0
1
0
Deklarasi SRA 2019 SMP Negeri 10 Kota Probolinggo
1 year 'ago'

Bapak Abdul Rohim selaku ketua komite berkata “Memang dari tahun 2002 sebenarnya dari pihak menteri pendidikan sudah dilaksanakan dan dijalankan kegiatan atau bimbingan sekolah ramah anak tetapi pada tahun ini (2019) SMP Negeri 10 Kota Probolinggo baru mengikuti pelaksanaan kegiatan ini.” Tujuan diadakannya kegiatan semacam ini di tiap sekolah dan wilayah adalah agar tidak ada tindakan kekerasan yang terjadi di sekolah masing – masing, dan memperjelas akhlak yang disampaikan oleh guru kepada anak yang nantinya tidak akan terjadi kesalah pahaman antara guru dan murid, supaya setiap sekolah mempunyai komitmen bersama terhadap hak anak agar tidak terjadi kekerasan, sekolah yang telah menjadi Sekolah Ramah Anak agar juga menjadi sekolah yang sehat makanannya, lingkungannya, pikirannya, maupun akhlaknya dan menciptakan lingkungan rindang, menjadi sekolah aman dari kekerasan, bencana, ataupun kecelakaan yang tidak disengaja, dan yang terakhir adalah menjadikan anak memiliki karakter yang baik dan terpuji. Tamu yang diundang dalam deklarasi tersebut berasal dari pengawas pendidikan, koordinator, ketua osis, ketua komite, wali murid, guru – guru. Pak Abdul adalah orang yang memperhatikan pendidikan di Kota Probolinggo, sesuai dengan Undang Undang Dasar 50% pemerhati berasal dari wali murid sendiri, dan 30% diantara 20% berasal dari tokoh masyarakat atau tokoh agama. Acara dilaksanakan sangat lancar dan baik, persiapannya dilaksanakan mulai hari Sabtu, yang dipersiapkan contohnya seperti yel – yel tentang SRA yang dipimpin oleh ketua osis. Beliau berpesan dan berharap untuk guru – guru dan kepada semua murid – murid bahwa “Guru harus selalu membimbing dan mengawasi serta menyampaikan hal – hal yang baik kepada siswa – siswanya, anak –anak diharapkan menambah nilai budi pekerti” dan menambahkan pesan berharap agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Pak Kamsi Arianto berpesan untuk semua warga sekolah dan untuk generasi mendatang bahwa “Dengan adanya SRA semua anak tidak boleh bertindak semaunya, harus punya budi pekerti yang baik, guru – guru diharapkan lebih dekat terhadap anak muridnya, harusnya para siswa lebih baik kedepannya, merubah sikap untuk lebih terpuji dan diharapkan anak – anak merasa nyaman di sekolah.” Ungkapnya.

Follow Us On :
Ranking
Lencana
Kongkow