Home » Materi » Fotografi » Kuota Belajar Kemendikbud untuk Aplikasi Apa Saja?

Kuota Belajar Kemendikbud untuk Aplikasi Apa Saja?

- Jumat, 23 Oktober 2020 | 09:00 WIB
Kuota Belajar Kemendikbud untuk Aplikasi Apa Saja?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai menyalurkan kuota belajar gratis bagi siswa, mahasiswa, guru, dan dosen pada hari ini, Kamis (22/10/2020). Kuota tersebut akan disalurkan ke nomor-nomor yang telah terdaftar di aplikasi Dapodik dan PDDikti.

Menurut Kepala Biro Humas dan Kerjasama Kemendikbud Evy Mulyani penyaluran kuota belajar akan dilakukan sesuai jadwal. Adapun, kuota tahap pertama dijadwalkan pada 22-23 Oktober dan tahap dua pada 28-30 Oktober.

"Penyaluran bantuan kuota data internet periode Oktober direncanakan dilaksanakan sesuai dengan Persesjen (Peraturan Sekretaris Jenderal) tersebut. Tentunya, berbagai persiapan teknis telah dan sedang dilaksanakan," jelas dia dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (21/10).

Bantuan kuota data internet merupakan bantuan yang diberikan Kemendikbud kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen berupa kuota internet seluler dengan tujuan untuk menunjang pelaksanaan belajar dari rumah pada masa pandemi COVID-19.

Bantuan kuota data internet seluler tersebut terdiri atas Kuota Umum dan Kuota Belajar. Kuota Umum dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi. Sementara Kuota Belajar hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran.

Lantas, kuota belajar untuk aplikasi apa saja? Berikut daftarnya:

Aplikasi yang bisa diakses kuota belajar

- Aplikasi dan website Aminin
- Aplikasi dan website Ayoblajar
- Aplikasi dan website Bahaso
- Aplikasi dan website Birru
- Aplikasi dan website Cakap
- Aplikasi dan website Duolingo
- Aplikasi dan website Edmodo
- Aplikasi dan website Eduka system
- Aplikasi dan website Ganeca digital
- Aplikasi dan website Google Classroom
- Aplikasi dan website Kipin School 4.0
- Aplikasi dan website Microsoft Education
- Aplikasi dan website Quipper
- Aplikasi dan website Ruangguru
- Aplikasi dan website Rumah Belajar
- Aplikasi dan website Sekolah.Mu
- Aplikasi dan website Udemy
- Aplikasi dan website Zenius
- Aplikasi WhatsApp

Video Conference yang bisa diakses kuota belajar

- Cisco Webex
- Google Meet
- Microsoft Teams
- U Meet Me
- Zoom

Website yang bisa diakses kuota belajar

- aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital
- bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id
- bse.kemdikbud.go.id
- buku.kemdikbud.go.id
- cambridgeenglish.org
- elearning.gurudaringmilenial.id
- guruberbagi.kemdikbud.go.id
- icando.co.id
- indihomestudy.com
- infomedia.co.id
- kelaspintar.id
- lms.seamolec.org
- mejakita.com
- melajah.id
- pijarmahir.id
- pijarsekolah.id
- rumahbelajar.id
- setara.kemdikbud.go.id
- suaraedukasi.kemdikbud.go.id
- tve.kemdikbud.go.id
- www.indonesiax.co.id
- www.wekiddo.com

Website Kampus yang bisa diakses kuota belajar

Tercatat sekitar 401 website kampus bisa diakses dengan menggunakan kuota belajar ini. Adapun, contoh website kampus yang bisa diakses adalah Akademi Akuntansi YAI Jakarta, Akademi Bahasa Asing Bina Insan Indonesia, dan Akademi Kebidanan RSPAD Gatot Soebroto.

Sementara itu, rincian kuota belajar yang bisa diterima siswa, guru, mahasiswa, dan dosen sebagai berikut:

Peserta Didik Jenjang PAUD (20 GB per bulan)
- 5 GB Kuota Umum
- 15 GB Kuota Belajar

Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (35 GB per bulan)
- 5 GB Kuota Umum
- 30 GB Kuota Belajar

Guru Jenjang PAUD dan Pendidikan Dasar dan Menengah (42 GB per bulan)
- 5 GB Kuota Umum
- 37 GB Kuota Belajar

Dosen dan Mahasiswa (50 GB per bulan)
- 5 GB Kuota Umum
- 45 GB Kuota Belajar

Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama dan kedua berlaku selama 30 hari terhitung sejak kuota data internet diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik. Sementara untuk bulan ketiga dan keempat berlaku selama 75 hari sejak diterima.

Cari Artikel Lainnya