Bunga Tabungan dan Pajak Beserta Contoh Soal

Oleh : UAO - 27 May 2022 08:00 WIB

A. Cara menghitung Bunga Tunggal

Bunga tabungan dihitung berdasarkan persen nilai. Bunga tabungan dihitung secara periodik, misalnya sebulan sekali atau setahun sekali. Ada dua jenis bunga tabungan, yaitu bunga tunggal dan bunga majemuk. Bunga tunggal adalah bunga yang dihitung hanya berdasarkan besarnya modal saja, sedangkan  bunga majemuk adalah bunga yang dihitung berdasarkan besarnya modal dan bunga.

Pada pembahasan ini kita hanya akan mempelajari mengenai bunga tunggal.

Rumus Bunga Tunggal:

Jika modal sebesar M ditabung dengan bunga b % setahun, maka besarnya bunga tunggal (B) dirumuskan sebagai berikut.

a. Setelah t tahun, besarnya bunga:

b. Setelah t bulan, besarnya bunga:

c. Setelah t hari (satu tahun adalah 365 hari), besarnya bunga:

Keterangan :
B = Besar bunga
M = Modal (Uang Awal)
b = Persentase bunga
t = waktu (lama menabung atau meminjam)

Contoh Soal 1

Dina menabung di bank sebesar Rp.2.000.000,00 dengan suku bunga tunggal 6% pertahun. Pada saat diambil uang Dina menjadi Rp.2.080.000,00. Lama Dina menabung adalah ….

A. 6 bulan

B. 7 bulan

C. 8 bulan

D. 9 bulan

Penyelesaian:

Pertama yang dicari adalah bunga tabungan yang didapatkan oleh Dina selama menabung.

Bunga = tabungan akhir – tabungan awal

Bunga = 2.080.000 – 2.000.000

Bunga = 80.000

Dengan rumus bunga tunggal, didapat:

Besar Bunga = t . b . M

80.000 = t . 6% . 2.000.000

80.000 = t . (6/100) . 2.000.000

8 = 12t

t = 8/12 tahun = 8 bulan

Contoh soal 2

Anto menabung di bank A sebesar Rp 200.000,00 dengan bunga tunggal 12 % per tahun. Ani menabung di bank B sebesar Rp 250.000,00 dengan bunga tunggal 10% per tahun. Setelah 6 bulan, mereka mengambil uangnya. Berapakah selisih bunga uang mereka?

Penyelesaian

Diketahui:
Anto menabung di bang A (M1) = Rp. 200.000,-
b1= 12%/thn
Ani Menambung di bank B (M2) = Rp. 250.000
b2=10%
lama menabung (t) = 6 bln

Ditanya: selisih uang Anto dan Ani setelah 6 bulan?

Jawab:

Bunga Uang Anto (B1)

B1 = M1 x (12%) x (6:12)

B1 = 200.000 x 0,12 x 0,5

B1 = 12.000

Besar bunga tabungan Anto = Rp. 12.000,-

Jadi besar Uang Anto setelah 6 bulan adalah Rp. 200.000 + Rp. 12.000 = Rp. 212.000,-

Bunga Uang Ani (B2)

B1 = M2 x (10%) x (6:12)

B2 = 250.000 x 0,1 x 0,5

B1 = 12.500

Besar bunga tabungan Ani = Rp. 12.500

Jadi Besar Uang Ani setelah 6 bulan adalah Rp. 250.000 + Rp. 12.500 = Rp. 262.500,-

Sehingga selisih uang mereka adalah Rp. 262.500 – Rp. 212.000 = Rp. 50.500,-

Contoh Soal 3

Sebuah bank menerapkan suku bunga 8% pertahun. Setelah 2½ tahun, tabungan Budi di bank tersebut Rp. 3.000.000. Tabungan awal Budi adalah . . .

Penyelesaian:

Misalkan,

Tabungan awal = M

Persentase = p

Tahun = a

Gunakan rumus bunga tunggal

Bunga = t . p . M

Bunga = 2½ . 8% . M

Bunga = (5/2) . 8% . M

Bunga = 20M%

Bunga = 20M/100

Bunga = M/5

Lalu mencari besar tabungan awal dengan cara

Tabungan akhir = bunga + M

3.000.000 = (M/5) + M

3.000.000 = (M/5) + (5M/5)

3.000.000 = 6M/5

M = 3.000.000 . 5/6

M = 2.500.000

 

B. Cara menghitung besarnya Pajak

Dalam menghitung pajak tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Dimana, cara menghitung pajak, baik PPh dan PPN tersebut dapat menggunakan rumus sebagai berikut :

PPh = %PPh x penghasilan kotor

Penghasilan Bersih = Penghasilan Kotor – PPh

Dan

PPN = %PPN x Harga Barang Awal

Harga Barang Akhir = Harga Barang Awal + PPN

Contoh Soal 

Rima bersama Irma pergi ke sebuah restoran. Restoran tersebut mengenakan biaya PPN sebesar 10% untuk setiap makanan dan minuman yang dipesan. Jika total pesanan mereka adalah Rp.385.000 maka berapakah total harga yang harus mereka bayar?

Penyelesaian:

PPN  = 10% x harga beli

PPN  = 10% x Rp.385.000

PPN  = Rp38.500

Total harga pembelian  = 385.000 + 38.500 = 423.500

Jadi, total harga yang harus mereka bayar adalah sebesar Rp423.500

Demikian pembahasan mengenai Bunga Tabungan dan Pajak Beserta Contoh Soal ya otakers. Terima kasih sudah berkunjung dan semoga sengan artikel ini kalian dapat memahami materinya yah.

Tag

Artikel Terkait

Kuis Terkait

Video Terkait

Cari materi lainnya :