0
48
0
5 Film Kartun dengan Ending yang Gelap dan Menyedihkan. Wajar Aja Kalau Nggak Ditayangin
2 months 'ago'

Serial Disney sangat terkenal dengan semboyan happily ever after yang hampir ada di semua film kartun mereka. Banyak di antara cerita-cerita yang menyedihkan kemudian berakhir bahagia. Namun ternyata nggak semua serial animasi atau kartun itu punya akhir yang bahagia kayak dengan Disney, sebagian justru sedih dan dark abis.

Beberapa serial kartun berikut ini mungkin lucu dan menghibur, tapi cerita tentang mereka diakhiri dengan sedih, tragis, dan bahkan ada yang gelap. Simak uraian berikut!

1. Kamu mungkin terhibur sama aksi kejar-kejaran Tom dan Jerry. Namun episode akhir dari kartun ini tragis banget. Keduanya patah hati dan memutuskan menabrakkan diri ke kereta 

Di episode akhir serial Tom and Jerry yang berjudul Blue Cat Blues, Tom dan Jerry nggak saling berkelahi dan berkejaran lagi. Mereka sama-sama patah hati karena perempuan yang mereka cintai pergi bersama dengan orang lain. Mereka pun sedih banget dan memutuskan berdiam di rel kereta. Nggak diperlihatkan dengan jelas sih, tapi setelah itu terdengar suara kereta yang bisa diartikan sebagai akhir hidup mereka. Ya, mereka bunuh diri, Guys. Ngeri banget, kan?

2. Kabarnya, cerita tentang bocah jahil Shin-chan juga berakhir dengan tragis lo. Untuk mengakhiri serial ini, kreator bercerita bahwa Shin-chan tertabrak mobil saat hendak menolong Himawari

Animasi asal Jepang yang satu ini populer banget di kalangan bocah 90-an dan 2000-an. Kejahilan anak TK yang super ngeselin, mesumnya nggak karuan, beserta keluarganya yang kocak ini sempat menemani hari Minggu dan hari libur para penggemarnya. Sayangnya, serial ini diakhiri dengan cukup tragis.

Diceritakan Shin-chan, Himawari, dan ibunya sedang berbelanja di suatu toko. Namun Himawari yang usil berjalan keluar toko diikuti Shin-chan. Lalu mereka berdua menyebrangi jalan raya dan di saat bersamaan sebuah mobil menabrak keduanya. Sang ibu yang bersedih kemudian memutuskan untuk menuliskan kisah lucu keluarga mereka dan menjadi sebuah latar belakang terciptanya kisah Crayon Shin-chan.

3. Doraemon diakhiri dengan kisah yang cukup menyedihkan sekaligus mengharukan. Ternyata Nobita adalah pencipta robot kucing ini dari masa depan

Banyak gosip yang mengatakan versi anime dari Doraemon diakhiri dengan cukup sedih dan menguras air mata. Suatu saat Doraemon kehabisan baterai dan nggak bisa bangun lagi, namun jika Nobita mengganti baterai Doraemon, maka semua ingatannya bakal hilang.

Nobita kemudian jadi super rajin agar bisa menjadi ilmuwan untuk menghidupkan Doraemon kembali. Akhirnya Doraemon pun diciptakan kembali dan dikirim oleh Nobita dewasa ke masa lalu demi dirinya yang super malas saat sekolah dulu. Tujuannya agar Doraemon senantiasa membantu kapan pun Nobita kesusahan.

4. Masha and The Bear harus diakhiri dengan perisahan Masha dan beruang. Padahal mereka sudah terlanjur akrab

Meski banyak digosipkan kalau latar cerita animasi asal Rusia ini tragis, kenyataannya akhir episodenya nggak segitunya kok. Banyak teori yang bilang Masha diciptakan karena ada seorang gadis yang mati diterkam beruang saat main ke arena sirkus.

Tapi episode akhir animasi ini adalah perpisahan beruang dan Masha. Masha tiba-tiba ditelepon oleh sang nenek untuk kembali ke kotanya dan nggak kembali lagi ke hutan. Setelah itu kartun ini nggak dilanjutkan lagi dan berakhir gitu aja. Hmmm~

5. Petualangan Winnie the Pooh dan Christopher Robin versi animasi harus berakhir karena Robin beranjak dewasa dan nggak bisa lagi main-main dengan hewan kesayangannya

Kisah Pooh dan Robin diceritakan dengan mengharukan. Pada akhirnya Robin mengatakan kepada Pooh bahwa dia harus ‘tidur panjang’ dan nggak lagi bisa bermain dengan mereka. Ketika itu Pooh dan kawan-kawannya sangat sedih dan khawatir. Mereka bahkan menanyakan pada Robin bahwa setiap yang tertidur akan ‘bangun’ lagi, kan? Namun Robin tampak ragu dan mengatakan bahwa dia akan tidur sangat panjang. Perpisahan memang selalu sulit pada akhirnya.

Ternyata nggak semua cerita menyenangkan itu harus diakhiri dengan menyenangkan juga. Ada beberapa hal yang memang harus diakhiri dengan tragis, sedih, dan begitu saja. Seperti hidup yang nggak selamanya bisa bahagia. Seni hidup adalah dengan menerima keadaan apa adanya.

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow