999 +
0
141
0
Kenali 5 Fakta Otak Kita!
4 months 'ago'

Otak merupakan organ yang paling kompleks di dalam tubuh manusia. Otak menciptakan kesadaran, ingatan, pikiran, dan emosi. Karena kekompleksannya, berbagai macam mitos tercipta tentang otak. Sebagian dari mitos tersebut bisa saja tidak benar adanya.

Untuk itu, perlu kita belajar memahami mekanisme otak agar kita tidak terpengaruh oleh mitos - mitos yang tidak diketahui kebenarannya. Berikut fakta seputar otak manusia:

Otak tidak merasakan sakit

Walaupun otak adalah organ utama yang digunakan tubuh untuk mendeteksi rasa sakit, namun otak sendiri tidak memiliki reseptor rasa sakit. Inilah sebabnya mengapa ahli bedah melakukan operasi otak pada pasien yang masih terjaga. Lantas bagaimana dengan sakit kepala? Rasa sakit yang dirasakan adalah hasil dari tekanan pada pembuluh darah atau jaringan saraf yang mengelilingi otak, bukan dari otak itu sendiri.

Otak dapat dipulihkan

Ada mitos yang beredar bahwa kerusakan otak selalu permanen, tidak bisa disembuhkan. Meskipun benar bahwa kerusakan otak parah mungkin tidak pernah sembuh sepenuhnya, namun fungsi otak pada bagian yang rusak dapat diperbaiki serta hilangnya koneksi antara neuron dapat dihubungkan kembali. Ketika neuron rusak, otak dapat menyambungkan kembali menggunakan bagian lain dalam melaksanakan fungsi yang hilang.

Otak dapat menciptakan listrik

Otak memiliki sekitar 90 miliar neuron. Ketika terjaga, otak manusia bisa menghasilkan listrik yang cukup untuk menyalakan sebuah bola lampu kecil.

Otak kiri dan otak kanan hanya mitos

Mitos yang satu ini sangat populer di semua orang, yakni tentang otak kiri dan otak kanan. Orang-orang otak kiri adalah mereka yang terorganisir, sementara orang-orang otak kanan adalah mereka yang kreatif. Mitos tersebut tidaklah benar. Kenyataannya adalah bahwa kedua sisi otak mengontrol sebagian besar aktivitas Anda. Otak membutuhkan koneksi di semua wilayahnya untuk bisa berfungsi.

Ingatan tidak sepenuhnya teringat oleh otak

Ketika kita mengingat memori atau ingatan, maka yang akan muncul bukanlah keseluruhan peristiwa, melainkan bentuk terakhir yang kita ingat. Itu berarti kita meningkatkan bagian-bagian tertentu dari memori dan memungkinkan bagian lain memudar. Hal inilah yang membuat beberapa orang menyaksikan acara yang sama, tapi mereka mengingat secara berbeda.

Follow Us On :
Ranking
1
2
Arifah
75
Lencana
Kongkow