Sudahkah Anda Menyiapkan Kebutuhan Idul Adha?

Oleh : Rizki Anugrah Ramadhan - 06 August 2018 09:20 WIB

Hari Raya Idul Adha tahun ini jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. Berarti sekitar dua minggu lagi umat Muslim merayakan kemenangan dengan berkurban dan melaksanakan kegiatan ibadah lainnya. Idul Adha memang identik dengan membeli hewan kurban sebagai perwujudan ibadah umat Muslim.

Di samping membeli hewan kurban berupa sapi atau kambing, umat Muslim juga kerap menjalankan ibadah Haji menjelang Idul Adha. Lantas, apa saja kebutuhan umat Muslim menjelang perayaan idul Adha dan berapakah biaya yang harus dipersiapkan?

Berikut perincian biayanya,

1. Hewan Qurban

alt="Doc : tangerangrayaonline.com" src="https://www.aturduit.com/articles/wp-content/uploads/2016/08/hewan-qurban-tangerangrayaonline.com_-800x533.jpg" style="height:267px; width:400px" />

Kebutuhan Idul Adha yang utama dan wajib dipersiapkan adalah membeli hewan qurban. Berqurban memang disarankan bagi umat Muslim yang mampu dan mapan dalam hal ekonomi. Sebab, saat Idul Adha umat Islam merayakan hari raya qurban.  Dengan membeli hewan qurban umat Muslim memperoleh sejumlah manfaat serta hikmah antara lain mensyukuri berkat Tuhan dan memberkati sesamanya yang kurang mampu, memotivasi untuk lebih bekerja keras agar bisa berqurban di setiap Idul Adha dan lainnya.

Apabila tahun ini Anda sudah bertekad mau berqurban sapi atau kambing, ketahui dahulu berapa biaya hewan qurban tersebut tahun ini.

Dilansir dari beberapa sumber, harga hewan qurban tahun ini merangkak naik. Misalnya, saja harga sapiberusia satu sampai satu setengah tahun melonjak dari Rp 17 juta menjadi Rp 18 juta. Sementara usia dua tahun berkualitas super dibanderol dengan harga Rp 24 juta. Bila Anda berniat membeli kambing qurban tahun ini, biaya yang harus disiapkan adalah Rp 1,6 juta untuk kambing biasa dan 4 jutaan untuk kambing premium.

Berikut daftar harga hewan qurban tahun ini,

Jenis Hewan Berat Harga
Sapi 210-250 kg Rp 13.950.000
  260-275 kg Rp 15.300.000
  280-300 kg Rp 16.800.000
  310-330 kg Rp 17.500.000
  335-375 kg Rp 20.700.000
  380-400 kg Rp 23.600.000
Domba 25-30 kg Rp 2.050.000
  30-35 kg Rp 2.500.000
  35-40 kg Rp 2.850.000
Kambing 35 kg Rp 2.500.000
  40 kg Rp 2.850.000

2. Naik haji

alt="Doc : hipwee.com" src="https://www.aturduit.com/articles/wp-content/uploads/2016/08/naik-haji-hipwee.com_-800x449.jpg" style="height:225px; width:400px" />

Menjelang perayaan Idul Adha, umat Muslim juga sibuk mempersiapkan penyelenggaran ibadah haji. Ibadah haji ini biasanya dilaksanakan sebelum perayaan Idul Adha. Dan sudah jadi rahasia umum bahwa biaya naik haji di Indonesia cukup menguras kantong. Meski demikian, kabar gembira menghampiri jamaah haji karena tahun ini biaya haji mengalami penurunan seperti yang disampaikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tahun ini pemerintah menyepakati rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 34.641.304 atau setara dengan US$ 2.585 per jamaah. Terjadi penurunan biaya sebesar US$ 132 per jamaah.

Umumnya biaya untuk naik haji ini sudah dipersiapkan calon jamaah beberapa tahun sebelum keberangkatan. Hal ini karena biaya ibadah haji cukup menguras tabungan, bahkan tak jarang para calon jamaah sampai berinvestasi agar memperoleh cukup dana ketika mendaftar ibadah haji.

Apabila tahun ini Anda berencana mendaftar haji, berikut biaya yang harus Anda sediakan dan harganya berbeda-beda tiap embarkasi atau daerah pengangkutan:

Embarkasi Harga
Aceh Rp 31.117.461
Medan Rp 31.672.827
Batam Rp 32.113.606
Padang Rp 32.519.099
Palembang Rp 32.537.702
Jakarta Rp 34.127.046
Solo Rp 34.841.414
Surabaya Rp 34.941.414
Banjarmasin Rp 37.583.508
Balikpapan Rp 37.583.508
Makassar Rp 38.905.808
Lombok Rp 37.728.961

Biaya di atas sudah mencakup biaya penerbangan haji, biaya hidup, pemondokan di Mekah. Calon jamaah haji harus mendaftar kemudian mentransfer ke rekening bank yang ditunjuk oleh Kementerian Agama. Dengan mengetahui biaya keberangkatan haji, Anda akan lebih sigap menyiapkan kebutuhan serta tabungan untuk mengamalkan ibadah Anda.

3. Syukuran atau selamatan

alt="Doc : beritadaerah.co.id" src="https://www.aturduit.com/articles/wp-content/uploads/2016/08/syukuran-beritadaerah.co_.id_-800x517.jpg" style="height:259px; width:400px" />

Acara syukuran atau selamatan ini umumnya diselenggarakan sebelum keberangkatan haji. Acara syukuran ini lebih mengacu pada rasa syukur atau terima kasih calon jamaah haji karena bisa berangkat haji disertai juga dengan berdoa bersama. Sebenarnya acara ini bukan suatu kewajiban karena merogoh kocek cukup besar juga. Hal ini disebabkan Anda akan mengundang tamu dalam jumlah banyak ketika mengadakan syukuran atau selamatan.

Oleh karena itu, pastikan dahulu berapa jumlah tamu undangan. Barulah menysuun bujet untuk membeli makanan. Akan lebih ekonomis dan praktis apabila menyediakan hidangan secara prasmanan. Acara yang sifatnya syukuran ini sebaiknya dibuat sesederhana mungkin, mengingat tujuannya untuk beribadah bukan pesta. Untuk mengadakan syukuran atau selamatan bisa menyiapkan dana minimal Rp 5-10 juta jika mengundang 50 orang.

4. Nafkah dan kebutuhan keluarga

alt="Doc : b2bnn.com" src="https://www.aturduit.com/articles/wp-content/uploads/2016/08/memberi-nafkah-b2bnn.com_-800x533.jpg" style="height:267px; width:400px" />

Menjalankan ibadah haji selama 30 hari membuat Anda harus meninggalkan keluarga di tanah air. Apabila Idul Adha tahun ini Anda memperoleh kesempatan pergi haji maka Anda harus memberi nafkah kepada mereka untuk membeli kebutuhan bulanan. Jika Anda adalah pencari nafkah dalam keluarga, siapkan anggaran bulanan. Sebaiknya Anda menyiapkan sebesar dua bulan anggaran atau lebih untuk dana darurat.

Kebutuhan Idul Adha setiap keluarga berbeda-beda. Ada yang bsia berqurban dan ada yang tidak. Meski demikian menjelang perayaan Idul Adha, umat Muslim akan berbenah menyiapkan hati dan pikiran agar khusyuk beribadah.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :