999 +
0
97
0
10 Pengalaman Kocak Warganet Pertama Kali Dibawa ke Posyandu. Masih pada Ingat Nggak nih?
7 months 'ago'

Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) telah menjadi bagian dari masa kecil kita. Tempat di mana kita sering dibawa emak untuk diukur, ditimbang, disuntik, dan diimunisasi. Salah satu tempat misterius yang kita takuti dulu waktu masih kanak-kanak.

Banyak momen menarik yang ada di posyandu. Biasanya tentang ketakutan-ketakutan kita dulu karena alat suntik, karung timbangan, dan kapsul imunisasi yang rasanya nggak enak. Warganet Twitter baru saja membagikan pengalaman kocaknya di posyandu dulu. Sebagai bahan nostalgia, mari kita simak sama-sama.

1. Posyandu menjadi saksi kecengengan dan keluguan kita yang sempat mengira kalau bakal dijual emak. Masa ada emak setega itu?! -_-

2. Dari karung goni sampai selendang emak-emak, mengapa hal ini yang diingat warganet tentang posyandu? Jokes bapak-bapak

3. Ketika anaknya punya kekhawatiran, emak malah dengan entengnya bercanda

4. Sobat miskin mesti baca ini. Bisa jadi kemiskinan yang terus mendiami hidup karena mungkin kamu dulu salah ngomong. Perkataan adalah doa lo!

5. Apakah benar, nggak disuntik campak saat masih kecil menyebabkan hal sefatal ini? Coba tanya emak sekarang juga dulu disuntik campak nggak?

6. Buset, ini mah namanya udah bukan anak-anak lagi. Udah bangkotan!

7. Posyandu biasanya pakai timbangan buat beras biar datanya akurat, menyesuaikan anak kecil yang nggak bisa diam. Bukan timbangan telur!

8. Untung masih anak-anak, kalau gedean dikit udah digampar bolak-balik nih. Tolong pikirannya dikendalikan!

9. Begini jadinya kalau punya emak tukang ngelawak. Nggak takut anaknya masuk angin apa disuruh ngeronda?

10. Bercanda terus nih! Hmmm!

Posyandu adalah salah satu program pemerintah agar anak tumbuh sehat nggak terkena penyakit. Dulu kita belum ngerti itu makanya selalu nangis kalau dibawa ke posyandu. Yang bikin seneng ke posyandu cuma makanannya, kadang bubur kacang ijo, kadang biskuit. Hmmm, yummy!

Follow Us On :
Ranking
1
2
3
4
Lencana
Kongkow