Home » Kongkow » Biologi » Struktur dan Fungsi Diafragma

Struktur dan Fungsi Diafragma

- Selasa, 13 Juli 2021 | 11:00 WIB
Struktur dan Fungsi Diafragma

Diafragma adalah sekat yang membatasi rongga perut dengan rongga dada. Untuk mendapatkan jumlah oksigen yang maksimal ketika menarik napas, tubuh akan menggunakan otot-otot pernapasan termasuk diafragma. Diafragma (thoracic diaphragm) merupakan otot yang berada pada bagian dasar internal skeletal yang berperan dalam proses pernafasan.

Diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dengan organ perut (lambung, usus, limpa, dan hati). Tubuh tergantung pada kontraksi dan pergerakan diafragma agar pernapasan dapat berfungsi dengan normal. Ketika diafragma berkontraksi volume rongga dada membesar dan udara masuk ke paru-paru. Sedangkan, ketika diafragma berelaksasi, volume paru-paru mengecil dan menghembuskan udara.

Tubuh memiliki beberapa macam diafragma, antara lain diafragma thoraks (diafragma dada), diafragma urogenital, diafragma panggul dan diafragma mata.

Fungsi Diafragma

Selain berguna dalam fungsi pernapasan, diafragma juga memiliki beberapa fungsi lain diantaranya yaitu:

  • Fungsi non-pernapasan, diantaranya untuk membantu mengeluarkan muntah, feses, urin serta kegiatan lain yang membutuhkan peningkatan tekanan bagian rongga perut.

  • Diafragma bisa mencegah mengalirnya cairan asam dari lambung ke esofagus dan kerongkongan.

  • Kontraksi diafragma secara tiba-tiba dapat menyebabkan fenomena yang disebut cegukan. Cegukan merupakan hasil dari pita suara semakin menutup karena banyaknya udara yang masuk ke paru. Cegukan tidak berbahaya bagi tubuh dan hanya bersifat sementara.

Struktur Diafragma

Diafragma merupakan sekat otot berserat yang memiliki bentuk seperti kubah. Permukaan atas diafragma berbentuk cembung pada rongga dada dan berbentuk cekung pada permukaan bawah rongga perut. Karena terdiri dari jaringan otot maka diafragma dapat melakukan kontraksi dan relaksasi. Diafragma tersusun atas otot lurik atau otot rangka sehingga pergerakannya bisa disadari (volunter). Saraf yang mengatur pergerakan diafragma adalah saraf frenikus.


https://depositphotos.com/stock-photos/diafragma.html

Diafragma memiliki beberapa lubang yang berfungsi sebagai tempat lewatnya organ penting dari bagian dada ke bagian perut. Berikiga lubang utama yang ada pada diafragma, diantaranya yaitu:

a. Lubang Aortic, yakni lubang diafragma yang dilewati oleh Aorta.

b. Lubang Esophageal, yakni lubang diafragma yang dilewati oleh esofagus.

c. Lubang Caval, yakni lubang diafragma yang dilewati oleh vena kava inferior.

Cara Kerja Diafragma dalam Proses Pernapasan

Ketika menarik napas, otot-otot pernapasan di rongga dada mengembang dan diafragma akan berkontraksi menjadi lebih datar. Ini memudahkan udara atau oksigen bergerak masuk menuju paru-paru karena tekanan rongga dada turun mendadak. Sedangkan ketika mengembuskan napas, diafragma akan mengendur hingga membuat ukuran paru-paru turut mengecil. Tekanan udara dalam rongga dada meningkat dan udara mengalir keluar.

Sumber :
Cari Artikel Lainnya