Home » Kongkow » Olahraga » Pelatih Timnas Italia dan Menteri Kesehatan Adu Mulut Gara-gara COVID-19

Pelatih Timnas Italia dan Menteri Kesehatan Adu Mulut Gara-gara COVID-19

- Rabu, 07 Oktober 2020 | 10:14 WIB
Pelatih Timnas Italia dan Menteri Kesehatan Adu Mulut Gara-gara COVID-19

PELATIH Timnas Italia Roberto Mancini dan Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza, terlibat adu mulut di media.

Mancini merasa tersinggung dengan pernyataan Menkes yang mengatakan prioritas sekarang adalah sekolah, bukan stadion. Prioritas dalam hal ini adalah kembalinya aktivitas tatap muka di sekolah.

Adu argumen ini dipicu gagalnya pertandingan bigmatch antara Juventus melawan Napoli, Minggu kemarin.

Skuat Napoli tidak boleh keluar dari markasnya oleh otoritas kesehatan lokal. Karena ada 2 pemain positif COVID-19.

Tapi protokol kesehatan Serie A Italia menyatakan, kalau sebuah tim masih punya 13 pemain, termasuk kiper, maka tetap harus memenuhi jadwal pertandingan.

Sekarang sengketa itu masih jadi kasus di pengadilan. Mungkin segera diputuskan. Napoli WO atau tidak.

"Kita harus memfokuskan energi kepada banyak hal penting. Prioritasnya adalah sekolah, bukan stadion," kata Menteri Speranza.

"Kami tidak bisa mengambil risiko hanya untuk membiarkan ribuan orang kembali ke arena," ia menambahkan.

Sontak, Roberto Mancini seperti diguyur bensin. Pasalnya ia punya kepentingan juga karena Timnas Italia akan bermain di Nations League, beberapa hari lagi. 

Ada keinginan pula saat Italia bermain di kandang, maka stadion boleh dihadiri penonton. Walaupun hanya setengah dari kapasitas.

"Penting untuk berpikir sebelum bicara. Setiap orang berhak berolahraga, sama seperti hak mereka sekolah," kata Roberto Mancini.

"Ini adalah bagian penting dari masyarakat. Sama seperti pendidikan dan pekerjaan."

"Olahraga dipraktekkan jutaan orang Italia."

"Saya tetap mendukung kembali pembukaan sebagian stadion, yang telah dilakukan banyak orang di Eropa."

"Saat kami bermain di Polandia nanti, kami akan disambut 25 ribu penonton di stadion. Dan, saya sangat senang akan hal itu."*

Sumber : .
Cari Artikel Lainnya