Hilangkan Stres dengan Mengunyah Permen Karet. Benarkah?

Oleh : Nurul Marta - 12 September 2018 08:47 WIB

Kebiasaan mengunyah permen karet ternyata membawa manfaat bagi kita, salah satunya dapat menghilangkan atau ketegangan. Tetapi berhati-hatilah di dalam mengkonsumsi terlalu banyak permen karet. Karena keseringan mengkonsumsi permen karet dapat mengganggu pencernaan, terutama di dalam penyerapan nutrisi pada bagian usus halus. Nah, keinginan untuk mengunyah seringkali diwujudkan dengan mengunyah permen karet. Sedangkan efek dari kunyakan ini dapat diyakini menurunkan ketegangan.

Ada juga permen karet yang diklaim dapat mengurangi nafsu makan. Permen karet ini bernama Diet-Burst Gum. Permen karet jenis ini ternyata di dalamnya mengandung slendesta, yaitu protein alami yang penggunaannya telah diizinkan oleh badan kesehatan di Eropa. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, disarankan untuk mengunyah empat permen karet selama 15 sampai 20 menit. Setelah itu, dapat dikatakan nafsu makan berkurang. Walaupun masih diragukan khasiatnya, tetapi permen karet jenis ini banyak dijual.

Disebuah penelitian yang dipublikasikan disebuah jurnal, yaitu jurnal NanoImpact, menunjukkan ada paparan kronis zat adiktif makanan yang umum ditemukan pada permen karet. Dari penelitian itu, zat adiktif dapat menurunkan kemampuan sel usus halus di dalam menyerap nutrisi dan juga bertindak sebagai penghalang untuk patogen. Adanya senyawa pada zat adiktif, yang dikenal sebagai titanium dioksida, memang tidak dapat dihindari ketika Anda mengkonsumsi permen karet. Ternyata senyawa ini juga terdapat pada pasta gigi dan bisa masuk kedalam saluran pencernaan. Penggunaan zat adiktif itu tidak akan bisa dihindari, sehingga pada orang yang mengkonsumsi permen karet terlalu banyak memang haruslah dibatasi.

Kalau memang terlalu sering mengunyah permen karet juga tidak baik, karena bisa membuat perut menjadi kembung dan akan ada perubahan struktur wajah. Oleh karena itu di dalam mengunyah permen karet dibatasi maksimal dua kali sehari. Zat adiktif yaitu titanium dioksida pada permen karet memang ada pada sebagian produk permen karet. Titanium dioksida menjadi pewarna putih atau buram pada permen karet. Oleh karena itu konsumen perlu melihat daftar isi pada permen karet sebelum dikonsumsi.

Memang, sih, konsumsi permen karet ada efek baik dan buruk yang ditimbulkan. Efek buruknya tentu pada zat adiktif yang ditambahkan, seperti titanium dioksida. Efek baiknya, konsumsi permen karet bisa digunakan untuk menghilangkan stres, senam muka, dan menghilangkan kotoran pada mulut. Permen karet direkomendasikan juga untuk mereka yang cenderung suka ngemil di luar jam makan utama. Dengan mengunyah, otak akan mengirimkan sinyal untuk menahan lapar.

Lebih baik memilih permen karet yang berbahan xilytol dan disarankan mengunyah permen karet dua kali sehari saja. Hentikan mengunyah permen karet setelah 15 menit.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :