0
243
0
Sudah Jadi Mahasiswa, Tinggalkan 5 Kebiasaan Saat SMA yang Bikin Rugi
2 months 'ago'

Selamat datang di dunia perkuliahan, para mahasiswa baru! Pasti sudah gak sabar kan menunggu kuliah segera dimulai. Tenang, dosen dan kakak tingkat gak sesangar yang kamu bayangkan kok.

Sambil mempersiapkan diri, simak nih 5 kebiasaan semasa SMA yang harus segera kamu tinggalkan setelah resmi berstatus mahasiswa. Yuk, cek satu per satu kebiasaan mana yang masih melekat dalam dirimu.

1. Hanya belajar ketika ada PR

Sudah Jadi Mahasiswa, Tinggalkan 5 Kebiasaan Saat SMA yang Bikin Rugi

Dari SD sampai SMA, hari-hari para siswa dibayangi tumpukan PR yang muncul setiap hari. Setiap guru mata pelajaran memberikan PR, mau gak mau siswa harus belajar malam harinya sembari mengerjakan.

Hal ini gak akan kamu temui di bangku kuliah. Tugas dari dosen biasanya punya jangka waktu pengumpulan lebih lama. Di sini tantangannya, apakah kamu akan tetap belajar tanpa adanya PR dan tugas yang mendesak?

2. Mengandalkan buku pelajaran/diktat sebagai satu-satunya sumber belajar

Sudah Jadi Mahasiswa, Tinggalkan 5 Kebiasaan Saat SMA yang Bikin Rugi

Semasa sekolah, berat tas ransel didominasi buku pelajaran tebal. Materi yang diajarkan guru bersumber dari sana, lengkap dengan soal-soal yang harus siswa kerjakan. Alhasil, semua siswa bergantung pada buku pelajaran sebagai satu-satunya sumber informasi.

Kamu gak bisa menerapkan hal ini di bangku kuliah. Pengetahuan juga didapat dari jurnal ilmiah, penelitian langsung, atau diskusi dengan dosen dan kakak tingkat. Diktat kuliah hanyalah satu dari sekian banyak referensi yang bisa kamu gunakan saat belajar.

3. Mengharapkan remedial untuk memperbaiki nilai ujian

Sudah Jadi Mahasiswa, Tinggalkan 5 Kebiasaan Saat SMA yang Bikin Rugi

Apa yang kamu lakukan jika mengetahui nilai ujian masih di bawah standar kelulusan? Semasa SMA kita bisa meminta ujian ulang atau remedial. Biasanya guru-guru memang memberlakukan cara ini, agar target kelulusan siswa tercapai.
Setelah resmi berstatus mahasiswa, hilangkan anggapan ini. Kelulusanmu pada satu mata kuliah gak cuma dilihat dari nilai ujian. Ada jumlah kehadiran, tugas, keaktifan dalam diskusi dan parameter lain yang ditetapkan masing-masing dosen.

Bukan remedial ujian, jika nilaimu kurang memuaskan maka kesempatan memperbaiki adalah dengan mengulang di semester berikutnya. Jadi paham kan apa yang bikin masa kuliah tiap mahasiswa berbeda-beda? Semakin banyak mata kuliah yang mesti diulang, makin lama waktu yang dibutuhkan dan dana yang digelontorkan.

4. Sekilas mirip, tapi dosen wali bukanlah wali kelas

Sudah Jadi Mahasiswa, Tinggalkan 5 Kebiasaan Saat SMA yang Bikin Rugi

Di sekolah, kita mengenal istilah wali kelas, guru yang bertanggung jawab pada urusan akademik dan administrasi siswa dalam satu kelas. Di bangku kuliah, sekumpulan mahasiswa akan dipegang seorang dosen wali. Apa sih tugas dosen wali?

Jelang semester baru, tiap mahasiswa harus mengisi KRS (Kartu Rencana Studi) yang nantinya akan disetujui oleh dosen wali. Biasanya sebelum menentukan mata kuliah apa saja yang diambil, dosen wali menyediakan waktu konsultasi. Memberi gambaran singkat tentang mata kuliah dan memantau terus kemajuan studimu.

5. Pasif terhadap informasi

Sudah Jadi Mahasiswa, Tinggalkan 5 Kebiasaan Saat SMA yang Bikin Rugi

Dari mana kamu mendapat informasi akademik saat SMA? Pasti dari pengumuman lewat pengeras suara atau surat edaran yang dibagikan satu per satu. Cara ini gak akan kamu temui di kampus.

Kamu harus lebih aktif mencari informasi sendiri. Sering-sering mampir ke papan pengumuman di dekat kantor administrasi. Biasanya ada di tingkat program studi/jurusan dan bagian kemahasiswaan.

Jangan lupakan internet, tiap kampus kini punya portal kemahasiswaan yang bisa diakses secara online. Banyak informasi yang bisa kamu baca di sana. Kalau pasif dan menunggu diberi tahu orang lain, bisa-bisa kamu ketinggalan info penting.

Catat baik-baik ya 5 poin di atas, segera terapkan dalam kehidupan barumu sebagai seorang mahasiswa. Semangat belajar!

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow