999 +
0
55
0
Kerja Lembur, Ini Persiapan yang Harus Anda Lakukan
2 months 'ago'

Saat menghadapi banyak pekerjaan, rasanya waktu kerja delapan jam tidak cukup. Alhasil, kita terpaksa bekerja hingga lembur. Bekerja di saat jam kerja normal tentu terasa berbeda dengan di saat lembur. Delapan jam bekerja di jam kerja normal saja sudah cukup membuat lelah, apalagi ditambah lembur.

Saat memasuki jam lembur, stamina sudah dikuras sejak pagi hingga sore. Padahal memasuki malam hari tubuh secara otomatis meminta waktu istirahat setelah seharian menguras energi. Kelelahan tak bisa dihindari.

Hati-hati, bila terlalu memaksakan diri, bisa-bisa kesehatan jadi taruhannya. Jangan sampai Anda jatuh sakit gara-gara bekerja lembur hingga larut malam. Bila terpaksa harus lembur, ini yang harus Anda lakukan:

1. Istirahat dulu
Bekerja lembur bukan berarti Anda harus terus duduk di meja kerja dari pagi hingga malam tanpa henti. Selesai jam kerja normal, ambil waktu jeda sejenak untuk melemaskan otot. Bersantai sambil ngobrol dengan rekan kerja atau tidur selama beberapa menit akan memberi kesempatan tubuh untuk kembali segar.

Dengan istiahat sejenak, Anda memberi kesempatan tubuh mengisi tenaga baru sehingga tak akan cepat lelah. Ingat, tubuh Anda bukan mesin yang bisa bekerja berjam-jam tanpa istirahat. Bahkan mesin pun harus sesekali diistirahatkan agar tak panas dan cepat rusak.

2. Makan dan minum
Melewatkan waktu makan terkadang menjadi kebiasaan yang sulit dihindari para pekerja. Karena terlalu sibuk, Anda hanya makan seadanya, terburu-buru, atau bahkan tidak makan. Alih-alih bisa bekerja dengan baik, melupakan makan justru memperburuk pekerjaan. Anda bisa terserang penyakit gangguan pencernaan seperti maag atau terkena dehidrasi.

Di saat lembur Anda butuh tenaga esktra, karenanya tubuh butuh ekstra asupan makanan. Makanlah makanan bergizi dan banyak meminum air putih untuk mencegah dehidrasi. Menyelingi bekerja dengan ngemil juga akan membuat Anda bisa terjaga hingga malam. Jika tak ingin gemuk, pilihlah cemilan sehat seperti buah-buahan. Saat makan malam, usahakan agar tidak terlalu banyak makan makanan yang mengandung karbohidrat dan gula karena akan membuat Anda mengantuk.

3. Jangan buru-buru
Semakin malam, selain tubuh yang semakin lelah, mata yang mengantuk, Anda juga sudah merindukan hangatnya rumah dan orang-orang tersayang. Anda pun panik mengingat waktu semakin malam. Akibatnya, Anda terburu-buru ingin menyelesaikan pekerjaan sehingga otot dan otak menjadi tegang.

Jangan begitu. Santai saja. Semakin Anda panik, semakin otak sulit berkonsentrasi. Selesaikan pekerjaan dengan rileks, tenang, dan tidak terburu-buru. Bekerja dengan tenang juga akan meminimalisir kesalahan. Jika otot-otot sudah mulai terasa tegang, istirahatlah sejenak. Alihkan perhatian Anda dari layar komputer. Lakukan peregangan, minum air, atau berjalan-jalan sejenak agar otot kembali kendur.

4. Putar musik
Setelah jam lembur dimulai, lingkungan kantor biasanya sudah lebih santai. Mendengarkan musik akan memberikan suasana rileks dan menyenangkan sehingga membuat Anda lebih tenang saat bekerja. Putarlah lagu-lagu kesukaan untuk menemani malam lembur. Tetapi ingat, usahakan agar volume musik tidak mengganggu orang lain. Agar lebih aman, gunakan earphone atau headsetketika mendengarkan musik. Anda bisa bekerja sambil bersenandung sehingga tidak cepat bosan dan mengantuk. Dan ingat, jangan bernyanyi keras-keras seperti di kamar mandi.

5. Menghibur diri
Saat penat, sedikit hiburan mungkin akan menjadi obat pereda. Carilah hiburan. Anda bisa  menonton video lucu, membaca tulisan ringan dan lucu di internet, atau bercanda dengan rekan di kantor. Terkadang hal-hal lucu akan menimbulkan ide kreatif. Selain itu, tertawa membuat tubuh mengeluarkan hormon endorfin yang memberikan efek bahagia sehingga penat menghilang.

Follow Us On :
Ranking
1
2
Lencana
Kongkow