999 +
0
45
0
Kisah Haru Dokter di Tiongkok yang Nikah 10 Menit dan Dihadiri 5 Orang Saja Demi Pasien Corona
2 weeks 'ago'

Kian hari, korban wabah virus corona semakin bertambah. Per hari ini korban meninggal akibat virus corona sudah mencapai 493 orang dari 24.505 kasus yang ada. Anggota medis termasuk dokter sudah berusaha mengerahkan kemampuannya demi membantu menangani kasus ini bahkan mereka akan mengorbankan segala waktu dan tenaga mereka sendiri untuk tugas berat yang satu ini.

Di balik banyaknya korban yang berjatuhan, ada berbagai kisah mengharukan yang dialami oleh anggota tim medis tersebut. Salah satu cerita yang menyentuh hati adalah saat ada sepasang kekasih di Tiongkok yang terpaksa melangsungkan pernikahan dalam waktu yang cukup singkat di tengah wabah virus yang melanda. Kita simak yuk selengkapnya!

Pernikahan pasangan seorang dokter dan kekasihnya terpaksa hanya berlangsung selama 10 menit di Heze, Tiongkok

Selama ini mungkin yang kamu tahu Tiongkok memiliki berbagai prosesi yang panjang dalam melakukan sesuatu yang berhubungan dengan tradisi, salah satunya termasuk pernikahan. Bahkan biasanya perayaan ini akan dilakukan malam dan pagi hingga siang hari. Namun, sepasang kekasih di Heze, Shandong, Tiongkok melangsungkan pernikahan hanya selama 10 menit saja pada tanggal 30 Januari 2020 kemarin. Pasalnya, mempelai laki-laki merupakan seorang dokter yang juga akan menangani kasus virus corona yang tengah merebak belakangan ini.

Mempelai laki-laki di pernikahan ini merupakan seorang dokter yang harus buru-buru kembali ke rumah sakit, bahkan mereka tak sempat makan bersama

Setelah pernikahan selesai, sang dokter harus buru-buru kembali untuk berjuang mengalahkan virus para pasien di Jinan. Sehingga pasangan ini tidak sempat menghabiskan waktu bersama setelah menikah, bahkan walau hanya sekadar makan bersama dan menemui keluarga serta sanak saudara.

Pernikahan yang seharusnya meriah ternyata hanya dihadiri 5 orang saja, sudah termasuk mempelainya

Orang-orang di Tiongkok banyak yang diisolasi demi tidak tertularnya virus, kegiatan yang dilakukan pun biasanya tak banyak dihabiskan di luar rumah karena rentannya penularan. Makanya, pernikahan pasangan ini hanya dihadiri 5 orang termasuk pasangan pengantin sendiri, orang tua pihak laki-laki, dan seseorang yang memimpin upacara tersebut. Tak ada kerabat maupun teman-teman yang diundang dalam upacara sederhana ini.

Seperti pernikahan pada umumnya, sebenarnya pernikahan ini sudah dipersiapkan matang dan direncanakan tanggalnya

Sebelumnya pernikahan ini akan digelar pada tanggal 31 Januari 2020. Pengantin laki-laki sebenarnya ingin menunda saja pernikahan tersebut, namun karena orang tua kedua belah pihak sepakat bahwa pernikahan yang diundur itu tidak baik maka diputuskan pernikahan tetap dilakukan namun hanya dengan cara yang sederhana tanpa undangan. Bahkan pengantin perempuan juga tidak merasa kecewa sama sekali. Ia berkata bahwa kali ini yang paling penting adalah ia mengizinkan suaminya untuk bisa kembali bekerja dengan tenang tanpa ada beban pikiran tentang pernikahan lagi. Sweet!

Seiring maraknya wabah ini, ternyata ada banyak sekali pengorbanan yang dilakukan oleh banyak orang. Dengan memilih untuk merawat pasien ini saja artinya mereka sudah siap dengan risiko apapun yang akan terjadi. Semoga, pasangan ini bisa berkumpul kembali dengan keadaan yang sudah aman terkendali dan dapat melanjutkan hidup dengan bahagia bersama selamanya~

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow