999 +
#
0
0
0
49 years 'ago'
Cinta Silvia
-55010 seconds 'ago'

Waktu berlalu begitu cepat, padahal baru kemarin rasanya masih bermain di taman bermain bersama teman-teman masa kecil, lah kok sekarang udah mau masuk kuliah aja. Karena itu, menjalani hidup harus dengan serius, karena hidup ini engga berasa cepatnya. Nah, apalagi memilih jurusan sewaktu mau masuk kuliah, hal ini juga engga kalah penting karena ikut menentukan masa depan kalian, guys!

Bicara tentang jurusan kuliah, ternyata ada beberapa jurusan yang lulusannya memiliki potensi untuk mendapatkan gaji yang nominalnya cukup besar, loh! Walaupun begitu, kuliahnya juga tidak mudah, tapi bisa jadi referensi buat kamu yang sedang merencanakan akan kuliah di jurusan apa. Seperti yang dilansir darikitamuda.id, berikut jurusan kuliah yang lulusannya berpotensi punya gaji selangit! Kuy,check this one out!

1. Yang pertama ada Teknik Perminyakan. Di Teknik ini lulusannya tentu akan berkecimpung di dunia pertambangan minyak, gas, dan panas bumi. Tentunya gaji yang didapat sangatlah tinggi, hingga mencapai ratusan juta! WOW!

Yang pertama ada Teknik Perminyakan. Di Teknik ini lulusannya tentu akan berkecimpung di dunia pertambangan minyak, gas, dan panas bumi. Tentunya gaji yang didapat sangatlah tinggi, hingga mencapai ratusan juta! WOW!

2. Serupa tapi tak sama dengan Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan yang lulusannya nanti bergerak di bidang pertambangan mineral. Kebutuhan akan hasil bahan tambang membuat tenaga di bidang ini sangat dibutuhkan loh!

Serupa tapi tak sama dengan Teknik Perminyakan, Teknik Pertambangan yang lulusannya nanti bergerak di bidang pertambangan mineral. Kebutuhan akan hasil bahan tambang membuat tenaga di bidang ini sangat dibutuhkan loh!

3. Lalu ada Teknik Geologi. Mungkin masih asing terdengar di telinga kita. Teknik yang jurusannya nanti bergerak di sektor pertambangan ini bisa menghasilkan gaji di kisaran 10-30 juta loh! lumayan kan!

Lalu ada Teknik Geologi. Mungkin masih asing terdengar di telinga kita. Teknik yang jurusannya nanti bergerak di sektor pertambangan ini bisa menghasilkan gaji di kisaran 10-30 juta loh! lumayan kan!

4. Teknik Akuntansi dan Manajemen, bisa dibilang sih ini kerjaannya ngitungin duit, guys! Untuk yang baru lulus dari jurusan ini dan bekerja di sebagai konsultan di sebuah perusahaanm, gajinya bisa mencapai 5 jutaan loh!

Teknik Akuntansi dan Manajemen, bisa dibilang sih ini kerjaannya ngitungin duit, guys! Untuk yang baru lulus dari jurusan ini dan bekerja di sebagai konsultan di sebuah perusahaanm, gajinya bisa mencapai 5 jutaan loh!

5. Teknik Kimia, buat kamu yang punya keahlian khusus di bidang kimia, kamu bisa mengambil jurusan ini, guys! Pasalnya, perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kimia juga banyak

Teknik Kimia, buat kamu yang punya keahlian khusus di bidang kimia, kamu bisa mengambil jurusan ini, guys! Pasalnya, perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kimia juga banyak

6. Teknik Informatika, teknik yang jurusannya nanti bergerak di bidang Informatika ini tentunya banyak dibutuhkan seiring dengan berkembangnya teknologi. Gaji yang didapat bisa mencapai puluhan juta loh!

Teknik Informatika, teknik yang jurusannya nanti bergerak di bidang Informatika ini tentunya banyak dibutuhkan seiring dengan berkembangnya teknologi. Gaji yang didapat bisa mencapai puluhan juta loh!

7. Yang terakhir ada Teknik Matematika, mungkin terdengar seram ya karena harus berjibaku dengan angka, tapi jangan salah. Lulusan teknik ini berpeluang besar menjadi analis di perusahaan-perusahan ternama

Marissa Putri
58 minutes 'ago'

Menjadi guru merupakan profesi yang mulia karena seorang guru membutuhkan kesungguhan, keseriusan dan ketulusan pengabdian dari hati dalam mengajar murid-muridnya.   Seorang guru harus amanah dalam mengemban tugasnya.Seperti namanya, guru, yaitu digugu lan ditiru, yakni seseorang yang dapat memberikan panutan, contoh atau teladan kepada muridnya dengan bersikap arif dan bijaksana.    Sehingga mereka harus membimbing dan menuntun untuk menjadikan seseorang pintar dan dewasa dalam berpikir dan bertindak.

Seorang guru yang sadar akan profesinya itu hendaknya jangan terkungkung dalam comfort zone.Yaitu hanya menjalankan rutinitas harian dengan mengajar saja, tanpa ketulusan untuk terus mengasah kemampuan dan kreatifitasnya. Tetapi peranan guru juga harus memperhatikan aspek-aspek lain dalam menunjang kualitas pengajaran di kelas. Peranan guru harus didasari atas komitmen mendidik dengan tujuan mulia yaitu melahirkan generasi-generasi masa depan yang unggul dan cerah. Karena guru yang cerdas dan kreatif akan melahirkan output murid-murid yang cerdas dan kreatif juga. Oleh karena itu guru harus mampu mengeksplorasi semua potensi dan kemampuan dirinya. Guru harus akrab dengan berbagai sumber keilmuan dan media informasi baik cetak maupun elektronik.    Guru berupaya untuk terus up to date mengikuti perkembangan jaman sehingga cakrawala berpikirnya akan terbuka dan mendapatkan banyak informasi sehingga menambah wacana untuk melakukan suatu aktiftas pembelajaran yang inovatif dan kreatif.

Kita dapat bercermin contoh pembelajaran kreatif dengan kisah Bapak Supriyanto, guru di SDN 005 Bukit Jaya, Riau, dalam menumbuhkan minat baca murid-muridnya.   Beliau berhasil  membuat muridnya menjadi cinta membaca. Awalnya minat baca di sekolah ini sangat rendah.Secara geografis, sekolah ini terletak di pedalaman Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.    Fasilitas disana masih sangat terbatas, sulit akses informasi dan sulit akses  untuk menuju Ukui.

Kondisi perpustakaan sekolah tersebut tidak terurus, buku-bukunya sampai berdebu karena tidak terbaca.   Setelah mengikuti pelatihan meningkatkan minat baca siswa di pedalaman tahun 2010, yang diadakan oleh Tanoto Foundation, Pak Supri beserta lima orang guru lainnya berbenah perpustakaan dan menyeleksi buku-buku sesuai kategori bacaannya.

Ternyata keberadaan perpustakaan belum merangsang para murid untuk berminat mengunjungi perpustakaan.   Akhirnya Pak Supri membuat cara lain yang lebih kreatif dalam belajar, bagaimana caranya agar murid-murid mau mengunjungi perpustakaan.

Metode yang Ia lakukan adalah :

  1. Murid-murid dibebaskan membaca cerita fiksi yang ada di perpustakaan
  2. Membuat tugas yang bahannya ada di perpustakaan
  3. Setelah membaca buku, murid-murid membuat narasi tentang tokoh-tokoh di dalam cerita dari buku yang mereka baca
  4. Murid akan membacakan di dalam kelas sehingga yang lain dapat ikut mendengarkan dan menambah wawasan baru. Metode ini juga dapat melatih percaya diri anak.
  5. Murid mementaskan drama sederhana dari buku yang dibaca
  6. Mempraktekkan buku pelajaran yang dibaca murid. Misalnya dalam pelajaran IPA, tidak hanya membaca teori tapi murid-murid langsung mempraktekkan di alam.

Metode ini berhasil diterapkan Pak Supri dalam menumbuhkan minat baca murid-muridnya.   Sampai-sampai seluruh buku yang ada di perpusatakaan sekolah telah dibaca oleh para murid.    Mereka pernah mencoba permainan tebak judul buku, namun ketika bukunya baru tergerak sedikit saja murid-murid sudah langsung bisa menebak judul buku tersebut.    Metode ini pun berhasil meningkatkan prestasi seluruh murid sekolah ini.    Pada tahun 2009, masih ada murid yang lulus dengan nilai 4.   Tetapi sejak didirikan perpustakaan tahun 2010, tidak ada murid yang lulus dengan nilai 4. Angkanya naik semua.

Keberhasilan Pak Supri dan rekan-guru lainnya di SDN 005, Bukit Jaya, Riau, dikatakan kreatif karena cara mengajarnya tidak kaku dan tidak membosankan.    Tetapi Ia dapat memiliki banyak ide baru untuk proses pengajarannya sehingga dapat menghadirkan suasana kelas yang nyaman, hangat, menarik dan menyenangkan.   Perilaku konstruktif para murid dari tidak minat membaca menjadi minat untuk membaca berhasil ditumbuhkan oleh beliau.   Proses pembelajaran jadi menyenangkan, murid-murid semangat untuk belajar serta tidak bosan di dalam kelas. Bila murid hatinya senang, mereka akan lebih mudah untuk menerima dan memahami pelajaran.   Inilah yang disebut dengan proses pembelajaran efektif, dimana tujuan dari pembelajaran itu sendiri agar murid memahami materi dan keterampilan yang diberikan dapat tercapai.

Menjadi seorang guru yang kreatif memang tidak mudah.    Diperlukan usaha lebih dalam menggali potensi sisi kreatifitas dari guru tersebut.  Untuk menjadi guru yang kreatif, Andi Yudha Isfandiyar atau yang biasa dipanggil Kak Andi Yudha, salah satu pemerhati anak dan pendidikan sekaligus pendongeng serta penulis buku cerita anak MIO, menggunakan prinsip “FORCHILDREN”, yaitu Fleksibel, Optimis,  Respek,  Cekatan, Humoris,  Inspiratif,  Lembut,  Disiplin,  Responsif,  Empatik, dan  Nge-friend.  Prinsip lain yang dapat diterapkan adalah “not only teach, but also touch”, yaitu guru tidak hanya mengajar tetapi juga menyentuh hati para muridnya lewat uluran kasih sayangnya.

Sedangkan menurut Kak Zepe, seorang pakar pendidik anak, trainer, penyanyi  dan pencipta lagu anak Indonesia, Ciri-ciri guru yang kreatif  adalah :

1. Berpikir inovatif

Jiwa yang kreatif terlahir dari sebuah pemikiran guru yang selalu ingin berinovasi sehingga selalu bervariasi dalam memberikan materi pelajaran kepada anak didiknya.

2. Percaya diri 
Tentu saja sifat percaya diri dan selalu ingin berkembang ada pada diri guru yang kreatif.   Tidak mudah memang menjadi seorang guru yang kreatif, karena apa pun karya yang dia ciptakan harus kembali kepada anak didiknya.   Keberhasilan seorang guru yang kreatif terletak pada kepuasan siswa setelah menerima materi pelajaran yang diberikan.   Kalau pun anak didik merasa tidak suka atau tidak puas, guru yang kreatif seharusnya peka dalam hal ini.   Langkah selanjutnya, dia akan mencoba mencari metode mengajar yang lain. Metode pengajaran yang sesuai dengan selera dan kemampuan anak didiknya.   Tapi bagi saya, masalah siswa puas atau senang dengan metode pelajaran yang kita berikan adalah urusan belakangan. Yang terpenting adalah sikap pantang menyerah untuk selalu memberikan yang terbaik kepada anak-anak didiknya.   Karena apa pun metode pengajaran yang diberikan, bila bervariasi, maka siswa pasti tidak akan bosan.

3. Tidak gaptek 
Gaptek (gagap teknologi) bisa menjadi penghambat seorang guru untuk menjadi kreatif.   Guru yang kreatif harus peka terhadap perkembangan jaman.   Dia bisa mengkombinasikan sesuatu yang bersifat “kuno” atau “jadul” menjadi sesuatu yang menarik.   Bagaimana bisa menjadi menarik? Karena dia bisa menggabungkan sesuatu yang “jadul” dengan sesuatu yang modern.   Misalnya, memvariasikan permaianan tradisional dengan permainan modern.

4. Materi Pelajaran yang Diberikan Menjadi Mudah Dimengerti 
Tidaklah mudah mentransfer ilmu dari seorang guru menuju ke anak didiknya.   Namun itulah tantangan yang biasanya dihadapi oleh seorang guru. Namun seorang guru yang kreatif akan selalu mencoba berbagai cara agar anak didiknya mudah memahami materi pelajaran yang diberikan.

5. Terus Belajar dan Belajar 
Tidak ada kata puas bagi seorang guru yang kreatif.    Bukan tidak ada kata puas yang negative.   Namun kata “tidak puas” bagi seorang guru yang kreatif adalah suatu semangat untuk terus mengembangkan diri demi kebaikan diri sendiri, anak didik, dan sekolah.

6. Cerdas Dalam Menemukan Talenta Anak Didiknya

Karena tingkat kepekaan kepada anak didiknya yang tinggi, maka seorang guru yang kreatif biasanya mengenal kemampuan setiap anak didiknya. Kemampuan anak didiknya adalah bisa berupa bakat atau talenta.   Dengan kepekaan yang dia miliki, seorang guru yang kreatif akan berusaha untuk memanfaatkan dan mengembangkan talenta yang dimiliki oleh anak didiknya, misalnya dengan memberikan kesempatan anak didiknya untuk tampil di acara-acara sekolah.

7. Kooperatif

Guru yang kreatif menyadari akan kelemahannya juga sebagai manusia.   Itulah kenapa seorang guru yang kreatif berusaha untuk bisa belajar dari orang lain. Dengan kata lain, guru yang kreatif harus bisa bekerjasama dengan sesama guru, anak didik, kepala sekolah, dan pihak-pihak yang berada di lingkungan sekolah.   Hal ini juga berguna untuk menyatukan misi dan visi diri dengan misi dan visi sekolah dan mengurangi kesalahpahaman dan permasalahan yang mungkin terjadi.

8. Pandai Memanfaatkan “Apa yang Ada”

Biasanya seorang guru yang kreatif pandai memanfaatkan apa yang ada di dalam sekolah.   Ia tahu cara memanfaatkan sesuatu yang “kurang bermanfaat” menjadi sarana belajar yang menarik. ”   Misalnya, tahu bagaimana cara mendaur ulang sampah plastik untuk menjadi sebuah kerajinan tangan yang menarik.   Karena disampaikan dengan cara mengajar yang menarik, barang yang sudah kurang bermanfaat tersebut dapat disulap menjadi sesuatu yang luar biasa.   Guru yang kreatif Ini tentunya dapat menghemat biaya atau pengeluaran sekolah karena idenya dalam menemukan sesuatu.

9. Bisa menerima Kritik

Sebuah kritik bukanlah sesuatu yang “menyakitkan” bagi seorang guru yang kreatif.   Justru disitulah seorang guru yang kreatif bisa belajar dari kekurangannya dan kesalahannya.    Dia akan berpikir bagaimana caranya agar kekurangannya bisa diminimalkan atau bahkan menjadi sebuah kelebihan, dan tidak mengulang kesalahan yang sama.    Hal ini tentunya juga akan bermanfaat bagi perkembangan diri guru kreatif.

10. Mengajar Dengan Cara Menyenangkan

Seorang guru yang kreatif biasanya kaya akan ide sehingga tidak ingin anak didiknya merasa bosan dan tertekan pada saat dia memberikan sebuah materi pelajaran kepada anak didiknya.    Maka dia akan selalu mencari cara agar anak didiknya merasa nyaman dengan cara mengajar yang dia berikan.    Dia tidak hanya mengajar berdasarkan kurikulum atau materi yang sudah ditetapkan oleh sekolah, namun bisa pula mengembangkannya. Sehingga proses transfer ilmu tidak melulu dengan cara yang sama, namun bisa bervariasi.    Hal ini biasanya membuat anak didik menjadi tidak bosan dan tidak terbebani dengan materi pelajaran yang mereka terima, selain itu bisa menjadi inspirasi bagi guru lain untuk berpikir kreatif juga.

 

11. Membentuk ciri khas sekolah
Penemuan metode-metode pengajaran yang biasanya banyak dihasilkan oleh guru kreatif, akan membantu sekolah dalam menemukan ciri khasnya. Misalnya, ada seorang guru yang ahli dalam bidang menari, dan bisa menemukan sebuah metode menari sambil belajar membaca.   Hal ini bisa menjadi salah satu kelebihan sekolah, dan bila terus dikembangkan dan dipertahankan bisa menjadi sebuah ciri khas sekolah.   Ciri khas sekolah bisa menjadi kebanggaan dan kelebihan tersendiri, karena dengan adanya ciri khas yang ada di sebuah sekolah, maka sekolah tersebut menjadi mudah dikenal.

12. Banyak Relasi
Guru yang kreatif biasanya tidak pernah menyerah dalam belajar sesuatu.   Meskipun dia ahli dalam bidang kerajinan tangan, biasanya dia juga memiliki keinginan untuk belajar sesuatu yang baru.   Hal ini memungkinkan guru kreatif untuk bergaul dengan banyak orang. Untuk apa? Tentu saja untuk bisa “berguru” dengan banyak orang, dan memperoleh ilmu, pengetahuan, dan pengalaman yang baru.

13. Tidak “melulu” Berorientasi Pada Uang Dalam Berkarya
Bagi seorang guru yang kreatif, uang bukanlah tujuan utamanya. Yang menjadi tujuan utamanya dalam mengajar adalah mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman.    Dari segala tugas yang dia terima dan dia laksanakan dia bukan berorientasi pada uang yang akan dia dapat, melainkan pengalaman yang dia dapatkan.    Dia tidak akan bertanya,”Dengan melakukan ini, aku dapat uang berapa?”   Namun dia akan berkata,”Aku sangat bersyukur karena bisa mendapatkan pengetahuan yang baru dengan melakukan tugas ini.”(Bunda Ranis)

Marissa Putri
2 hours 'ago'

Banyak orang bilang, belajar di sekolah itu untuk mencari ilmu. Sekarang mari kita tilik kenyataan yang ada. Pada saat masih kecil (TK/Playgroup) sekolah merupakan sesuatu yang menyenangkan, sekolah tempat main dan belajar. Belajar pun terkadang terasa seperti bermain.

Beranjak ke Sekolah Dasar (SD), orang tua mulai terlihat menuntut. Beliau-beliau bilang sekolah itu tempat menuntut dan mencari ilmu. Selain di sekolah tidak ada tempat lain yang menyediakan fasilitas pembelajaran sekondusif di sekolah. Ok, itu benar, mari kita lihat ada apa di dalam sebuah sekolah dasar.

Di sana anak-anak belajar mempelajari apa yang diajari oleh bapak/ibu gurunya. Setiap ada pertanyaan, selalu bisa menjawab. Setiap ada tugas dikerjakan. Kemudian anak-anak akan memperoleh sesuatu yang disebut dengan nilai. Sekolah dasar merupakan dasar dari segala pelajaran. Setelah mengamati dan merasakan menjadi anak SD ada satu pikiran yang mengganjal.

Bagaimana sebaiknya memperkenalkan ilmu pada anak-anak agar mau belajar dan menguasai ilmu tersebut? apabila dengan patokan nilai, muncul lagi sebuah pertanyaan. Bagaimana seorang guru mampu memahami murid yang diampunya? Apakah hanya dengan nilai-nilai-nya saja? Dapatkah seorang guru meng-handle sekian puluh murid dalam satu waktu?

Beranjak ke SMP. Di SMP, pergaulan dan teknologi sudah semakin maju dan dikenal. Ada siswa yang saat pelajaran tidak pernah memperhatikan, kalo ditanya ga bisa jawab, tiba-tiba saat ulangan dia dapat nilai bagus, bukan karena ia mampu, tapi karena dapat "bisikan setan" (baca: contekan dan semacamnya) saat pembagian rapor, anak itu naik kelas dengan hasil yang sangat bagus, tetapi tidak dengan kawannya yang sudah berusaha mati-matian untuk mengerti segala macam ilmu dan yang hasil yang ia dapatkan tidak sebanding dengan apa usahanya.

Naik tingkat lagi ke SMA/SMK Muncul sebuah pemikiran, sebenarnya untuk apa masuk SMA kalo ilmunya ga kepake? apakah masih tergantung gengsi? mending masuk SMK kalau melihat hasil dalam jangka pendek. SMK sebenarnya malah lebih menjanjikan sebuah profesi dari pada SMA. Di SMA, proses pembelajaran tidak jauh berbeda dari SMP hanya saja materinya jauh lebih mendalam dan lebih susah.

Fakta yang terjadi saat SMA. Saat pembelajaran, siswa merasa masa bodoh dan berpikiran "Yang Penting Dapat Nilai Bagus". Akhir dari pertanyaan ini adalah, apakah sekolah masih bisa objektif dalam menilai siswa ? apabila iya, mengapa Nilai kognitif masih mendapat tempat superior dalam penilaian akhir? padahal yang digunakan dalam kehidupan nyata BUKANLAH TEORI tetapi PRAKTEK.

Apa fungsi sekolah yang sebenarnya. Mungkin seorang politisi mengatakan sebagai tempat mencerdaskan kehidupan bangsa, atau seorang guru yang berpendapat sekolah sebagai tempat menyampaikan ilmu yang mereka miliki. Namun kebanyakan orang pasti menjawab sekolah sebagai tempat menuntut ilmu. Tapi dewasa kini, kita sering mendengar istilah mencari nilai.

Sebenarnya banyak anak usia sekolah yang menurutnya berangkat sekolah demi mencari ilmu tapi kenyataannya mereka hanyalah mencari nilai. Beberapa anak beranggapan lebih baik mencari nilai tanpa mempedulikan pemahaman materi.

Beberapa guru memang terkadang berkata, “Kalau ulangan jangan menyontek! Sekolah itu mencari ilmu bukan mencari nilai.” Walaupun akhirnya kalimat tersebut hanya jadi pajangan belaka agar ia pantas disebut guru. Karena tidak etis juga kalau guru mengatakan sekolah itu tidak mencari ilmu, sekolah itu mencari nilai, agar lulus atau naik kelas. Saat sekolah, kita hanya berpikir bagaimana mendapat nilai bagus saat ulangan.

Berpikir seperti itu memang tidak salah, yang salah adalah terkadang kita tidak berpikir bagaimana caranya. Tidak peduli benar-benar paham materi atau tidak, yang penting mendapat nilai bagus, hal itu sama saja dengan menghalalkan NYONTEK.

Banyak hal yang harus dipikirkan ketimbang nilai. Pengaplikasian dari ilmu yang didapat itulah yang lebih penting. Jika kita mampu memahami semua materi pelajaran dan bisa menerapkannya ke dunia nyata, berarti kita mampu untuk bersaing di dunia kerja. Jadi, jangan hanya duduk untuk menghafal semua teori-teori, seseorang juga harus tanggap kepada problematika yang ada di lingkungan sekitar.

Ilmu di masyarakat adalah ilmu yang sesungguhnya. Kita bisa berhadapan langsung dengan masalah-masalah yang terjadi dan dapat membuat kita semakin matang dalam menyelesaikannya. Terkadang teori tidak sesuai dengan praktek, teori hanyalah ulasan secara global.

Sebagai seorang siswa sangat biasa kalau kita lebih sering mengatakan “Aduh nilaiku jelek!” daripada “Aduh,aku tidak paham materi ini!” saat mendapat hasil ulangan yang kurang memuaskan. Ini hanyalah contoh kecil dari prioritas pencarian nilai daripada ilmu. Pemberlakuan nilai bukanlah salah siapa pun, tujuan nilai yang utama hanyalah sebagai motivasi untuk belajar lebih giat. Jika sekarang ini anak usia sekolah lebih mementingkan nilai tanpa peduli pemahaman materi itu berasal dari diri masing-masing individu.

Pepatah pun mengatakan “Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina” tidak ada istilah “Carilah nilai sampai ke Ruang Guru.” Ditambah lagi ilmu yang kita miliki akan kita gunakan selamanya, sedang nilai yang kita dapatkan di raport akan kita simpan rapi suatu hari nanti.

Sebenarnya apa motivasi kita untuk pergi ke sekolah perlu kita pikirkan. Kadang kita hanya ingin bertemu teman, pacar atau karena melarikan diri dari orang tua. Atau mungkin karena anak seusia kita memang wajarnya sekolah. Saya dulu pun pernah berpikir kalau sekolah hanyalah tempat singgah sebelum bekerja, mendapat uang dan berkelurga.

Tapi sebagai manusia yang berakal pikiran, kita pasti pernah walaupun mungkin intensitasnya bisa dihitung dengan jari, mendengarkan materi yang disampaikan karena ingin tahu suatu hal seperti mengapa makan bakteri itu menyehatkan atau bagaimana besi sebagai bahan utama penyusun kapal tidak tenggelam dan lain sebagainya. Itu artinya kita mempunyai tujuan untuk mencari ilmu.

Sekolah diciptakan sebagai tempat untuk mewujudkan salah satu tujuan Bangsa Indonesia dan sebagai tempat untuk menuntut ilmu bukan mencari nilai. Jika akhirnya tercipta nilai, KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal), kognitif, afektif dan lain sebagainya itu hanyalah sebagai pemacu semangat untuk berprestasi dalam segala bidang.

Bukan hanya akademis tapi juga non akademis seperti cara bersosialisasi, berkerja sama, dan mengembangkan karakter yang mungkin mudah kita dapatkan di sekolah. Jadi jangan buang waktumu sia-sia di bangku sekolah dengan pencarian nilai yang tak seabadi ilmu.

Cinta Silvia
2 hours 'ago'

Baru saja keluar dari komplek sekolah-sebagai guru freelance selesai mengajar langsung pergi ke tempat lain- saya dihadang seorang ibu yang mengeluhkan perubahan sifat anaknya yang semakin buruk dan tidak bisa mengendalikan amarah. Ibu tadi menganggap perubahan sifat yang makin buruk ini disebabkan karena anaknya masuk dalam kelas yang semua siswanya “bodoh”. Sekolah telah mengklasifikasikan para siswa menjadi dua kelas yang sangat berbeda, kelas pintar dan kelas bodoh.

Pengelompakan siswa memang sering dilakukan sekolah. Dalam beberapa kasus, pengelompokan ini memberi manfaat positif dan juga berdampak negatif. Pengelompokan sering pula disebut pengklasifikasian berdasarkan karakteristik tertentu. Nah, pada kasus di atas yang saya jumpai dan yang dialami oleh ibu dari siswa yang mengeluh tadi adalah klasifikasi akademik (ability gouping), yaitu pengelompokan dalam kelas yang sama berdasarkan kemampuan akademik, siswa yang akademiknya tinggi dijadikan satu kelas (kelas A) dan siswa yang akademiknya rendah dijadikan satu kelas yang sama (kelas B). Klasifikasi seperti selalu menjadi perdebatan yang tidak akan pernah habis di dunia pendidikan.

Tahukah Anda? Pengelompokan biasanya dilakukan dengan mempertimbangkan asumsi bahwa siswa akan berkembang secara optimal jika diberi lingkungan yang sama kemampuan akademiknya. Hal ini diperkuat dengan asumsi lain bahwa siswa yang berpotensi tinggi akan saling bersaing. Persaingan ini positif untuk merangsang prestasi. Demikian pula siswa yang akademiknya rendah akan berkembang sesuai dengan potensinya. Pertimbangan lain adalah hak setiap siswa mendapatkan layanan terbaik di sekolah. Pengelompakan menjadi cara memberi layanan terbaik bagi siswa.

Di balik asumsi tersebut terdapat pandangan bahwa heterogenitas kelas, siswa potensi akademik tinggi bercampur dengan siswa potensi akademik rendah, menyebabkan yang berpotensi akademik tinggi tidak bisa berkembang maksimal karena guru akan memberi pelayanan yang juga bisa dipahami oleh siswa yang berpotensi rendah. Jelas sekali dari pandangan ini sekolah yang menerapkan pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan akademik memberi kemudahan kepada guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan konteks siswa. Kepada para siswa pintar, guru melakukan pembelajaran dengan lebih tinggi standarnya dan kepada kelas yang lain guru akan melakukan dengan metode yang berbeda, yang sesuai dengan karakteristik para siswanya.

Kenyataan “Wou Banget”

Dalam kenyataan yang terjadi seringkali justru kontraproduktif, baik untuk kelas A maupun kelas B. Kelas kategori A sering para siswanya merasa “lebih” hebat, over confidence dan muncul konflik yang bersifat destruktif di antara teman sekelas karena persaingan yang ada. Demikian juga dengan kelas B. Mereka menjadi kelompok yang kehilangan identitas sebagai pelajar, emosi mudah mencuat tidak terkendali, keinginan belajar karam bagai kapal menabrak karang. Sungguh kelas yang kehilangan identitas. Memperihatinkan sekali keadaan setiap siswa.

 

Pengklasifikasian kelas telah membuat pengkotak-kotakan yang sangat tidak manusiawi. Terjadi dehumanisasi di lembaga pendidikan yang menyatakan diri sebagai media penerus budaya dan pembangun karakter. Guru yang mengajar di kelas B tidak berdaya membangkitkan semangat belajar. Lebih sering terjadi pembiaran atas perilaku bully di antara para siswa. Menilik di kelas A pun sesungguhnya tidak terjadi perkembangan yang signifikan di antara para siswa, karena guru mengajar tidak pula memiliki rencana pembelajaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas B. Artinya, setiap guru bidang studi hanya memiliki satu rencana pembelajaran yang diterapkan di kelas A dan B.

Sebagai seorang pendidik saya merasa kasihan kepada siswa-siswa yang dimasukkan ke dalam kotak “B”. Anda tahu apa yang dipikirkan siswa di kelas itu dengan huruf B? Mereka mengartikan BODOH. Jika dinasihati supaya berjuang untuk menjadi lebih baik, apa jawab mereka? “kan kami anak-anak bodoh, Pak!” Sungguh kesihan mereka.

Barangkali para pakar pendidikan, dan para ahli psikologi perkembangan memiliki seribu satu alasan yang membenarkan implementasi grouping class, tetapi saya sebagai seorang pendidik dan orang tua tidak rela pengelompokan seperti itu. Semoga setiap pihak yang memiliki keprihatinan terhadap pendidikan dan perkembangan anak berjuang untuk sebuah pendidikan yang manusiawi, yang menghargai setiap anak dengan berbagai keunikan dan kepolosannya. Sekolah yang membantu mereka tumbuh menjadi bunga mawar kendati hidup di antara onak duri kelemahan dan kenakalannya. Bagaimanapun perilakunya, mereka adalah seorang anak. Ya, anak. Bukan seorang anak yang harus berperilaku seperti orang dewasa.

Rizki Anugrah Ramadhan
5 hours 'ago'

Seperti halnya yang kita ketahui bersama bahwasanya tanah merupakan merupakan bagian dari sumber daya alam yang telah tersedia secara alami. Bagaimana proses pembentukan atau terjadinya tanah yang terdapat pada sekitar kita ini, tentunya sebagian besar dari kita jarang berfikir mengenai hal demikian. Memang tanah yang terdapat di sekitar kita ini memang sudah jadi dan proses terjadinya juga tidak terlihat, tetapi berlangsung secara alamiah yang dilakukan oleh proses alam secara alami. Tentunya proses di alam ini terjadi dalam proses yang tidak sebentar tetapi memerlukan waktu yang relatif lama. Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari mengenai tahapan proses pembetukan tanah yang terjadi di alam. Ketika kita mempelajari proses terjadinya tanah tentunya akan menambah pengetahuan yang kita punyai dan semakin membuat kita secara bijak dalam memanfaatkan sumber daya alam yang terdapat di bumi yang kita tempati ini.

Pengertian dan proses terjadinya tanah

Tanah ini merupakan bagian dari permukaan bumi yang mana dijadikan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya vegetasi. Dalam terbetuknya tanah ada beberapa proses yang dapat menyebabkan terjadinya tanah, diantaranya

[1] Tanah dapat terbentuk dari proses pengendapan debu yang tebal yang bercampur dengan pasir karena dipengaruhi oleh tanah,

[2] Terjadinya tanah oleh karena akibat dari batuan - batuan yang ditumbuhi oleh tumbuhan perintis ( misalnya lumut ) sehingga batuan tersebut mengalami hancur,

[3] Proses terjadinya tanah juga dapat dari hasil proses pelapukan yang terjadi pada bebatuan dan pembusukan yang terjadi pada tanaman atau tumbuhan.

Tanah di bumi ini berasal dari hasil pelapukan dari berbagai macam batuan keras yang terdapat di alam. Jenis dari batuan keras yang mengalami pelapukan atau penghancuran di antaranya batuan beku, batuan sedimen tua, dan batuan metamorf. Selain berasal dari hasil pelapukan batuan keras, tanah juga hasil campuran dari hasil pelapukan batuan keras dengan bahan yang lebih lunak dan bahan lepas sepeti contohkan abu akibat letusan gunung berapi ( abu vulkanik ) dan bahan endapan material yang baru. Proses pelapukan yang terjadi di alam mengakibatkan permukaan batuan yang keras hancur menjadi bagian batuan yang lebih kecil dan lebih lunak.

Bagian batuan keras yang telah hancur menjadi bagian yang lebih kecil - kecil akibat dari proses pelapukan ini dinamakan dengan regolit. Pada saat terjadi proses pembentukan tanah, bagian regolit yang atas mengalami perubahan bentuk menjadi tanah. Regolit merupakan bahan lepas ( termasuk tanah ) yang terdapat pada bagian atas permukaan batuan keras yang mengalami proses pelapukan di alam.

Bagian pecahan batuan yang mengalami lepas dari batuan keras telah lapuk ini akan menjadi bahan induk dalam proses terbentuknya tanah. Bagian - bagian yang lapuk dan lepas dari batuan keras yang mengalami pelapukan ini akan mengalami perubahan menjadi bahan induk dari tanah yang lunak. Proses perubahan dari bentuk yang keras menajadi bentuk yang lunak ini memerlukan waktu yang lama bahkan sampai ratusan tahun lamanya. Kejadian perubahan bahan indukan tanah dari yang keras menjadi lunah ini merupakan suatu proses penghancuran yang dipengaruhi oleh faktor iklim yang berlangsung di alam bebas.

Ketika kita coba untuk menggali tanah sampai pada kedalaman tertentu, maka kita akan mendapati lapisan - lapisan tanah yang memiliki sifat - sifat berbeda. Semisalnya saja dari lapisan tanah bagian atas hingga pada lapisan tanah bagian bawah hanya terdiri dari lempung, di lapisan bagian bawah berwarna kelabu, lapisan pada bagian tengan memiliki warna merah, dan pada lapisan pada bagian atas berwarna kehitam - hitaman. Lapisan tanah berbentuk karena terjadi dua proses yang terjadi yaitu pengendapan berulang - ulang yang dipengaruhi oleh genangan air dan proses pembentukan tanah.

Proses terbentuknya atau pembentukan tanah dimulai dari proses pelapukan pada bebatuan induk menjadi bahan induk tanah. Selanjutnya dilanjutkan dengan proses percampuran bahan pemindahan bahan organik dengan bahan mineral yang terdapat pada permukaan tanah, pembentukan struktur tanah, pemindahan bahan - bahan tanah dari bagian atas ke bagian bawah, dan diikuti oleh berbagai macam proses lainnya yang menghasilkan pembentukan proses horizon tanah. Lapisan - lapisan horizon tanah yang terbentuk dikarenakan hasil dari proses pembentukan tanah.

Syarat untuk dapat terbentuknya tanah

Dalam pembentukan tanah tentunya tidak serta - merta langsung muncul tanah, tetapi harus memenuhi syarat yang harus dipenuhi agar dapat terbentuk tanah. Syarat untuk dapat terjadinya tanah di alam ini yaitu terdapatnya bahan asal dari tanah tersebut pada umumnya batuan indukan dan terdapat faktor yang mempengaruhi sehingga terbentuknya tanah tersebut. Bahan indukan tanah dengan batuan indukan memiliki pengertian yang berbeda.

Batuan indukan merupakan bahan atau material yang berbentukan batuan utuh dan bersifat menyatu ( padu ). Indukan tanah merupakan material yang terpisah - pisah yang merupakan bagian dari pecahan dari batuan indukan tersebut. Dalam proses pembentukan tanah ini ada faktor aktif dan faktor pasif. Dalam proses terbentuknya tanah yang termasuk ke dalam faktor aktif yaitu iklim di alam dan organisme yang terdapat di tanah. Sedangkan yang masuk ke dalam gologan faktor pasif yaitu lamanya pembentukan tanah ( waktu ), bahan indukan tanah, dan bentukan tanah atau bentuk lahan dari tanah tersebut.
 

Faktor - faktor dalam pembentukan tanah

Proses pembentukan tanah yang berasal dari bahan induk telah menjadi objek pembelajaran untuk suatu disiplin ilmu yang dinamakan dengan genesa tanah. Dalam proses pembentukan tanah terdapat faktor - faktor yang memiliki pengaruh penting diantaranya adalah iklim, organisme, bahan induk, topografi, dan lamanya pembentukan tanah ( waktu ).

Iklim merupakan faktor yang memiliki peranan penting dalam proses pembentukan tanah. Bagian atau komponen dari iklim yang memiliki peranan penting dalam terbentuknya tanah adalah suhu atau temperatur udara dan curah hujan. Suhu atau temperatur udara memiliki pengaruh dalam terjadinya proses pelapukan secara mekanis pada bebatuan. Curah hujan memiliki pengaruh pada proses terjadinya pelapukan bebatuan secara fisik dan kimia. Pada daerah tropis curah hujan dan suhu udara yang tinggi dapat menyebabkan reaksi kimia berjalan dengan cepat sehingga proses pelapukan bebatuan dapat terjadi secara intensif. Dengan adanya pristiwa yang demikian mengakibatkan banyak tanah yang terdapat pada daerah tropis yang mengalami pelapukan lanjut, memiliki unsur hara yang rendah, dan bereaksi masam.

Organisme memiliki peranan yang tidak bisa dianggap sepele dalam proses untuk membentuk tanah. Organisme hidup yang berperan dan proses pembentukan tanah terutama organisme vegetasi dan jasad renik. Vegetasi akan memberikan pengaruh pada pelapukan bebatuan secara fisik, kimia, dan organik. Jasad renik ini ikut berperan dan mempercepat proses pembusukan sisa - sisa bahan organik. Akumulasi bahan organik, siklus unsur hara, dan pembentukan struktur tanah yang stabil ini sangat dipengaruhi oleh kegiatan organisme dalam tanah.

Bahan induk ini merupakan bahan asal yang pada nantinya akan menjadi tanah. Pada umumnya tanah berasal dari batuan dan sisa - sisa bahan organik. Sifat - sifat yang dimiliki oleh dimiliki oleh bahan induk masih memiliki pengaruh terhadap proses pembentukan tanah. Susunan kimia dan mineral yang dimiliki oleh bahan induk tidak hanya berpengaruh terhadap intensitas pelapukan, tetapi terkadang juga menentukan jenis vegetasi alami yang tumbuh di atasnya. Adanya dedaunan dan ranting - ranting yang rontok atau berguguran dan sisa - sisa tanaman yang telah mati akan membentuk suatu bahan organik. Bahan organik ini dapat menjadi media kehidupan bagi jasad renik ( jasad hidup tanah ). Proses penghancuran dan penguraian yang dilakukan oleh jasad renik ini pada bahan - bahan organik akan menhasil asam - asam organik dan anorganik akan dapat menyebabkan pelapukan pada bebatuan.

Topografi ( relief ) merupakan bentuk atau keadaan suatu wilayah di permukaan bumi. Peran serta topografi dalam pembentukan tanah diantaranya [1] mempengaruhi jumlah air hujan yang meresap atau ditahan oleh tanah; [2] memberikan pengaruh terhadap air tanah; [3] mempengaruhi besarnya erosi; [4] mempengaruhi gerakan air dan bahan - bahan yang terlaruh di dalam tanah.

Waktu ( lamanya proses pembentukan tanah) proses peralihan dari bahan indukan tanah sampai menjadi tanah tentunya memerlukan waktu yang tidak sebentar. Untuk menghasilkan tanah yang tebal tentunya membutuhkan waktu beratus - ratus tahun.

Sekian catatan kali ini mengenai proses pembentukan tanah

Bintang Maulidya
6 hours 'ago'

Iklim yang dimiliki oleh masing - masing wilayah di Bumi memiliki kondisi yang bermacam - macam antara satu tempat dengan tempat yang lainnya. Masing - masing wilayah yang ada di Bumi memiliki perbedaan mengenai kondisi ikilim yang dimiliki, perbedaan ini pada wilayah tertentu dan pada waktu tertentu. Kondisi iklim yang ada di alam ini memberikan pengaruh pada kondisi lingkungan hidup yang berada pada wilayah tertentu dengan kondisi iklim yang tertentu pula.

Dengan seiring berjalannya waktu dan terjadinya perubahan pada kondisi alam maka dapat menyebabkan terjadinya gangguan iklim atau perubahan iklim maupun cuaca di suatu wilayah yang dapat ikut mempengaruhi kondisi lingkungan hidup. Di alam ini ada berbagai peristiwa atau kejadian yang dapat mempengaruhi kondisi iklim yang ada. Peristiwa yang timbul di alam ini dan ikut berpengaruh terhadap gangguan iklim, ada yang terjadi secara alami maupun karena timbulnya peristiwa tersebut akibat pengaruh dari makhluk hidup yang hidup di Bumi ini bisa saja peristiwa tersebut merupakan akibat dari perbuatan manusia sendiri.

Gangguan atau perubahan pada iklim dapat diberikan pengertian yaitu suatu kejadian atau peristiwa berubahnya unsur - unsur yang menyusun iklim atau yang mempengaruhi cuaca secara tidak menentu. Kejadian perubahan pada iklim ini dapat terjadi pada wilayah yang dipengaruhi secara lokal maupun secara mengglobal (global). Peristiwa perubahan pada iklim juga dapat terjadi dalam rentang waktu yang membentuk suatu siklus misalnya harian, musiman, tahunan atau bahkan dapat juga puluhan tahun. Dengan demikian dapat diketahui bahwasanya gangguan pada iklim yang terjadi di alam ini dapat timbul pada berbagai lingkup ruang dan waktu yang bermacam - macam.

Gejala yang menandakan perubahan iklim atau terjadinya gangguan pada iklim yang sedang berlangsung

Berbagai macam peristiwa atau kejadian yang timbul di alam ini bila kita dapat mengamati dengan seksama maka akan mendapatkan adanya peristiwa yang timbul dikarenakan oleh adanya perubahan pada keadaan iklim. Di alam ini peristiwa yang menjadi petanda mengenai terjadinya gangguan terhadap iklim ini tentunya tidak secara langsung dalam waktu yang singkat dapat diketahui akibat dari perubahan pada iklim atau cuaca tersebut.

Terkadang terjadinya peristiwa ini berlangsung secara perlahan - lahan dan dalam waktu yang relatif lama. Kejadian perubahan pada iklim yang berlangsung secara terus menerus dan dalam waktu yang lama maka tentunya akan memperlihatkan suatu kejadian yang nantinya dapat di amati dalam kehidupan sehari - hari. Bila mana keadaan yang diakibatkan oleh perubahan cuaca atau iklim ini sudah dapat dirasakan dalam kehidupan keseharian tentunnya iklim yang ada di alam ini sudah benar - benar mengalami perubahan yang besar bila dibandingkan dari keadaan yang seharusnya (keadaan iklim yang normal).

Tanda atau gejala - gejala alam yang memperlihatkan bahwasanya kondisi iklim sudah mengalami perubahan dari kondisi yang normal dapat kita ketahui dianataranya berikut ini.Pada waktu belakangan ini dalam berita - berita sudah ada yang memberitahukan bahwasanya 

[1]kondisi gumpalan es - es yang berada di wilayah kutub (salju atau es abadi) mengalami pencairan sehingga menambah ketinggian air laut, keadaan yang seperti ini memperlihatkan iklim yang ada di bumi ini sudah jauh dari normal. Ketika es pada wilayah kutub mengalami peristiwa pencairan yang mengakibatkan kenaikan air di lautan, 

[2] es mencair mengakibatkan air lautan mengalami kenaikan ini menyebabkan pulau menjadi tenggelam dan mengalami jalannya air sungai menuju ke lautan sehigga akhirnya menjadikan bencana banjir pada daerah dataran rendah.

[3] Kondisi suhu yang di alami oleh bumi menjadi lebih tinggi atau mengalami peningkatan menyebabkan suhu menjadi panas dan mengeringkan air permukaan yang mengakibatkan ketersediaan air menjadi langka. 

[4] Ketika suhu bumi mengalami peningkatan (semakin panas), hal ini menambah resiko terjadinya bencana kebaran hutan dikala wilayah tertentu di Bumi mengalami musim kering (kemarau). 

[5] Terjadinya perubahan pada iklim, menjadikan iklim atau cuaca yang terjadi pada suatu wilayah menjadi tidak teratur (tidak stabil) berbeda dengan sewaktu keadaan iklim masih dalam keadaan normal. 

[6] Timbulnya kejadian alam yang dinamakan dengan El Ninodan La Nina. Penjelasan dan penjabaran mengenai kejaian El Nino dan La Nina seperti yang dituliskan berikut ini.

Peristiwa alam El Nino ini terjadi sebagai bentuk gejala alam yang menandakan telah terjadinya perubahan pada kondisi iklim dari keadaan yang normal atau stabil ke kondisi yang kurang normal. Gejala alam ini dapat menimbulkan gangguan iklim yang terjadi secara global. Peristiwa ini terjadi dengan adanya kejadian memanasnya suhu air permukaan air laut yang mana tempatnya di Pantai Barat Peru - Ekuador (Amerika Selatan). Terjadinya peristiwa arus dari dasar laut bergerak menuju permukaan laut (up-welling) yang meyebabkan suhu air permukaan air laut mengalami peningkatan (panas) dari yang sebelumya memiliki kondisi suhu air yang dingin atau normal. Dikarenakan terjadinya peristiwa El Nino ini pada akhir bulan Desember (sekitar perayaan hari natal), bahasa setempat menamakan peristiwa ini dengan sebutan bayi laki - laki.

Proses terjadinya kejadian alam El Nino yaitu ketika saat - saat tertentu perairan laut dengan kondisi suhu yang panas dari perairan Indonesia bergerak menuju ke arah Bumi bagian timur menyusuri atau melewati wilayah ekuator Bumi hingga sampai ke wilayah pantai barat Amerika Selatan (Peru - Ekuador). Pada waktu yang bersamaan air laut dengan kondisi suhu tinggi (panas) yang berasal dari pantai barat Amerika Tengah mengalami pergerakan atau bergerak menuju ke arah selatan hingga sampai pada wilayah pantai barat Peru - Bolivia. Pada akhirnya terjadinya peristiwa pertemuan antara arus air laut panas yang berasal dari Indonesia degan arus air laut panas dari wilayah Amerika Tengah yang bertemu atau bercampur menjadi satu di wilayah perairan pantai barat Peru - Bolivia. Keadaan yang seperti ini menjadikan berkumpulnya massa air laut yang kondisi suhu panas dalam jumlah yang besar dan menempati daerah yang luas. Kondisi air permukaan luat yang panas menyebabkan terjadinya peningkatan suhu udara di bagian atasnya. Kondisi yang demikian menyebabkan udara di daerah tersebut mengalami proses pemuaian ke atas (konveksi) dan selanjutnya terbentuklah daerah bertekanan rendah atau minimum.

Hal ini menjadikan angin yang berada pada wilayah sekitar Pasifik dan Amerika Latin akan mengalami pergerakan atau bertiup menuju ke daerah yang memiliki tekanan udara rendah yang berada di wilayah pantai barat Peru - Ekuador. Di wilayah Indonesia angin monsun datang dari arah Asia dengan membawa banyak kandungan uap air, sebagian besar dari angin monsun ini mengalami belok arah menuju ke daerah atau wilayah yang memiliki tekanan udara rendah di pantai barat Peru - Ekuador. Dengan adanya hal yang demikian ini menjadikan angin yang bergerak menuju Indonesia hanya membawa sedikit uap air sehingga menjadikan musim kemarau yang berkepanjangan.

Di negara Indonesia kejadian alam El Nino ini telah terjadi sebanyak lima kali semenjak tahun 1980 yaitu pada tahun 1982, 1991, 1994, dan pada tahun 1997/1998. El Nino yang terjadi pada tahun 1997/1998 menyebabkan musim kemarauh yang berkepanjangan, kondisi kekeringan yang luar biasa, menimbulkan terjadinya peristiwa kebakaran yang hebat pada beberapa pulau, dan produksi bahan pangan mengalami penurunan yang drastis, yang mana selanjutnya disusul dengan adanya keadaan krisis ekonomi. Kejadian alam El Nino ini juga berdampat menimbulkan kekeringan yang luar biasa di berbagai benua. Benua yang mengalami kekeringan terutama di wilayah benua Afrika yang mengakibatkan terjadinya kondisi kelaparan di wilayah Etiopia dan di beberapa negara di wilayah Afrika Timur lainnya. Akan tetapi malah sebalik di daerah wilayah Amerika Selatan dengan adanya kejadian El Nino ini mengakibatkan bencana banjir yang besar dan terjadinya penurunan produksi ikan disebabkan oleh melemahnya up-welling.

Kejadian alam lain selain El Nino yaitu La Nina yang merupkan kejadian alam sebagai peristiwa kebalikan dari El Nino. La Nina ini berdasarkan bahasa setempat di beri nama dengan sebutan bayi perempuan.

Sampai di sini dahulu tulisan kali ini mengenai macam - macam gangguan pada iklim di planet Bumi. Semoga dapat menambah pemahaman kita akan pentingnya kondisi iklim normal yang ada di alam ini dan dapat menjadikan manfaat.

Nurul Marta
6 hours 'ago'

Pada hakekat belajar adalah sebuah perubahan tingkah laku yang terjadi pada pembelajar. Belajar memiliki ciri-ciri, diantaranya perubahan yang terjadi secara sadar, perubahan dalam belajar bersifat fungsional, perubahan dalam belajar bersifat positif dan aktif, perubahan dalam belajar tidak bersifat sementara, perubahan dalam belajar bertujuan atau terarah, perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku. Sesuai dengan aliran humanis, menyatakan bahwa setiap orang menentukan sendiri tingkah laku mereka. Siapa saja bebas memilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing dan tidak terikat pada lingkungan.

Tujuan pendidikan adalah untuk membantu masing-masing orang untuk mengenal dirinya sendiri sebagai manusia yang unik dan menolongnya dalam mewujudkan potensi-potensi yang ada pada diri mereka. Menurut pandangan serta teori konstruktivisme belajar merupakan proses aktif dari pelajar untuk merekonstruksi makna, mengikuti tes, aktifitas dialog, pengalaman fisik serta lain sebagainya. Belajar adalah proses untuk mengasimilasi dan menghubungkan pengalaman atau bagian yang dipelajarinya dari pengertian yang dipunyai sehingga pengertiannya semakin berkembang.

Berikut beberapa ciri-ciri belajar atau prinsip dalam belajar: 

 

  1. Belajar mencari makna. Makna diciptakan murid dari apa yang telah mereka lihat, mereka dengar dan mereka rasakan serta alami.
  2. Konstruksi makna. Kontruksi makna adalah proses yang terus menerus.
  3. Belajar bukanlah kegiatan mengumpulkan fakta namun pengembangan pemikiran dengan membuat pengertian baru. Belajar bukan sebuah hasil perkembangan namun perkembangan itu sendiri.
  4. Hasil belajar dipengaruhi oleh pengalaman subyek belajar dengan dunia fisik dengan lingkungannya.
  5. Hasil belajar tergantung pada apa yang sudah diketahui pelajar, tujuan serta motivasi yang mempengaruhi proses interaksi dengan bahan yang sudah dipelajari.


Dari ciri-ciri tersebut maka proses mengajar bukanlah aktifitas memindahkan pengetahuan dari guru ke murid namun suatu kegiatan yang memungkinkan seorang siswa merekonstruksi sendiri ilmu yang dimiliki dan menggunakan pengetahuan untuk diterapkan dalam kehidupan. Maka karena hal tersebut guru sangat diperlukan untuk membantu siswa dalam belajar sebagai perwujudan peran mereka sebagai mediator serta fasilitator.

Rizki Mumpuni
6 hours 'ago'

Iklim yang terjadi di Bumi ini bermacam - macam yang dipengaruhi oleh adanya rotasi bumi, revolusi bumi, dan perbedaan posisi garis lintang untuk tiap - tiap wilayah yang ada di Bumi. Pada kesempatan kali ini kita akan sama - sama belajar mengenai penglasifikasian atau klasifikasi iklim yang terjadi di Bumi ini. Proses pengelompokan atau penglasifikasian iklim yang terdapat di alam ini tentunya dengan mengacu pada beberapa faktor yang menjadi pembeda antara jenis iklim yang satu dengan jenis iklim yang lainnya. Langsung saja silahkan disimak catatan kali ini yang menyajikan mengenai beberapa klasifikasi atau jenis iklim yang terdapat di Bumi berdasarkan pada teori yang dipergunakan oleh para ahli.

Klasifikasi tipe iklim yang terjadi di alam (Bumi)

Di alam ini terjadinya iklim pada masing - masing wilayah tentunya disebabkan oleh beberapa faktor yang menyebabkan iklim pada suatu tempat tidak sama atau mengalami perbedaan dengan iklim yang terjadi di lain tempat. Perbedaan mengenai iklim yang terjadi tersebut menjadikan iklim yang ada di alam ini dapat diklasifikasik menjadi berbagai macam tipe iklim. Pengelompokan iklim yang terjadi di alam ini ada yang berdasarkan pada kondisi alam yaitu berdasar pada letak astronomis dan ketinggian tempat yang dimiliki oleh suatu wilayah tersebut. Selain berdasar pada kondisi alam yang dimiliki oleh suatu wilayah, penglasifikasian iklim juga berdasar pada pendapat atau hasil penelitian dari para ahli.

Klasifikasi iklim berdasar pada kondisi astronomis wilayah dan ketinggian dari wilayahdigolongkan menjadi iklim matahari, iklim fisis, dan iklim musimIklim matahari merupakan jenis iklim yang mana cara pembagian wilayah iklimnya dengan melihat banyak sedikitnya daerah tersebut mendapatkan penyinaran dari cahaya matahari. Berdasar dari teori para ahli bahwasanya daerah yang semakin jauh dari wilayah garis khatulistiwa Bumi akan mendapatkan lebih sedikit penyinaran oleh matahari.

Hal ini dikarenakan sudut datang penyinaran dari matahari ke daerah yang jauh dari wilayah khatulistiwa memiliki nilai sudut datang yang lebih besar jika dibandingkan dengan wilayah yang lebih dekat dengan khatulistiwa Bumi. Iklim matahari ini dapat di bagi lagi dengan berdasar pada satu teori yang menyatakan "bahwa suhu atau temperatur udara semakin rendah apabila letak atau posisi dari tempat tersebut semakin jauh dari khatulistiwa". Ada juga ahli yang menyatakan bahwasanya iklim matahari ini merupakan iklim teoritis. Pada kenyataannya ada beberapa tempat di planet bumi ini yang keadaan temperatur udaranya menyimpang dari teori tersebut.

Pembagian iklim matahari berdasarkan teori yang telah disebutkan sebelumnya digolongkan menjadi beberapa jenis iklim lagi diantaranya, iklim tropis merupakan iklim yang wilayahnya terletak diantara garis lintang 23,5 derajat LU - 23,5 derajat LS. Ciri - ciri yang dimiliki oleh iklim ini yaitu memiliki keadaan suhu udara yang selalu tinggi dan juga memiliki curah hujan yang tinggi (memiliki banyak curah hujan). Iklim subtropis jenis iklim yang daerahnya terdapat diantara garis lintang 23,5 derajat sampai 35 derajat baik pada belahan bumi sebelah utara maupun pada belahan bumi sebelah selatan. Jenis iklim ini memiliki ciri yang mana tekanan udara pada daerat tersebut selalu tinggi dan dalam keadaan kering. Dikarenakan itulah pada daerah dengan iklim jenis ini banyak ditemukan gurun pasir dan sabana. Iklim sedang terdapat pada tempat yang posisinya diantara 35 derajat sampai 66,5 derajat baik pada belahan bumi bagian utara maupuan belahan bumi sebelah selatan. Ciri yang dimiliki oleh iklim jenis ini, daerah yang memiliki iklim ini mempunyai empat musim yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi. Iklim kutub atau iklim dingin jenis iklim yang mana daerahnya terletak diantara 66,5 derajat sampai 90 derajat, baik terletak pada belahan bumi utara maupun selatan. Ciri yang dimiliki oleh jenis iklim ini yaitu memiliki suhu udara yang sangat dingin.

Iklim Fisis juga bagian dari jenis iklim berdasarkan pada kondisi astronomis dari suatu wilayah. Iklim fisis ini jenis iklim yang mana dipengaruhi oleh faktor keadaan alam sekitar. Faktor keadaan alam meiliputi daratan, lautan, dataran tinggi, pegunungan, pepohonan, dataran rendah, suhu udara, dan keadaan geografis yang dimiliki oleh suatu wilayah. Berdasar pada keadaan alam yang berbeda - beda di setiap wilayah yang ada di Bumi iklim jenis ini tentunya masih dapat di bagi lagi.

Pembagian jenis - jenis dari iklim fisis diantaranya iklim darat (kontinental), iklim laut, iklim dataran tinggi, dan iklim pegununganIklim darat yang disebut juga dengan iklim kontinental timbul di wilayah yang sangat luas dan angin yang terpengaruh dengan adanya iklim ini adalah angin darat yang memiliki kondisi kering. Pada daerah yang memiliki iklim ini pada siang hari kodisinya sangat panas sedang pada malam hari kondisinya sangat dingin. Pada daerah ini memiliki curah hujan yang rendah dan kadang - kadang juga juga dapat terbentuk suatu bentuk gurun pasir. Contoh beberapa daerah di Bumi yang memiliki iklim darat ini diantaranya Gobi, Tibet, Australia Tengah, Sahara, dan Arab. Iklim laut jenis iklim ini memiliki ciri - ciri yang mana memiliki curah hujan yang tinggi. Angin yang berpengaruhi pada daerah yang memiliki kondisi iklim dengan kategori iklim ini adalah angin laut yang mana kodisi anginnya lembab. Daerah di

Bumi ini yang kondisi iklimnya termasuk ke dalam iklim laut ini diantaranya daerah di kawasan benua eropa yang termasuk daerah tropis dan subtropis. Iklim dataran tinggi daerah yang tergolong memiliki kondisi iklim dataran tinggi ini pada umumnya mempunyai kondisi yaitu pada daerah tersebut mengalami perubahan suhu udara secara harian dan tahunan, tekanan udara pada pada deerah tersebut relatif rendah, sinar matahari pada daerah tersebut panas dan terik serta kodisi udaranya hanya mengandung uap air yang sedikit. Iklim pegunungan merupakan iklim yang terjadinya berada di daerah pegunungan yang mana kodisi yang ada di daerah pegunungan udaranya sejuk dan juga sering turun hujan. Pada daerah pegunungan ini sering terjadi turun hujan yaitu kejadian hujan yang mana dikarenakan adanya pergerakan awan yang naik lereng pegunungan menuju ke puncah dan mengalami peristiwa kondesasi dan inilah yang dinamakan dengan hujan orografis.

Iklim musim merupakan jenis iklim yang dipengaruhi oleh kondisi astronomis suatu wilayah khususnya kondisi geografis dari wilayah tersebut. Sebagai contohnya negara Indonesia yang mana letak geografisnya diapit oleh benua Asia pada sebelah utara sedangkan dari sebelah selatan diapit oleh benua Australia, tentunya kodisi yang demikian ini menjadikan wilayah Indonesia memiliki iklim musim. Iklim musim yang ada ini berkaitan erat dengan pola bertiupnya angin musim yang ada di Indonesia. Ketika pada waktu bertiupnya angin musim timur maka di wilayah Indonesia mengalami musim kemarau, sedangkan musim penghujan di wilayah Indonesia terjadi ketika angin musim barat mulai bertiup.

Klasifikasi dari jenis iklim berdasarkan teori yang dikemukakan oleh para ahli dapat dikelompokan menjadi iklim Koppen, iklim Schamidt - Ferquson, iklim Oldman, dan iklim YunghunhIklim Koppen merupakan iklim yang dikemukakan oleh seorang ahli yang berkebangsaan Jerman yaitu Wladimir Koppen. Pengelompokan iklim ini didasarkan pada temperatur atau suhu dan curah hujan yang terdapat pada suatu tempat. Teori klasifikasi Koppen merupakan teori yang paling digunakan oleh kebanyakan orang. Teori dari ahli ini membagi iklim yang ada di Bumi menjadi lima tipe iklim diantaranya.

[1] Iklim A atau iklim hujan tropis, iklim kategori ini memiliki ciri - ciri : suhu udara terdingin bulangan lebih dari delapan belas derajat celcius; memiliki curah hujan tahunan yang relatif tinggi; memiliki besar curah hujan bulanan lebih dari enam puluh milimeter.

[2] Iklim B atau iklim gurun/kering, iklim tipe ini memilik ciri: kondisi curah hujan pada daerah tersebut lebih kecil bila dibandingkan dengan kondisi penguapan yang terjadi.

[3] Iklim C atau iklim sedang basah, iklim tipe ini memiliki ciri - ciri : kondisi pada daerah yang memiliki iklim tipe ini mempunyai suhu bulanan terdingin minus tiga derajat celcius sampai minus delapan belas derajat celcius.

[4] Iklim D atau iklim dingin, ciri - ciri yang ada pada iklim tipe ini adalah : suhu atau temperatur terdingin kurang dari minus tiga derajat celcius dan termperatur bulanan terpanas lebih dari sepuluh derajat celcius.

[5] Iklim E atau iklim kutub, iklim tipe ini mempunyai tanda yaitu : bulan terpanas mempunyai suhu kurang dari sepuluh derajat celcius.

Cukup sekian dahulu catatan mengenai klasifikasi tipe Iklim yang ada di Bumi. Bilamana ada pertanyaan atau tambahan jangan sungkan dan jangan ragu untuk menuliskannya dalam kotak komentar agar dibahas secara bersama - sama. Semoga catatan yang seadanya ini bisa diambil manfaatnya.

Rizki Anugrah Ramadhan
7 hours 'ago'

Hari Santri Nasional diperingati setiap tahunnya di Indonesia pada tanggal 22 Oktober.

Tak terkecuali pada 22 Oktober 2018 ini, Hari Santri Nasional kembali diperingati dengan mengambil tema 'Bersama Santri Damailah Negeri'.

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional ini disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2015 lalu melalui Keppres Nomor 22 tahun 2015.

Penetapan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Saya menyatakan secara resmi tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional,” ujar Jokowi saat mendeklarasikan Hari Santri Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (21/10/2015).

Menurut Jokowi, kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 tidak lepas dari semangat jihad yang ditunjukkan oleh kaum santri.

Banyak pihak yang bertanya-tanya alasan dipilihnya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Menilik catatan sejarah, ternyata tanggal tersebut memiliki kaitan langsung dengan peristiwa berdarah ketika bangsa Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaannya.

Peristiwa tersebut adalah deklarasi Resolusi Jihad yang dilakukan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari di Surabaya pada tanggal 22 Oktober 1945.

Rizki Anugrah Ramadhan
7 hours 'ago'

Internet merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan seluruh pengguna komputer di seluruh dunia. Untuk menghubungkan setiap komputer tersebut digunakan sebuah pengenal komputer yang disebut dengan IP Address. Satu IP Address hanya dapat digunakan oleh satu komputer, dalam satu jaringan tidak diperbolehkan adanya IP Address yang sama. Sedangkan jumlah IP Address yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah pengguna yang akan terhubung dengan jaringan internet. Untuk mengatasi semua itu, disiasatilah dengan diciptakanya protocol bernama NAT (Network Address Translation).

Apa Itu NAT, dan apa fungsinya? NAT adalah sebuah metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet menggunakan satu IP Public. Dengan demikian keterbatasan ketersediaan IP Address untuk pengguna komputer dapat diatasi. Dengan NAT, satu IP Public tersebut mewakili IP Address komputer dalam jaringan tersebut. Sesuai dengan namanya, Network Address Translation menerjemahkan atau mengubah IP address pada jaringan privat menjadi IP Public untuk terhubung dengan jaringan internet. NAT biasanya dipasang pada router, untuk menggabungkan dua jaringan berbeda menjadi satu kemudian menerjemahkan IP Address dari jaringan itu ke IP Public yang memiliki hak legal untuk mengakses jaringan internet.

Fungsi NAT
*. Menerjemahkan IP Address komputer menjadi IP Public yang memiliki hak akses ke jaringan Internet
*. Menghemat IP Legal yang dibutuhkan oleh Internet Service Provider
*. Menghindari pengulangan pengalamatan ketika jaringan berubah
*. Mengurangi duplikat IP Address
*. Meningkatkan fleksibilitas jaringan

Dan berikut jenis-Jenis NAT (Network Address Translation)
1. NAT Statis

NAT Statis adalah yang menggunakan tabel routing tetap, alokasi yang diberikan ditetapkan sesuai dengan alamat asal ke alamat tujuan. Jadi komputer tidak dapat melakukan transaksi data apabila belum didaftarkan dalam tabel NAT. Penerjemahan dilakukan ketika sebuah IP Address lokal dipetakan dalam IP Public, alamat tersebut dipetakan satu lawan satu secara static. NAT akan melakukan data request dan data sent sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam tabel NAT.

2. NAT Dinamis
NAT dinamis menggunakan logika balancing, yaitu dimana pada tabel NAT ditanamkan logika kemungkinan dan pemecahan dari suatu alamat. Ada 2 jenis NAT dinamis, yaitu NAT System Pool dan NAT System Overload.

 

Follow Us On :
Lencana
Kongkow