0
52
0
7 Sikap yang Baik Agar Bukber Terasa Menyenangkan
4 months 'ago'

Berbuka bersama atau bukber menjadi salah satu ritual Ramadan orang Indonesia yang dirindukan. Alasannya, ini adalah momentum untuk bisa berkumpul dengan komunitas orang-orang yang pernah ada di sekitar kita melalui hidup hingga saat ini. Makanya, semakin banyak pergaulan, semakin banyak bukber yang akan terlaksana. Mulai dari teman sekelas di SD, hingga teman kantor.

Namun, sebagai ritual tentu saja kita ingin menjalankan bukber tanpa ada penyesalan atau dengan menyenangkan. Itu pun jika ingin menghadirinya dengan senang hati. Untuk bisa melaksanakannya dengan menyenangkan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh diri sendiri ketika menghadiri agenda bukber.

1. Datang tepat waktu

Sebelum hari H bukber tiba, tentu saja ada kesepakatan tentang tanggal pelaksanaannya. Mau tidak mau, kamu harus tahu tanggal ini dan siap untuk menghadirinya jika punya kesempatan.

Kalau sudah siap, hal yang wajib kamu lakukan agar bukber terasa menyenangkan adalah datang tepat pada waktunya. Mengapa? Agar kebersamaan dengan teman-teman, apalagi yang sambil reunian, akan lebih terasa. Karena, kesempatan ini jarang-jarang, dan belum tentu bisa terulang lagi.

2. Minimalisasi pertanyaan kepada teman terutama untuk hal privasi

Obrolan saat bukber selalu menyenangkan bila membahas tentang masa lalu atau hal yang sama-sama berkesan untuk diceritakan. Tidak ada salahnya juga bercerita tentang hal pribadi yang sama-sama diketahui, asalkan tidak kebablasan. Artinya, jangan bertanya lebih mendalam tentang hal yang sangat private, sehingga teman merasa tidak nyaman. Peka-lah terhadap tanggapan lawan bicara, berhenti bila terasa tidak mengenakkan.

3. Segerakan salat Magrib setelah berbuka

Berbuka puasa adalah bagian dari ibadah puasa Ramadan. Berbuka bersama pun ibadah, karena menguatkan silaturrahim. Akan tetapi, tak jarang dalam berbuka bersama terjadi keberasamaan yang larut dalam kesenangan sehingga lupa salat Magrib yang waktunya singkat. Padahal, salat Magrib adalah ibadah wajib, bahkan lebih penting dari berpuasa. Begitu salat Magrib tertunaikan, insya Allah agenda bukber selanjutnya akan terasa lebih menyenangkan.

4. Rela menyapa duluan setiap teman yang hadir

Saat bukber, ada beragam teman yang dijumpai dengan kondisi masa sekarang yang berbeda-beda. Itu terjadi pada setiap agenda bukber yang dilakukan oleh semua komunitas.

Bila ingin bukbermu berkesan dan berbobot, sapalah semua teman yang dijumpai, terlebih yang tak sengaja bertatap wajah. Bila perlu dan mau, datangi semuanya. Karena, esensi menjaga silaturrahim dimulai dengan menyapa setiap orang yang kita kenal.

5. Jangan sibuk main gadget, dong!

Nikmatilah qualitytime-mu dengan teman-teman yang mungkin jarang ditemui bahkan mungkin hanya sekali setahun. Berbincanglah sesuatu yang berbobot sehingga harimu sangat bermanfaat dan kembali merasakan kebahagiaan dari interaksi dengan teman lama.

Jangan sampai nanti menyesal, barangkali ada sesuatu yang penting pada dirimu di kemudian hari, yang jawabannya ada di salah seorang teman lama yang ditemui saat bukber. Namun, sesalnya, kamu sudah mengabaikannya dan sibuk dengan gadget. 

6. Inisiatif untuk pembayaran patungan

Di penghujung kebersamaan bukber, ritual yang sering dilakukan adalah bayar-bayaran. Umumnya dilakukan patungan, ada juga yang lagi berbaik hati mentraktir semuanya. Tapi, kalau konsepnya patungan, alangkah lebih baik berinisiatif untuk membayar yang menjadi kewajiban kita masing-masing, sebelum diminta oleh teman yang menjadi organizer. Tujuannya, agar tetap sama-sama dalam suasana menyenangkan.

7. Janga lupa pamit kalau mau pulang!

Jika sudah selesai dan ingin pulang, jangan lupa untuk pamit dan meninggalkan kesan yang baik. Agar teman-teman yang ditinggalkan senang, kita pun tak merasa bersalah. Terlebih jika kita selesai lebih dahulu dari yang lain.

Nah, itulah sikap sopan saat menghadiri bukber. Semoga silaturahmi dengan teman-temanmu selalu terjaga, ya!

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow