999 +
#
0
0
0
49 years 'ago'
Putri Mahmudah
7 hours 'ago'

Ketika bekerja, lalu Anda meraih sebuah prestasi, tentu akan ada penghargaan yang mengiringinya sebagai bentuk apresiasi dari perusahaan, salah satunya adalah kompensasi kerja.

Kadang, saat Anda berstatus sebagai karyawan sebuah perusahaan, Anda merasa bahwa perusahaan memperlakukan Anda secara tidak adil. Kerja yang menumpuk, gaji yang minim, serta masa libur yang sedikit, mungkin adalah beberapa hal yang kerap dikeluhkan oleh orang-orang terhadap perusahaan tempat mereka bekerja.

Meski begitu, tak selamanya perusahaan tutup mata akan prestasi yang Anda torehkan selama bekerja. Bagi karyawan yang memang bekerja dengan rajin, serta mencatatkan sesuatu yang apik yang pada akhirnya mendorong perusahaan jadi lebih baik, akan ada penghargaan yang diberikan oleh perusahaan.

Dari sekian banyak penghargaan, kompensasi kerja adalah salah satu yang kerap diberikan perusahaan kepada karyawannya yang menorehkan hasil kerja yang baik. Nah, bagi Anda orang-orang yang baru merintis karier di dunia kerja, ada baiknya Anda mempelajari jenis-jenis kompensasi kerja yang ada di Indonesia. Mari kita simak.

Kompensasi Kerja Beserta Jenis dan Macamnya

Perkara kompensasi kerja di Indonesia, sama seperti di perusahaan lain di seluruh dunia, adalah upaya dari perusahaan untuk mengangkat produktivitas dari karyawan-karyawannya. Dengan adanya pemberian penghargaan, maka para karyawan akan terpacu untuk terus memberikan yang terbaik.

Nah, untuk jenis dan macamnya, kompensasi kerja di Indonesia memiliki bentuk yang berbeda-beda. Berdasarkan jenis pembayarannya, kompensasi kerja dibagi menjadi dua macam, yaitu: Kompensasi Pembayaran Langsung dan Kompensasi Pembayaran Tidak Langsung.

Kompensasi Pembayaran Langsung, merupakan kompensasi kerja yang cara pembayarannya dilakukan secara tunai, seperti gaji, upah, insentif, bonus, komisi, tunjangan tunai, tahunan, transportasi, dan premi manajemen. Sementara, Kompensasi Pembayaran Tidak Langsung, merupakan kompensasi kerja yang sifatnya tidak tunai, macam asuransi kesehatan.

Berikut di atas adalah kompensasi kerja berdasarkan jenis pembayaran. Ada macam-macam jika dilihat dari cara hitung-hitungannya. Beberapa di antaranya adalah Kompensasi Prestasi Kerja, Kompensasi Berdasarkan Lama Bekerja, Kompensasi Berdasarkan Senioritas, dan Kompensasi Berdasarkan Kebutuhan.

Kompensasi Prestasi Kerja ini biasanya berbentuk gaji atau upah yang diberikan berdasarkan prestasi kerja karyawan. Sementara, Kompensasi Berdasarkan Lama Bekerja didasari oleh lamanya karyawan bekerja. Kompensasi Berdasarkan Senioritas diberikan untuk masa kerja, sementara Kompensasi Berdasarkan Kebutuhan sesuai dengan kebutuhan hidup layak dari karyawan.

Bentuk Lain Kompensasi Kerja

Selain kompensasi kerja di atas, ada juga bentuk kompensasi kerja lain yang kerap diberikan perusahaan. Kompensasi itu berbentuk insentif dan tunjangan. Untuk insentif, ada banyak macamnya, mulai dari insentif karyawan perorangan hingga insentif untuk sebuah kelompok.

Sedangkan untuk tunjangan, hal tersebut adalah macam kompensasi kerja yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, atau kerap diberikan pada hari-hari tertentu. Setiap perusahaan memiliki kebijakan tunjangannya. Namun, lazimnya, ada beberapa jenis tunjangan yang biasa diberikan.

Beberapa jenis tunjangan yang biasa diberikan adalah tunjangan umum, tunjangan anak dan istri, tunjangan kinerja, dan tunjangan hari raya. Tunjangan yang diberikan atas jabatan struktural yang diemban, anak dan istri untuk biaya tambahan menghidupi mereka, kinerja untuk prestasi Anda, dan Hari Raya yang berkaitan dengan hari penting sebuah agama.

Jika melihat macam dan jenis kompensasi kerja di atas, ternyata kompensasi kerja itu banyak jenis dan macamnya. Kebanyakan dari jenis dan macam kompensasi kerja tersebut, termasuk jenis lain seperti insentif dan tunjangan, diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja karyawan, yang pada akhirnya berimbas pada naiknya keuntungan yang diraih perusahaan.

Lalu, apakah mendapatkan kompensasi kerja itu sudah cukup? Tentu saja belum. Ada hal lain yang harus Anda lakukan setelah menerima kompensasi kerja, yaitu memanfaatkannya sebaik mungkin. Bagaimana caranya?

Bagaimana Memanfaatkan Kompensasi Kerja yang Didapat

Setelah Anda mendapatkan kompensasi kerja, apalagi yang sifatnya seperti tunjangan, maka hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah mengelola kompensasi dan tunjangan tersebut dengan benar. Anggaplah hal tersebut sebagai rezeki lebih, yang harus Anda pergunakan dengan bijak dan cermat.

Khusus untuk tunjangan, hal tersebut bisa Anda manfaatkan untuk membantu kerja Anda sehari-hari. Misalnya seperti tunjangan kendaraan untuk menghemat ongkos, ataupun tunjangan anak dan istri. Tunjangan ini bisa juga menjadi bekal Anda untuk menabung demi kebutuhan di lain hari.

Lalu, setelah Anda mendapatkan kompensasi,  Anda juga tidak boleh berpuas diri. Bekerja dengan lebih baik, walau sudah mendapatkan kompensasi, adalah sebentuk hal lain dari pemanfaatan kompensasi kerja. Pada dasarnya, jangan sampai kompensasi kerja justru membuat kinerja Anda di perusahaan jadi buruk.

Marissa Putri
8 hours 'ago'

Sebagai seorang pekerja atau karyawan di perusahaan ada beberapa kegiatan yang tentunya menjadi pekerjaan kamu. Di sela-sela waktu saat kamu sedang ada pekerjaan ataupun tidak ada kebiasaan buruk yang kamu lakukan tentunya?

Sadar atau tidak kebiasaan yang sering kamu lakukan itu sebenarnya merupakan kebiasaan buruk yang harus dihilangkan di kantor. Namanya juga kebiasaan buruk tentu harus dihilangkan karena menyebabkan berbagai gangguan atau aktivitas yang dapat merugikan kamu sendiri.

Apakah kebiasaan yang kamu lakukan di kantor termasuk kebiasaan buruk atau tidak secara tidak sadar terkadang banyak para karyawan yang tidak menyadarinya. Oleh karena itu, kebiasaan buruk berikut ini harus kamu hilangkan di kantor ya.

Apa saja sih kebiasaan buruk yang harus kamu hilangkan di tempat kamu bekerja? Berikut ini dia daftarnya yuk langsung disimak berikut ini:

Menciptakan keributan

Untuk sebagian orang yang kamu jumpai di kantor mungkin mereka menganggap kamu sebagai seorang yang humoris atau orang yang ramah tetapi pada kenyataannya tidak semua orang akan senang dengan hal itu. Kebiasaan buruk yang tidak disadari telah dilakukan biasanya membuat keributan kecil yang faktanya mengganggu sebagian pekerja lain.

Tanpa kamu sadari ada beberapa karyawan yang merasa terganggu dengan kebiasaan kamu yang menciptakan keributan. Ketika hal ini sudah terjadi tentu kamu harus menghilangkan kebiasaan buruk ini di tempat kamu bekerja.

menciptakan suasana ramai dan seru mungkin menjadi harapan dan pemikiran kamu sendiri namun, untuk sebagian orang hal ini sebenarnya tidak perlu dan termasuk menganggu. So, kamu perlu mengetahui tempat dan suasana yang pas untuk menciptakan hal-hal semacam ini.

Memberikan banyak alasan yang sebenarnya tidak perlu

Salah satu kebiasaan yang dilakukan beberapa  pekerja adalah menunda-nunda pekerjaan. Untuk kebiasaan yang satu ini biasanya dilakukan dengan alasan bahwa pekerjaan tersebut masih lama deadlinenya.

Ada beberapa yang menerapkan kebiasaan buruk ini dengan menganggap bahwa pekerjaan yang bisa dilakukan nanti kenapa harus dilakukan sekarang. Untuk pekerjaan yang membutuhkan kerjasama tim kebiasaan ini merupakan kebiasaan buruk.

Menunda pekerjaan akan merugikan tim lain yang ingin menyelesaikan pekerjaan namun tertunda karena pekerjaannya belum kamu lakukan. Ketika kamu bisa menyelesaikan pekerjaan maka. Kenapa harus menundanya.

Lebih cepat selesai maka, waktu kamu juga bisa dipergunakan dengan lebih efisien. Masihkah kamu mau menunda pekerjaan ketika kamu bisa menyelesaikan tepat waktu dan memiliki waktu lebih banyak untuk hasil kerja yang lebih baik sehingga tidak harus terburu-buru menyelesaikannya.

Melakukan hal yang tidak perlu

Kebiasaan buruk yang dapat mengganggu di kantor berikutnya seperti kebiasaan merangkul rekan kerja, menepuk pundak rekan kerja dan bercanda dengan kata-kata yang agak kurang sopan. Kebiasaan- kebiasaan seperti ini tanpa disadari banyak terjadi di tempat- tempat kerja.

Ada beberapa karyawan yang menganggap kamu sudah berteman dekat dengannya dan memperlakukan kamu seperti tadi. Nyatanya kebiasaan ini dianggap mengganggu karena tidak semua orang yang senang dengan perlakuan seperti itu.

Sebaiknya kebiasaan buruk ini dihilangkan karena tidak semua orang menganggap kebiasaan tersebut adalah hal yang wajar. Bercanda boleh akan tetapi, tetap harus sopan dan tahu siapa lawan bicara kamu dan siapa yang kamu perlakukan seperti itu.

Ada beberapa kesalahpahaman yang mengganggu seperti niatan yang disalah artikan. Niatnya untuk berteman akan tetapi dianggapnya kamu terlalu berlebihan atau terlalu cari muka alias caper.

Membicarakan orang lain

Tanpa kamu sadari kebiasaan membicarakan rekan kerja itu merupakan kebiasaan yang berdampak pada ketidaknyamanan suasana di kantor. Hal-hal seperti ini biasanya terjadi karena beberapa alasan.

Adapun hal yang diperbincangkan seperti isu-isu yang sebenarnya belum tentu terbukti. Menghadapi persaingan kerja merupakan hal yang biasa dalam dunia kerja tetapi sampai menjatuhkan orang lain tanpa bukti yang jelas tentu jatuhnya fitnah.

Kebiasaan membicarakan rekan kerja dengan beberapa alasan akan mempengaruhi suasana kerja dan akan berpengaruh kepada kamu juga loh. Dampaknya suasana kerja jadi tidak nyaman atau anggapan bahwa kamu hanyalah iri atau tukang gossip.

Kebiasaan seperti ini juga berhubungan dengan citra dari rekan kerja kamu. Ciptakan suasana kerja yang nyaman dan lakukan persaingan secara sehat dengan hasil kerja dan prestasi kamu di dunia kerja.

Adapun kebiasaan buruk membicarakan rekan kerja kamu di kantor ini sebaiknya dihilangkan karena kamu tidak dibayar untuk menggosipkan orang lain tetapi kamu dibayar untuk pekerjaan yang kamu lakukan.

Selain itu, menggosipkan orang lain juga hanya membuang waktu kamu yang berharga dan tetntunya dapat menyusahkan orang lain ketika apa yang kamu bicarakan adalah hal yang salah dan hal yang tidak perlu.

Itu dia beberapa kebiasaan buruk yang harus kamu hilangkan di kantor yang dasarnya sering terjadi.

Nurul Marta
8 hours 'ago'

Ada pepatah yang mengatakan bahwa, ‘kerjalah dengan pintar, bukan keras’. Seiring dunia kerja yang semakin dinamis, pepatah tersebut tak lagi berlaku. Pada kenyataannya setiap orang yang bekerja dituntut kerja cepat dan pintar.

Kerja cepat dan pintar sudah amat lazim di dunia kerja saat ini. Orang tak lagi dituntut untuk bisa bekerja dalam tempo yang lama. Alasannya adalah kalau suatu pekerjaan bisa diselesaikan dalam waktu yang lebih sedikit, mengapa harus menghabiskan banyak waktu.

Menghabiskan banyak waktu untuk suatu pekerjaan bukanlah hal yang buruk–tetapi bekerja keras dalam waktu lama mudah membuat Anda cepat mengalami kelelahan. Toh, saat ini perusahaan lebih menyukai kultur untuk kerja cepat, bukan dengan lambat.

Meski demikian, untuk melakukan kerja cepat dan pintar bukan hal yang mudah. Terkadang, seorang pekerja yang telah terbiasa bekerja dalam ritme yang lambat merasa kesusahan. Anda tak perlu risau, kami memiliki beberapa tips yang bisa Anda coba untuk menghasilkan pekerjaan yang memuaskan, tanpa waktu lama.

Menyusun Rencana Kerja

Merencanakan, menggunakan bantuan alat produktivitas, dan menjadwalkan tugas di kalender dapat membantu Anda kerja cepat dan pintar. Dengan melakukan itu semua, niscaya pekerjaan Anda akan lebih teratur dan bisa menyelesaikan semua tugas dengan lebih cepat dan memuaskan.

Untuk mempraktikkan cara tersebut, Anda bisa memulainya dengan memecah tugas menjadi beberapa bagian. Anda bisa membaginya dalam berdasarkan seberapa penting hingga tenggat waktu yang diberikan. Setelahnya, Anda bisa menggunakan pengingat waktu agar Anda bisa kerja cepat.

Jangan Melakukan Pekerjaan secara Bersamaan

Ada falsafah yang mengatakan bahwa melakukan banyak hal sekaligus adalah bukti seberapa produktif seseorang. Meski demikian, banyak yang tak setuju dengan itu. Sebaliknya, menyelesaikan kerja secara bersamaan membuat Anda tak fokus. Anda perlu kerja cepat untuk sebuah pekerjaan.

Menurut Isabel Thottam dari Glassdoor, menyelesaikan kerja secara bersamaan membuat Anda tidak kerja cepat. Baginya, kerja cepat adalah menyelesaikan satu pekerjaan dalam waktu singkat dan berpindah ke pekerjaan lain apabila rampung. Ia menyarankan untuk mengatur pengatur waktu demi terjaganya tenggat.

Kurangi Distraksi di Sekeliling Anda

Saat mengerjakan sebuah pekerjaan, cobalah untuk meminimalkan gangguan di sekitar Anda. Anda bisa memulai mencoba mengurangi distraksi dengan menurunkan dering pada ponsel Anda hingga menyimpannya dalam tas atau menaruhnya jauh dari sekitar Anda.

Bridget Baker dari Lifehack menyarankan Anda untuk menggunakan mesin penjawab di telepon genggam Anda untuk mengurangi gangguan. Dengan mempraktikkan cara-cara tersebut, bukan tidak mungkin Anda akan kerja cepat dan pintar. Tak hanya memuaskan Anda, tapi juga bisa atasan.

Ambil Istirahat di Setiap Jeda

Ketika Anda mencoba untuk kerja cepat dan pintar, Anda juga perlu memastikan untuk tidak cepat lelah. Untuk menjawab itu, tidur siang adalah ide yang bagus. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa tidur siang setelah mempelajari informasi mempercepat proses penyimpanan informasi.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Glassdoor, waktu terbaik untuk melakukan tidur siang adalah antara jam 1 siang dan 6 sore. Hasil tersebut sebenarnya dipraktikkan oleh beberapa perusahaan yang berorientasi pada kerja cepat dan pintar. Jadi mengapa tidak coba tidur siang?

Berani Katakan ‘Tidak’ untuk Setiap Ajakan

Biasanya, godaan terbesar untuk kerja cepat disebabkan oleh rekan kerja. Ada kalanya mereka meminta Anda untuk menemani ke kantin saat Anda membutuhkan konsentrasi penuh. Demi mengatasi hal tersebut, satu-satunya jalan bagi Anda adalah berani mengatakan ‘tidak’ pada setiap ajakan.

Anda perlu ingat untuk mengatakan “ya,” sampai Anda menyelesaikan sebuah pekerjaan. Di samping itu, jangan biarkan orang tersebut karena semakin ia menunggu, Anda akan semakin tidak enak. Anda juga harus berani untuk menegaskan bahwa Anda baru bisa menemani apabila pekerjaan telah selesai.

Coba Bekerja di Ruangan Tertutup

Sebagian besar kantor milik perusahaan menerapkan open-space office. Cara tersebut dinilai ampuh untuk meningkatkan koordinasi sesama karyawan. Tak hanya itu, ide tersebut dinilai mampu membuat setiap karyawan terpacu apabila melihat rekan sekantornya kerja cepat.

Namun terkadang, cara tersebut tak bisa digunakan untuk kerja cepat. Pasalnya, ruangan terbuka memunculkan banyak distraksi. Cara mengatasi itu, ya, dengan coba mengerjakan sebuah tugas di ruangan tertutup. The Balance Career percaya bahwa ruangan tertutup adalah tempat terbaik untuk kerja cepat dan pintar.

Daftar di atas adalah tips-tips yang bisa Anda gunakan untuk bisa kerja cepat dan efisien. Hal tersebut tidak hanya bertujuan untuk menghemat energi, waktu, dan pikiran. Lebih daripada itu, kerja cepat dan pintar akan memberimu kesempatan yang besar untuk bisa terus diapresiasi dan meningkatkan nilai jualmu.

Jika Anda membutuhkan tips yang lain, jangan lupa untuk sign up ke Glints! Glints punya banyak cara untuk memaksimalkan karier hingga menemukan berbagai lowongan kerja  full-time, part-time, magang, hingga project-based. Semoga Anda bisa mempraktikkan hal di atas, ya!

Nurul Marta
8 hours 'ago'

Kamu pasti sudah pernah mendengar bahwa selain aspek akademik, masih banyak hal yang harus dipelajari seseorang untuk dapat menghadapi dunia kerja. Salah satu yang terpenting adalah soft skill. Banyak yang menyatakan bahwa nilai yang tinggi tidak akan teralu berguna ketika kamu memasuki dunia kerja tanpa memiliki soft skill.

Saat ini, para generasi milenial sudah memasuki usia rata-rata menghadapi dunia kerja sebagai seorang profesional muda. Seperti yang kita ketahui, bahwa generasi milenial selalu memiliki sesuatu yang berbeda. Mengapa berbeda? Hal ini tentunya juga dipengaruhi oleh perubahan berbagai aspek kehidupan yang diakibatkan oleh perkembangan zaman. Melihat persaingan kerja yang semakin ketat, tentunya para milenial juga harus memiliki soft skill yang lebih agar dapat bersiang di duni kerja. Soft skill apa saja yang penting untuk dimiliki milenial agar dapat sukses menjadi profesional muda? Berikut adalah 10 di antaranya!

Berpikir kritis

Soft skill pertama yang harus dimiliki oleh profesional muda adalah berpikir kritis. Kamu bisa melatih soft skill yang satu ini dengan dua hal, yang pertama adalah membaca buku dan yang kedua adalah memalui debat dan diskusi. Kedua kegiatan ini sangat membantu kamu mengembangkan soft skill berpikir kritis. Membaca dapat membantu kamu dalam mengenal lebih banyak kosa kata, membuka wawasan, dan juga memperdalam pembelajaran tentang berbagai topik.

Selain itu, kamu juga perlu sering melakukan debat dan diskusi. kamu bisa melakukannya bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja. Tidak perlu berdiskusi tentang hal-hal yang terlalu berat, kamu bisa sekedar membahas isu-isu hangat disekitarmu, tentang film, ataupun tentang buku yang baru saja kamu baca.

Komunikasi yang baik

Soft skill yang satu ini memang sangat penting dimiliki baik untuk profesional muda maupun untuk kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Cara mendapatkan soft skill ini dapat kamu mulai dari menjadi pendengar yang baik. Ketika seseorang mendengarkan orang lain bicara, kebanyakan orang akan fokus pada apa yang harus dikatakan selanjutnya, bukan pada apa yang sedang dibicarakan. Dengan belajar untuk mulai mendengarkan dengan baik, maka kamu juga akan dapat belajar berbicara dengan baik, ketidak dua-duanya telah kamu kuasai barulah kamu akan dapat menjadi komunikator yang baik.

Cara lain untuk mengembangkan soft skill ini adalah dengan cara merekam percakapan yang kamu lakukan. Setiap kamu mendengarkannya kamu akan tahu apa yang kurang dari kemampuan berkomunikasi yang kamu miliki.

Mengakses, menganalisis, mensintesis informasi

Hari ini, menyebarkan dan mengakses sebuah berita adalah hal yang sangat mudah. Akibatnya, semakin banyak informasi yang datang pada kita namun tidak terbukti kebenarannya. Seorang profesional mudah sudah selayaknya dapat melihat suatu informasi dengan lebih bijak. Tidak hanya mengaksesnya kemudian menelannya bulat-bulat, tetapi juga harus menganalisis dan mensisntesis informasi tersebut agar tahu kebenarannya. Ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya akan membuat seseorang terlihat kurang profesional.

Rasa ingin tahu, kreatif, dan inovatif

Ketiga soft skill ini sangat erat berkaitan dan sangat wajib dimiliki seorang profesinal muda. Rasa ingin tahu adalah awal mula datangnya sebuah ide kreatif dan sebuah inovasi. Selain itu, ketiga soft skill ini juga sangatlah berguna dalam hal penyelesaian masalah. Ketika kamu menghadapi sebuah masalah dalam pekerjaan, rasa ingin tahu akan membuat kamu tidak berhenti mencari sumber permasalahan tersebut hingga berhasil mendapatkannya.

Ketika kamu sudah mengetahui sumber masalahnya, kamu harus memikirnya solusi yang tepat dan efisien untuk dapat menyelesaikannya. Kreativitas dan inovasi akan sangat membantu kamu untuk mencari solusi paling efisien untuk masalah yang sedang kamu hadapi.

Kepemimpinan

Tidak semua orang suka untuk menjadi seorang pemimpin, tapi dalam hal karier, soft skill ini harus miliki jika kamu ingin berhasil sebagai seorang profesional muda. Kamu juga tentunya tidak berpikir bahwa akan selamanya bekerja di posisi yang sama, bukan? Setiap orang pasti menginginkan posisi yang semakin tinggi dalam kariernya, maka dari itu kamu tidak bisa menghindar untuk menjadi seorang pemimpin.

Bagaimana cara melatih soft skill kepemimpinan? Yang harus kamu lakukan adalah menjadi berani terlebih dulu, kamu harus siap untuk menjadi pemimpin kapanpun kesempatan itu datang padamu. Jika diberikan kesempatan untuk memimpin sebuah project, terimalah tantangan tersebut, bahkan akan lebih baik jika kamu dapat merekomendasikan dirimu sendiri.

Kemampuan beradaptasi

Dunia kerja jauh lebih keras dibandingkan dunia perkuliahan? Mungkin dapat dikatakan begitu. Lalu, apa yang bisa membuatmu bertahan? Tentu saja dengan memiliki soft skillkemampuan beradaptasi yang baik. Setiap pekerjaan mungkin saja berat untuk dilakukan pada awalnya, ketika kamu belum terbiasa dan banyak hal harus kamu pelajari. Jika kamu memiliki soft skill kemampuan beradaptasi yang baik maka kamu akan dapat melewati masa sulit tersebut. Soft skill yang satu ini akan membantu kamu melewati segala dimanika di dunia kerja.

Kerja sama dan kolaborasi

Soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang profesional muda adalah kemampuan kerja sama dan kolaborasi. Menjadi seseorang yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk karier kamu. Banyak orang yang mampu bekerja sangat baik jika bekerja sendiri, tapi kesulitan ketika harus bekerja sama. Hal seperti ini akan menyusahkan diri sendiri dan juga menghambat kerja tim, maka dari itu kamu harus mengasah soft skill yang satu ini jika ingin berhasil sebagai seorang profesional muda.

Public speaking

Public speaking merupakan soft skill yang cukup sulit bagi sebagian orang. Banyak sekali orang yang merasa tidak mampu berbicara di depan umum sehingga memilih untuk tidak melakukannya. Tapi, jika kamu ingin sukses sebagai seorang profesional muda, kamu harus berani menaklukan soft skill yang satu ini. Pada awalnya mungkin memang terlihat menakutkan, tapi satu-satunya cara untuk dapat menguasainya adalah kamu harus melakukannya sesering mungkin hingga akhirnya kamu terbiasa melakukannya.

Manajemen waktu

Seorang profesional muda wajib memiliki soft skill manajemen waktu. Dalam dunia kerja, menjadi tepat waktu adalah hal yang sangat penting. Datang terlambat atau menyeselaikan tugas lewat dari deadline adalah sebagian contoh bahwa kamu tidak memiliki manajemen waktu yang kurang baik.

Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang kurang disiplin dan tentunya tidak profesional. Meskipun kamu bukan orang yang suka menjadwalkan segala hal, tapi sebuah timeline dan jadwal kerja harian selalu penting untuk dipertimbangkan demi menguasai soft skill yang satu ini.

Networking

Soft skill terakhir yang harus dimiliki profesional muda tidak kalah penting dengan kesembilan soft skill sebelumnya. Memiliki networking yang luas sangat penting dalam membangun sebuah karier. Semakin luas networking yang kamu bangun maka akan semakin banyak kesempatan dan peluang yang datang padamu. Memperluasnetworking juga bukanlah hal yang sulit, kamu bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja. Yang lebih utama lagi adalah jangan pernah melewatkan sebuah acara yang memungkinkan kamu untuk dapat memperluas networking-mu.

Itu dia kesepuluh soft skill yang perlu dimiliki oleh semua profesional muda. Semua soft skill ini tentunya akan lebih baik jika sudah diasah sejak bangku perkuliahan atau bahkan bangku sekolah. Sebagain orang mungkin saja lebih menonjol dalam beberapasoft skill dan merasa kurang di beberapa soft skill lainnya. tapi pada sadarnya kemampuan tersebut dapat terus ditingkatkan jika memang terus dilatih dengan baik.

Selain informasi  di atas, kamu bisa mendapatkan informasi dan tips seputar karier lainnya di Blog Glints. Kamu juga bisa mendapatkan informasi lowongan pekerjaan mulai dari project-based, part-time, dan full-time dengan sign up ke Glints sekarang juga. Yuk, kembangkan kariermu bersama Glints!

Putri Mahmudah
9 hours 'ago'

Perasaan cemas dan panik bisa muncul kapan saja. Namun jangan sampai perasaan cemas dan panik mengganggu produktivitas harian Anda.

Ada trik yang dipercaya mampu menenangkan diri saat cemas dan panik menyerang. Mau coba? Ini daftarnya:

1. Pijat tangan

Memijat titik tertentu pada telapak tangan dapat membuatmu merasa lebih tenang. Cukup gunakan ibu jari untuk menekan telapak tangan lain, dan lakukan secara bergantian.

2. Menutup mata sejenak

Perlu kamu tahu bahwa 80 persen stimulasi sensorik masuk melalui mata, jadi menutupnya sejenak akan memberikan ruang bagi otak untuk beristirahat. Tak harus tertidur, kamu cukup berbaring di tempat tidur dengan mata tertutup.

3. Menghela napas

Teknik bernapas seperti ini juga efektif membuatmu lebih tenang. Tarik napas melalui mulut di hitungan kelima dan hembuskan kuat hingga keluar suara deru napas.

4. Peluk diri sendiri

Pelukan memang menenangkan, begitu pula dengan memeluk diri sendiri. Caranya, silangkan tangan pada dada dan tekan bersamaan ke arah perut. Lakukan kurang lebih selama 10 detik.

Ingin tahu lebih banyak soal trik menenangkan diri saat cemas dan panik, cek selengkapnya di HiMedik ya!

Marissa Putri
9 hours 'ago'

Dari sekian banyak efek negatif rasa cemas , ternyata hal tersebut juga memiliki dampak positif bagi otak tepatnya ingatan Anda.

Dilansir dari Zeenews, sebuah penelitian dalam jurnal Brain Sciences, menunjukkan bahwa rasa cemas yang masih tertangani dapat membantu seseorang mengingat kejadian lebih rinci.

Sebaliknya, bila rasa cemas terlampau tinggi dan berubah menjadi rasa takut, hal tersebut dapat membuat sesuatu yang netral dianggap memiliki unsur negatif.

"Orang dengan kecemasan tinggi harus berhati-hati. Pada tingkat tertentu, ada kecemasan yang dapat menguntungkan proses ingatan. Tapi kami tahu dari penelitian lain bahwa tingkat kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan orang mencapai titik kritis, yang mempengaruhi ingatan dan penampilan mereka," kata profesor University of Waterloo, Kanada, Myra Fernandes.

Untuk penelitian ini, peneliti melakukan penilaian terhadap 80 mahasiswa di University of Waterloo.

Setengah dari peserta secara acak diberikan tugas kelompok untuk melakukan instruksi pengkodean dalam. Sementara separuh lainnya ditugaskan melakukan pengkodean dangkal.

Hasil penelitian ini menunjukkan individu yang memiliki rasa cemas tinggi menjadi lebih peka terhadap pengaruh konteks emosional di ingatan mereka.

Hal tersebut membuat sesuatu yang memiliki makna netral, menjadi tercemar dan dianggap sebagai ancaman oleh mereka yang memiliki rasa cemas tinggi.

"Dengan memikirkan kejadian emosional atau dengan memikirkan kejadian negatif, ini mungkin membawa pola pikir negatif yang dapat membuat Anda bias atau mengubah cara Anda memandang lingkungan," jelas Christopher Lee, peneliti dari University of Waterloo.

Rizki Anugrah Ramadhan
9 hours 'ago'

Dengan telah dibukanya dan diluncurkan jadwal untuk SNMPTN & SBMPTN, maka kami dari Tim Ruang Mahasiswa akan membantu adik – adik untuk berbagai pertanyaan terkait masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2019.

Berikut pertanyaan – pertanyaan umum yang sering ditanyakan seputar SNMPTN, SBMPTN & Bidikmisi 2019:

Silahkan ajukan pertanyaan kamu di kolom komentar, dan kami akan menjawab-nya.

PERTANYAAN SEPUTAR SNMPTN, SBMPTN, DAN BIDIK MISI

1. Apakah jalur SNMPTN mempertimbangkan nilai Ujian Nasional, khususnya jika berkenaan dengan jurusan yang dipilih?

Jawab :

Beberapa dari mahasiswa yang lulus di jurusan yang di UN kan (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) pernah saya tanya tentang nilai UN mereka. Mereka mengaku bahwa nilai ujian nasional mereka rendah.

Bahkan untuk 2019 ini, nilai UN tidak berpengaruh pada SNMPTN, seleksi SNMPTN dilihat dari nilai raport semester 1 – 5 dan prestasi pendukung lainnya yang dibuktikan melalui piagam atau sertifikat.

2. Apa yang perlu dipersiapkan untuk mengurus bidik misi jalur SNMPTN?

Jawab :

Yang perlu dipersiapkan adalah surat – surat, seperti surat keterangan miskin, kartu keluarga, tagihan listrik, tagihan air (kalau ada), dan foto.

Foto – foto, diantaranya pas photo, foto rumah tampak depan dan dalam rumah. Semuanya itu dalam bentuk softcopy.

Data yang diisi harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya ya, untuk menghindari adanya pembatalan dana bidik misi kalau misalnya lulus karena kecurangan data.

Pernah ada mahasiswa yang merekayasa datanya, setelah lulus ia didatangi pihak pemberi bidikmisi, akhirnya beasiswa dibatalkan karena datanya gak sesuai dengan kondisi kehidupannya.

Untuk selengkapnya, boleh dibaca di:

3. Apakah kalau sudah lulus jalur SNMPTN masih boleh mengikuti SBMPTN?

Jawab :

Pertanyaannya yang sangat bagus. Dulu banyak calon mahasiswa yang merasa tidak puas lulus di PTN yang dipilih melalui jalur SNMPTN, kemudian mencoba jalur SBMPTN.

Namun mulai tahun ini, sistem SBMPTN tidak menerima calon mahasiswa yang telah lulus jalur SNMPTN. Jadi jangan asal pilih ya sobat untuk menghindari kemungkinan salah jurusan.

4. Mohon pencerahannya tentang sistem berbasis komputer untuk SBMPTN 2019?

Jawab :

Sistem berbasis komputer untuk SBMPTN 2019 dikenal dengan istilah UTBK (Ujian Tulis Berbasi Komputer).

Ini sama seperti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Berbeda dengan SBMPTN tahun sebelumnya, nilai yang diperoleh dalam ujian akan diketahui oleh peserta ujian. Nanti, nilai itu yang akan menjadi modal untuk mendaftar di PTN yang kamu targetkan.

5. Apa itu passing grade?

Jawab :

Passing grade itu bisa dikatakan sebagai nilai batas minimum untuk jurusan yang dipilih. Misalnya kalau kamu memilih jurusan Matematika Unimed yang passing gradenya 38%, maka minimal kamu harus mendapat nilai passing grade 38% untuk bisa lulus di jurusan tersebut.

Namun passing grade ini hanya sebagai gambaran atua prediksi saja, karena panitia SBMPTN juga belum pernah secara resmi mengeluarkan informasi passing gradeprodi secara resmi.

Saran, sebaiknya kamu rajin mengikuti try out SBMPTN yang diselenggarakan oleh organisasi tertentu agar kamu tahu berapa passing grade mu. Jadi, bisa lebih terarah dalam memilih jurusan.

6. Apakah passing grade seseorang memberikan pengaruh dalam SNMPTN?

Jawab:

Tidak. Dalam SNMPTN, yang memberikan pengaruh adalah perolehan nilai rapor.

Passing grade hanya berlaku untuk kamu yang mencoba jalur SBMPTN dan Mandiri. Namun perlu untuk diingat, passing grade akan berubah – ubah sesuai dengan pendaftar di jurusan tersebut. Jadi jangan terlalu berpatokan dari passing grade saja.

7. Berapa pilihan jurusan yang bisa dipilih untuk jalur SBMPTN?

Jawab :

Untuk tahun ini, pilihan jurusan hanya ada 2. Berbeda dengan tahun sebelumnya. Sistem SBMPTN tahun ini memang banyak mengalami perubahan.

Untuk info SBMPTN 2019 selengkapnya bisa kamu baca di:

8. Berapa soal yang disajikan dalam SBMPTN?

Jawab :

Berdasarkan pengalaman saya dua tahun yang lalu, ujian SBMPTN terdiri dari 2 materi yaitu TPA dan Saintek (Soshum untuk yang memilih jurusan IPS). Soal Saintek terdiri dari 60 soal dan TPA terdiri dari 90 soal.

Total soal ada 150 soal. Untuk tahun ini, belum tahu total soalnya ada berapa. Namun jenis tesnya masih sama, Tes Potensi Skolastik (TPS) dam Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang terdiri dari Saintek (untuk IPA) dan Soshum (untuk IPS).

9. Kalau memilih jurusan seni dan olahraga melalui jalur SBMPTN apakah masih ada Tes Keterampilan?

Jawab :

Untuk tahun ini, tes Keterampilan resmi dihapuskan. Tes Keterampilan digantikan dengan melampirkan portofolio sama seperti pada SNMPTN.

10. Apakah akreditasi sekolah memberikan pengaruh bagi lulus tidaknya peserta ujian dari jalur SBMPTN?

Jawab :

Akreditasi sekolah memberikan pengaruh bagi penilaian dalam SNMPTN. Bagi sekolah yang akreditasinya A, penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN akan lebih banyak dibandingkan sekolah yang akreditasinya B atau C, karena dianggap kualitas pendidikannya lebih baik.

  • Namun akreditasi sekolah tidak berpengaruh pada SBMPTN. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, SBMPTN dipengaruhi oleh nilai ujian yang diperoleh pada UTBK.

11. Bagaimana cara menghitung passing grade secara manual?

Jawab :

Cara menghitung passing grade secara manual bisa menggunakan rumus ini :

Dengan :

B = jumlah jawaban benar

S = jumlah jawaban salah

JS = jumlah soal

Karena jenis ujian ada 2 yaitu TKA dan TPS, maka hitung terlebih dahulu passing grade TKA (bobot 30%) dan TPS (bobot 70%)

Untuk nilai akhirnya bisa dihitung dengan (30% TKA + 70% TPS)/100

Sekali lagi, jika punya pertanyaan lainnya, atau jawaban atas pertanyaan kamu belum ada di artikel ini, silahkan tanyakan di kolom komentar.

Rizki Anugrah Ramadhan
9 hours 'ago'

Dalam melamar sebuah pekerjaan, wawancara kerja merupakan hal yang paling krusial dan penting. Sesi ini merupakan hal yang berkaitan langsung dengan profil dan kepribadian Anda. Pastinya, kesan pertama yang baik menjadi syarat mutlak agar bisa diperhitungkan oleh interviewer.

Kesan pertama merupakan hal penting karena seorang bos bisa tahu dalam waktu 30 detik awal, apakah si pelamar kerja punya kesempatan dipekerjakan atau ditolak mentah-mentah.

Maka dari itu, Anda pastinya tidak ingin membuat kesan buruk saat wawancara bukan? Nah, bagi Anda yang ingin melakukan interview, berikut adalah 5 tips ciptakan kesan pertama yang baik saat proses wawancara:

Gunakan baju terbaik saat wawancara

Faktor penampilan adalah nomor satu meskipun ada pepatah mengatakan "don’t judge book by its cover". Si bos pastinya tidak ingin karyawan yang akan diinterview berpenampilan lusuh dan tak pantas. Persiapkan dengan matang dan pastikan baju Anda rapih dan bersih sehari sebelumnya.

Pelajari Interviewer Anda melalui Facebook atau linkedin

Sama halnya mempelajari materi sebuah pelajaran sebelum ujian. Pelajari siapa sang penginterview Anda terlebih dahulu. Apakah mereka orang yang serius dan kaku, atau punya selera humor. Hal yang terpenting adalah Anda jadi tahu pengalaman kerja mereka dan mengasosiasikan hal itu dengan pengalaman kerja Anda sendiri.

Berjabat tangan dengan baik

Terlihat sederhana rupanya. Namun, hal ini merupakan langkah atau kontak awal Anda dengan para interviewer. Hindari terlihat gugup dan jabatlah tangannya sembari tersenyum dan mengucapkan salam.

Bicaralah dengan gaya bercerita

Salah satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kesan baik ialah dengan gaya bicara Anda. Bicara terlalu kaku justru akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Bicaralah dengan mengalir, sebagaimana Anda tengah bercerita soal pengalaman kerja dan pencapaianmu. Hal ini penting untuk membangun nuansa yang nyaman, dan membuktikan bahwa Anda adalah orang yang cerdas tetapi tetap terkontrol.

Buktikan bahwa kamu memang orang yang tepat

Tunjukan bahwa Anda antusias untuk mendapat pekerjaan di perusahaan yang Anda lamar. Tunjang dengan fakta serta pengalaman kerja yang Anda punya dan sesuai dengan posisi yang Anda lamar.

 

Lies Halizah
1 day 'ago'

Passive voice dapat diartikan sebagai suatu kalimat dimana subjek dalam kalimat tersebut menerima aksi, bukan sebagai pelaku aksi. Kebalikan dari active voice yang terfokus pada pihak pelaku aksi (doer of action), passive voice lebih fokus pada pihak yang menerima (hasil) suatu aksi (receiver of action).

Dalam penggunaannya, passive voice ini jarang digunakan untuk percakapan sehari-hari karena lebih bersifat formal. Berikut ini contoh kalimat passive voice;

Active

My parents plant some flowers (subjek = pelaku)

Passive

Some flowers are planted by my parents (subjek = penerima aksi)

Contoh Kalimat Passive Voice

Contoh Kalimat Passive Voice

Ciri Umum dan Contoh Kalimat Passive Voice

Berupa kalimat aktif yang dapat dirubah menjadi kalimat pasif. Kalimat aktif ini umumnya menggunakan transitive verbs (kata kerja yang membutuhkan objek) antara lain bring, buy, make, write dan lain sebagainya.

Namun sebaliknya, kalimat aktif yang menggunakan intransitive verbs (kata kerja yang tidak membutuhkan objek) antara lain arrive, cry, die, go atau swim, tidak dapat dirubah ke kalimat pasif. Walau begitu, jika intransitive verbs diikuti preposition, kalimat pasif bisa saja dibuat walau cenderung terkesan kaku.

Passive Voice biasanya selalu disesuaikan dengan tenses dan dapat dirumuskan sebagai berikut

Subject + to be (am/is/are) + past participle (pp)

Berikut ini tenses yang umum digunakan beserta rumus dan contoh frasenya

  • Simple Present (am/is/are + pp) = are created
  • Present Continuous (am/is/are being + pp) = are being created
  • Simple Past (was/were + pp) = were created
  • Past Continuous (was/were being + pp) = were being created
  • Present Perfect (has/have been + pp) = have been created
  • Past Perfect (had been + pp) = had been created
  • Simple Future (will be + pp) = will be created
  • Future Continuous (am/is/are going to be + pp) = are going to be created
  • Future Perfect (will have been + pp) = will have been created

Selain itu, kata get dapat pula menggantikan to be seperti dalam percakapan informal namun juga harus disesuaikan pula dengan konteks yang mengikutinya.

Contoh dan Penggunaan dari Passive Voice

  1. Bila pelaku tak disebutkan/ diketahui pasti. Contoh;

My book has been stolen.

Dalam kalimat ini, pembicara tidak tahu siapa pencuri bukunya.

  1. Bila pelaku telah dijelaskan dan tak perlu lagi disebut. Contoh;

Corn is grown in Java.

Dirasa cukup jelas dimana petani sebagai pelaku atau penanam jagung.

  1. Bila tidak ingin menyebut si pelaku. Contoh;

Mistakes were made.

Pembicara tidak ingin mengungkap siapa yang berbuat salah.

  1. Bila pelaku adalah banyak orang/ umum. Contoh;

Transjakarta is used as an alternative means of transportation.

pelaku merupakan publik sebab transjakarta bisa saja digunakan masyarakat umum.

  1. Bila pelaku sudah disebutkan sebelumnya. Contoh;

Mr. Umar caught Budi cheating on the exam. Budi was given punishment.

Mr. Umar sebagai pelaku telah disebut sebelumnya, sehingga dalam kalimat kedua (passive voice) tak perlu lagi disebutkan.

Dalam konteks passive voice tertentu, by-phrase (frasa pelaku) tak selalu digunakan sebab sejumlah alasan seperti yang tertulis tadi. Walau begitu, kita juga bisa mencantumkan pelaku bila informasi itu bersifat penting, contoh;

  • Bila ada informasi baru (dalam kalimat kedua).
  • Bila pelaku sudah diketahui namanya atau orang terkenal.
  • Bila identitas di pelaku tidak diduga sebelumnya.

Contoh Kalimat Passive Voice

Berikut ini kami bagikan banyak Contoh Kalimat Passive Voice dalam bentuk positif, negatif serta kalimat tanya yang bisa adik-adik pelajari:

1. Positive sentence (kalimat positif)

Untuk contoh kalimat passive voice yang pertama kami berikan dalam bentuk positif. Silahkan cek contoh-contohnya dibawah ini:

No. Active Sentence Passive Sentence
1. They eat a bar of white chocolate A bar of white chocolate is eaten by them
2. I catch the Salmon fish in the river The Salmon fish in the river is caught by me
3. The carpenter cut the wood The wood is cut by the carpenter
4. I charge my phone for two hours My phone is charged for two hours by me
5. You watch the tv in the living room The tv in the living room is watched by you
6. My mother makes chicken satay with soy sauce addition Chicken satay with soy sauce addition is made by my mother
7. I choose him to be my husband He is chosen by me to be my husband
8. I forget my laptop My laptop is forgotten by me
9. My teacher punish me because I forget to collect my homework I am punished by my teacher because I forget to collect my homework
10. The tv presenter forecast the weather condition The weather condition is forecast by the tv presenter
11. You freeze the horror movie The horror movie is frozen by you
12. I send a message to my best friend in London A message to my best friend in London is sent by me
13. My father makes a cheesy sandwich for me A cheesy sandwich is made by my father for me
14. My brother drink a glass of chocolate milk before he goes to sleep A glass of chocolate milk is drunk by my brother before he goes to sleep
15. My sister invites all her friends to the garden party All my sister’s friends are invited to the garden party
16. I type my biology experiment report on Ms. Word My biology experiment report is typed on Ms. Word by me
17. She calls me every morning Every morning I am called by her
18. My dog eats cow bones Cow bones are eaten by my dog
19. I receive some amount of money from my parents in my hometown  Some amount of money is received by me from my parents in my home town
20. Bobby read a personality book  A personality book is read by Bobby

2. Negative sentence (kalimat negatif)

Berikut ini contoh kalimat passive voice dalam bentuk negatif yang kurang lebih ada sekitar 20 buah juga:

No. Active Sentence Passive Sentence
1. I do not plant the apple tree  The apple tree is not planted by me
2. Dessi does not make a vanilla cupcake  A vanilla cupcake is not made by Dessi
3. We do not watch the tv  The tv is not watched by us
4. Sammy does not pay the tax bill  The tax bill is not payed by Sammy
5. The pirates does not hide the treasure in the land  The treasure is not hidden in the land by  the pirates
6. We do not produce leather jeans  Leather jeans is not produced by us
7. We do not pay our worker salary in this month  Our worker salary in this month is not payed by us
8. Mr. Tanoe does not open the job field  in his company yet  The job field is not opened by Mr. Tanoe in his company  yet
9. She does not buy the leather wallet  The leather wallet is not bought by her
10. You do not turn on the lamp  The lamp is not turned on by you
11. Tama does not borrow my pencil  My pencil is not borrowed by Tama
12.  Visitors do not feed the animals in the zoo The animals in the zoo are not fed by the visitors
13.  Salmon fish does not live in the Hindia Ocean  The Hindia Ocean is not lived by salmon fish
14.  I do not pump the water from the well near my house  The water is not pumped by me from the well near my house
15.  She does not wear the glasses The glasses is not worn by her
16.  I do not follow you  You are not followed by me
17. They do not play the video games The video games are not played by them
18.  We do not use the olive oil for cooking  The olive oil is not used by us for cooking
19.  Sinta and Rama do not learn France at school  France is not learned by them (Sinta and Rama) at school
20.  He does not climb the building The building is not climbed by him

3. Interrogative sentence (kalimat tanya)

Untuk kalimat tanya, berikut ini contoh-contohnya yang bisa adik-adik pelajari:

No. Active Sentence Passive Sentence
1. Does he buy the new handphone?  Is the new handphone bought by him?
2. Does Nana sing an old song for you? Is an old song sung by Nana for you?
3. Does Annie cook a chicken soup? Is a chicken soup cooked by Annie?
4. Do they repair your computer speakers well? Are your computer speakers repaired by them well?
5. Does he burn the plastic trash? Is the plastic trash burnt by him?
6. Do they treat the extinct animals well? Are the extinct animals treated well by them?
7. Do the student answer all the test questions? Are the test questions answered by the student?
8. Does she wear the mask? Is the mask worn by her?
9. Does he contact you? Are you contacted by him?
10. Do you buy the crackers? Are the crackers bought by you?
11. Do you promise her a birthday gift? Is a birthday gift promised by you for her?
12. Does Jane write a permission letter to the office? Is a permission letter is written by Jane to the office?
13. Do you wear your rain coat? Is your rain coat wore by you?
14. Do the alarm clock wake you up? Are you waken up by the alarm clock?
15. Do the student wear the uniform at their first day of school? Is the uniform worn by the student t their first day of school?
16. Does she wear perfume? Is the perfume worn by her?
17. Does Timmy buy a box of wine? Is a box of wine bought by Timmy?
18. Do you mix the eggs and the flour? Are the eggs and the flour mixed by you?
19. Does Samantha give the topping? Is the topping given by Samantha?
20. Do they spread the seat? Is the seat spread by them?

Bagaimana? Anda pasti sudah sangat paham sekarang bagaimana cara membuat kalimat kalimat passive voice bukan? Sekarang belajar bahasa Inggris jadi lebih mudah ya.

Demikianlah ulasan dari kami mengenai rumus dan contoh kalimat passive voice. Semoga bermanfaat untuk adik-adik sekalian, dan bisa mengerjakan tugas-tugas di sekolah dengan mudah. 

Lies Halizah
1 day 'ago'

Ada kalanya dalam suatu komunikasi, kita akan mengungkapkan suatu harapan atau hal yang mungkin akan terjadi pada masa depan. Dalam bahasa Inggris, Simple Future Tense merupakan suatu bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang akan terjadi pada masa mendatang.

Rumus dan Contoh Kalimat Future Tense

Nah, tense ini sendiri terdiri atas 2 pola kalimat, yakni pola verbal dan pola nominal. Sebelum membahas lebih lanjut tentang Simple Future Tense ini, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu tentang 2 pola tersebut.

Jenis dan Contoh Kalimat Future Tense

Kalimat future sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu dalam bentuk kata kerja dan non kata kerja (nomina), dimana masing-masingnya terbagi dalam bentuk positif, negatif atau kalimat tanya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami sajikan Contoh Kalimat Future Tense beserta rumusnya yang bisa anda pelajari sendiri:

Kalimat Verbal

Kalimat verbal adalah kalimat yang menggunakan kata kerja (Verb1), berikut ini rumusan kalimatnya:

(+) Subjek + Will/Shall/tobe going to + Verb1

Berikut ini Contoh Kalimat Future Tense dalam bentu positif yang bisa adik-adik pelajari:

  • I shall go to the beach(Saya akan pergi ke pantai besok)
  • We are going to the beach next week. (Kita akan pergi ke pantai minggu depan)
  • They will laugh if there is a clown entertaining them
  • He will continue his degree in Taiwan next year
  • Time will change anything and you will get better than now
  • My mom will shock if she knows that her lovely pet is died
  • My dog will bark at stranger but it won’t bite anyone
  • The boys will make a surprise for the girls tonight
  • will try to be the best entrepreneur to make my family proud
  • The teacher will do a meeting to decide when the exam will be started
  • will support you in the competition if you asked me to do so
  • My headmaster will renovate the school’s building
  • The people will donate some amount of money for the natural disaster victims
  • She will make it! She can do it, I trust her
  • will never make a promise that I can’t keep
  • They will consume healthy food starts from tomorrow
  • We will go for vacation together, just for awhile to refresh our mind
  • She will register her sister to enter kindergarten
  • will service my phone tomorrow because I want to use it soon
  • He will look for another job in the metropolitan city because he has lost his job
  • Our campus will hold the trip in the next Friday
  • We will launch our new novel in the next Monday at Santika Hotel
  • The employee will sell the uniform tomorrow in front of the class
  • He will go home at 9 o’clock from his work
  • The student will start the school next week
  • The people will vote for the new president in June
  • Police will do the investigation for the murderer case in Surabaya
  • Prince Harry will visit Bali for business purpose next month
  • Sarah and her mother will buy some kitchen needs such as rice, fish and vegetables
  • He will watch the movie at the cinema with his friends in the next Sunday
  • She will buy some clothes and skirt tomorrow with me
  • will follow him to go through the forest to find our lovely cat

(-) Subjek + Will/Shall/tobe going to + not + Verb1

Berikut ini Contoh Kalimat Future Tense dalam bentuk negatif yang bisa adik-adik pelajari:

  • I shall not go to the beach(Saya tidak akan pergi ke pantai besok)
  • We are not going to the beach next week. (Kita tidak akan pergi ke pantai minggu depan)
  • The courier will not deliver the package during the weekend
  • The government will not delay the plans that he has made before
  • will not consider the beach as our recreation place when it is rainy
  • The car will not crash if the driver saw the bend
  • Timmy will not copy your homework because he has done his last night
  • They will not clean the room because they are busy
  • She will not collect the stamp anymore but she wants to sell it
  • My cat will not chase the mouse if there is any mouse in front of it
  • will not like to be compared with another people
  • Judi will not cheat if he studied last night
  • They will not bury their grandfather here but in their hometown
  • He will not burn the papers if he know that he can sell the papers
  • They will not bleach the clothes if you don’t asked them to do so
  • She will not go without you, she is too scared
  • The snake will not bite you if you don’t disturb it
  • will not prohibit you to study with your friend
  • will not ask any more questions, I already understand the material
  • The researcher will not forget the analyzing part
  • My cat will not annoy you if you don’t annoy it first
  • She will not apologize for the mistakes she didn’t make
  • The staff will not allow you to come in if you don’t have the ticket
  • Parents will not give some bad advice toward their children
  • He will not join us in the camp because he is sent for a national competition by our school
  • She will not go to the school because she is sick
  • We will not send the letter before the manager signing it
  • will not buy ice cream because I am flu
  • He will not come late for the audition
  • The interview announcement is announced, and Sam will not come to do the interview because he is sick
  • She will not cry because she failed the test
  • Consumer will not buy the product if the quality and service are bad

(?) Will/Shall/to be going to + Subjek + Verb1 + ?

Berikut ini Contoh Kalimat Future Tense dalam bentuk kalimat tanya yang bisa adik-adik pelajari:

  • Shall I go to the beach tomorrow? (Apakah saya akan pergi ke pantai besok?)
  • Are we going to the beach next week? (Apakah kita akan pergi ke pantai minggu depan?)
  • Will the new system improve our performance?
  • Will the police identify the victim soon? The victim family has waited to bury his body
  • Will the hunter hunt for the endangered animal again?
  • Amanda seems angry to us. Will she help us in this project?
  • Will he harm that innocent little kid? This movie is so tense
  • Will the tour guide bring us to an exotic place in this country?
  • We are too late to send the letter. Will she accept it?
  • They have trained so hard days and nights. Will they win the competition?
  • Will we get guarantee if we buy electronic goods in that store?
  • Will our bait is eaten by fish? We have waited too long
  • Will she welcome her new teacher? She isn’t easy to talk with a new person
  • We have added more phosphor. Will it glow?
  • I have announce the announcement. Will the student gather?
  • Will he fix his bike and join us in the competition? We need him to win this competition
  • He never done his job perfectly. Will our boss fire him?
  • Will she use the fancy stuffs that we bought for her? I hope she will like it
  • He failed his first driving test. Will he fail the next driving test?
  • Will our teacher reexplain the materials before the exam? I don’t think all of us is understand the materials
  • Will he explode the whole building?
  • Will you spend your money to help each other?
  • Will you do some exercise? You said you want to recude your weight
  • Will she escape from the reality that she is an artist? I think she is depress
  • Will you finish your college soon? I heard that you are going to move to London
  • You said you wanted to co to the music festival. Won’t you mind to go with me?
  • Will he earn enough money to pay his bills?
  • Will you choose her as our new secretary? She looks smart and discipline
  • I am too busy to go and buy some ingredients. Will you buy the ingredients for me?
  • Will she stay in town before she goes to Bali? I want to meet her for awhile
  • Will you keep me company? I am so scared
  • Will she remember that I asked her for a date? I am too nervous to meet her

Kalimat Nominal

Kalimat nominal merupakan kalimat yang tidak menggunakan kata kerja (Verb) namun lebih menggunakan pelengkap (Complement) yang  berupa kata benda (Noun) ataupun kata keterangan (Adverb), dengan rumusan:

(+) Subjek + Will/Shall/tobe going to + be + Complement

  • She will be in California. (Dia akan ada di California)
  • She is going to be a doctor. (Dia akan jadi seorang dokter)

(-) Subjek + Will/Shall/tobe going to + not + be + Complement

  • She will not be in California. (Dia tidak akan ada di California)
  • She is not going to be a doctor. (Dia tidak akan jadi seorang dokter)

(?) Will/Shall/tobe going to + Subjek + be + Complement + ?

  • Will she be in California? (Apakah dia akan ada di California?)
  • Is she going to be a doctor? (Apakah dia akan jadi seorang dokter?)

Kalimat-kalimat di atas adalah contoh yang menggunakan will, untuk shall hanya dipakai apabila subjek yang digunakan adalah I atau we. Dalam penggunaannya, subjek dan will biasanya akan disingkat  sehingga berubah menjadi I’ll, she’ll, he’ll, it’ll, you’ll, we’ll, dan they’ll. Selain itu, will not juga kerap disingkat menjadi won’t

Penggunaan Kalimat Simple Future Tense

Berikut ini ada beberapa kasus atau situasi dimana biasanya kalimat simple future digunakan, simak  Contoh Kalimat Future Tense untuk masing-masing penggunaannya:

Untuk menyatakan peristiwa yang akan dilakukan pada masa mendatang secara sederhana. Contoh:

  • He will be right here ( Dia akan ada disini)
  • They will call you later (Mereka akan menghubungimu nanti)

Digunakan untuk mengungkapkan kegiatan pada masa mendatang yang telah terencana. Contoh:

  • Those men are going to have a match next month. (Para pria itu akan melakukan pertandingan bulan depan)
  • Barbara is going to be a denstist. (Barbara akan menjadi seorang dokter gigi)

Untuk memprediksi suatu keadaan pada masa mendatang. Contoh:

  • The score for the friendly match tonight will be 2-0. (Skor pertandingan persahabatan nanti malam adalah 2-0)
  • It will snowy (Besok akan turun salju)

Apabila ingin menyatakan bahwa suatu hal pasti akan terjadi pada masa mendatang. Contoh:

  • The mid-exam is coming. (Ujian tengah semester sudah dekat)

Untuk mengungkap suatu keinginan yang sifatnya sukarela. Contoh:

  • I will help if you need. (Saya akan membantujika Anda butuh)

Untuk menyatakan suatu kesanggupan dan janji. Contoh:

  • I will submit the paper tomorrow. (Saya akan menyetorkan tugas itu besok)
  • I won’t make mistake. (Saya tidak akan berbuat salah)

Bagaimana adik-adik, sudah cukup jelas dengan tenses masa depan ini bukan? Kini adik-adik sudah bisa membuat Contoh Kalimat Future Tense sendiri bukan?

Belajar akan lebih menyenangkan karena adik-adik bisa bawa materi ini kemana pun dan dimanapun, selama terkoneksi denga internet tentunya.

Follow Us On :
Lencana
Kongkow