenis serangga yang tidak mengalami metamorfosis atau ametabola adalah serangga kutubuku. Proses yang dilalui oleh binatang serangga termasuk kedalam ametabola yaitu 

[1] telur serangga menetas, 

[2] serangga menjadi hewan kecil, 

[3] serangga berkembang menjadi serangga dewasa. Proses yang dialami oleh serangga ametabola tidak mengalami perubahan bentuk organ tubuh akan tetapi hanya mengalami perubahan ukuran bentuk tubuh.

Serangga hemimetabola, merupakan suatu bentuk kelompok atau golongan serangga yang mana mengalami proses metamorfosis akan tetapi metamorfosis yang dialami tidak sempurna. Contoh dari beberapa serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna diantaranya belalang, laron, dan capung. Beberapa contoh serangga tersebut mengalami metamorfosis tidak sempurna yang mana hanya mengalai tiga tahapan dalam metamorfosis. Tiga tahapan perkembangan yang dialami oleh serangga hemimetabola diantaranya 

[1] telur, 

[2] larva (nimpa), 

[3] imago atau dewasa. Serangga hemimetabola ini tidak mengalami tahapan pupa atau kepompong sehingga proses metamorfosis yang dialami tergolong sebagai metamorfosis tidak sempurna.

Serangga holometabola, merupakan jenis kelompok serangga yang mana mengalami proses metamorfosis sempurna. Beberapa jenis serangga yang tergolong ke dalam serangga holometabola diantaranya kupu - kupu, lalat, dan nyamuk. Serangga golongan ini mengalami metamorfosis sempurna yang mana mengalami empat tahapan perkembangan metamorfosis yaitu telur, larva, pupa (kepompong), dan imago. Serangga jenis holometabola mengalami empat tahapan perkembangan dalam metamorfosis sehingga jenis metamorfosis yang dialami termasuk jenis metamorfosis sempurna.

Beberapa pemaparan yang telah dituliskan di atas merupakan beberapa penjelasan mengenai proses metamorfosis yang terjadi pada binatang serangga. Peristiwa metamorfosis ini selain dialami oleh binatang serangga juga dialami oleh binatang bertulang belakang yaitu binatang yang tergolong amfibi atau binatang yang hidup dua alam. Binatang yang bisa hidup dua alam atau amfibi ini contohnya binatang katak. Binatan katak ini mengalami proses metamorfosis dalam proses perjalanan hidupnya. Ada pun tahap metamorfosis yang dialami oleh binatang katak diantaranya yaitu 

[1] Telur - telur katak yang berada di dalam air yang terbungkus oleh lendir berkembang menjadi larva; 

[2] Larva dari binatang katak dilengkapi dengan suatu bentuk alat hisap untuk menempel pada rumput air, insang luar, dan gigi parut yang dipergunakan untuk memarut lapisan bawah daun rumput air; 

[3] Insang luar yang dimiliki oleh larva katak berangsur - angsur menghilang kemudian muncul insang dalam; 

[4] Kaki depan dari katak tumbuh dan berangsur - angsur ekor dari larva katak menyusut mengehilang dan terbentuklah katak dewasa. Bentuk dewasa dari katak sudah tidak mempunyai ekor lagi dan juga jenis makanan dari katak dewasa juga sudah mengalami perubahan. Katak dalam bentuk dewasa ini merupakan pemakan hewan atau pemangsa dan juga alat pernapasannya berubah dari insang menjadi paru - paru.     

Demikianlah beberapa pemaparan sederhana mengenai proses metamorfosis yang dialami oleh beberapa makhluk hidup. Semoga beberapa informasi yang di tulis kali ini bisa memberikan manfaat dan bisa ikut andil dalam memberikan informasi kepada teman - teman pembaca semuanya mengenai hal - hal yang berhubungan dengan metamorfosis yang dialami oleh makhluk hidup. Terimakasih kepada teman - teman semua yang telah meluangkan waktunya untuk menyimak tulisan pada blog sederhana ini.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :